
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Mendengar ucapan bik manik membuat mala bersemangat,dia jadi sangat yakin kalau jordan benar-benar mencintainya dan menerima dirinya apa ada nya. Mala merasa tersentuh oleh keputusan jordan,wajah nya kini tersenyum lembut.
Nyonya barbara merasa marah juga kesal,dia merasa kecolongan oleh mala. Dia memang menyukai mala,tapi bukan sebagai calon menantu nya melainkan pelayan nya yang selalu mengerti dirinya selama ini. Nyonya barbara masih menatap punggung putra nya yang berjalan menjauh menuju kamar nya,dia ingin ke dapur memanggil mala.
Nyonya barbara yakin jika mala sudah menggoda putra nya karena kekayaan mereka,dia berniat menemui mala dan menyuruh nya untuk meninggalkan jordan. Dia pasti yakin,jika mala ngak akan mau menerima jordna jika jordna sudah tidak punya apa pun lagi .
Nyonya barbara menuju ke dapur,dia menatap mala yang sedang berpelukan dengan bik manik. Tatapannya tidak seperti dulu lagi,dia menatap mala dengan tatapan tajam karena kesal juga marah.
"kau....tinggalkan jordan" bentak nyonya barbara dengan nada ketus nya.
__ADS_1
" Jika dia menikah dengan mu maka dia akan dikeluarkan dari keluarga kami,jadi kau tidak akan mendapatkan harta kekayaan kami" jelas nyonya barbara dnegan sombong nya
Mala masih terdiam,hingga akhirnya nyonya barbara merasa kesal. Dia mendekati mala dan menampar wajah nya membuat mala juga bik manik terkejut dengan kelakuan majikannya
"gugur kan kandungan mu,karena anak itu ngak akan mendapatkan apa pun dari keluarga kami. Percuma kau menikahi jordan tapi kau tidak akan mendapatkan pengakuan dari keluarga besar kami " bentak nyonya barbara
"maaf nyonya,saya ngak butuh harta dan nama kalian. Jika tuan muda jordan bersedia menikah dengan saya maka saya akan senang menerimanya,karena saya juga mencintai nya. ...untuk urusan harta dan pengakuan keluarga,kami tidak butuh. Bagi saya yang terpenting pengakuan dari tuan muda jordan saja,tidak dengan yang lainnya " jawab mala dengan tenang walaupun dada nya sudah sangat ketakutan dan gugup
Tak lama jordan mendekati mala,dia menanda tas ransel yang tak begitu besar. Kemudian menatap wajah mala yang sudah berdiri didepan mama nya,dengan sekali tarikan nafas. Jordan menarik tangan mala hingga mala berada didalam pelukannya ,dia mendekat erat tubuh mala dengan lembut
"sayang....dimana tas mu?ambillah....kita pergi sekarang " ucap jordan dengan tenang membuat wajah nyonya barbara semakin kesal
__ADS_1
Mala hanya mengangguk dan berjalan menuju kamar nya yang tak jauh dari dapur,jordan masih tidak perduli pada mama nya. Dia akan meninggalkan semuanya demi mala,dia akan berusaha untuk menerima jordan dihati nya.
Jordan dan mala memang sudah menyiapkan segalanya,mereka memang berniat pergi dari sini secepatnya . Mereka akan memulai hidup baru diluar sana,tanpa bantuan siapa pun juga. Jordan yakin jika dirinya pasti bisa melakukannya,dia akan menunjukan pada mala kalau dirinya bisa menjadi kepala keluarga yang baik.
"jordan....pikirkan lagi,kau ngak akan bisa hidup susah karena semenjak kecil selalu dipenuhi kemewahan" teriak nyonya barbara dengan kesal
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘
Kira-kira jordan berubah pikiran ngak ya.....???
__ADS_1