
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Jordan masih menatap faldi dengan tajam,dia yakin jika mama nya sudah mengatakan perjodohan faldi dan mala. Sedangkan faldi merasa takut ditatap oleh tuan muda nya seperti itu,dia menjalankan mobil nya dengan pelan. Matanya pun sudah beralih ke depan jalanan
"memang ada apa dengan mala?" tanya jordan lagi dengan penuh penekanan
"tadi pak ahmad memberikan kotak ini,katanya dari mala buat saya" jawab faldi dengan tenang
"kotak?" tanya jordan menatap ke arah kotak yang berada didepan faldi
"berikan kotak itu pada ku" ucap jordan segan ketus
Faldi memberikan kotak didepannya,jordan pun menerimanya dan tersenyum melihat apa isi di dalamnya . Perubahan wajah jordan membuat faldi terkejut,dia menatap tak percaya pada wajah jordan yang tadi nya dingin dan saat ini malah tersenyum sendiri
"apa sih isi nya?kok bisa buat si bos tersenyum gitu !" batin faldi yang masih memperhatikan jalanan juga wajah tuan muda nya
Faldi semakin penasaran dengan isi kotak nya,dia ingin sekali melihat isi didalam kotak itu yang bisa membuat jordan dingin tersenyum manis
Tak lama mobil sampai didepan gedung perusahaan jordan,faldi pun membantu membukakan mobilnya dan berjalan masuk mengikuti langkah kaki jordan
Faldi bukan hanya seorang supir jordan,dia juga merupakan asisten jordan dikantor. Sebagian urusan kantor juga dilakukan oleh faldi jika jordan ada urusan lainnya,mereka sudah sampai didalam ruangan jordan.
Jordan duduk dan menatap wajah faldi yang masih berdiri didepannya,setelah masuk tadi jordna menyuruh faldi untuk tidak keluar dari ruangannya karena ada yang ingin dia tanya kan. Faldi menatap mata jordan yang sudah terlihat tajam,seperti ingin menerkam orang saja
"apa kau sudah bertemu dengan mama ku?" tanya jordan tanpa mengalihkan pandangan nya
__ADS_1
"belum tuan muda,tadi baru sampai depan rumah anda saja " jawab faldi dengan tenang ,karena memang terakhir kali bertemu saat nyonya barbara belum berangkat ke luar negeri
Jordan merasa cukup lega,tapi dia ingin memberitahukan semua nya pada faldi agar faldi dapat bekerja sama dengan nya . Jordan yakin jika mama nya tidak akan membiarkan diri nya berhubungan dengan mala,makanya dia ingin berhubungan dengan mala dari belakang dan meminta faldi untuk bekerja sama dengan nya
"kau tau?" tanya jordan yang belum melanjutkan ucapannya
"tidak tuan muda " jawab faldi membuat jordan merasa kesal
"Hadeeh....ya ampun,aku belum selesai bicara... kau dengar kan lebih dulu,karena aku ingin minta bantuan mu juga" bentak jordan dengan kesal
"minta bantuan?baru ini aku mendengar tuan muda ingin minta bantuan ku,tapi harusnya bersikap baik dan ramah eh...ini kok malah bentak-bentak " batin faldi yang merasa terkejut juga kesal
"kau tau yang bernama mala?" tanya jordan menatap tajam ke arah faldi,faldi tidak berani menjawab dengan kata-kata jadi dia hanya menggelengkan kepalanya saja
"dia pembantu baru dirumahku,dia bekerja sudah hampir setahun dan kau tau seperti apa mama ku kan?" jelas jordan sambil menghembuskan nafas nya ,faldi masih mendengarkan karena dia tidak ingin dibentak lagi oleh jordan
"senyuman tuan muda terlihat berbeda,terlihat sangat senang walaupun hanya senyum sedikit" batin faldi yang masih memperhatikan wajah jordan
"aku mengaku sebagai kau" jelas jordan lagi ,kali ini dia menatap mata faldi dengan sendu
"apa?mengapa tuan?" tanya faldi dengan bingung ,
Faldi sangat tau bagaimana nyonya barbara tidak ingin tuan muda nya itu berhubungan dengan pembantu atau gadis yang tidak selevel dengan nya,makanya dia membuat batasan dan peraturan pada para pekerja dirumah nya untuk tidak menampakan diri di depan jordan tapi saat ini faldi masih bingung dengan penjelasan jordan mengenai jordan yang mengaku sebagai dirinya
"kau ingat saat aku pergi ke proyek dekat pasar sendirian ?" tanya jordan menatap wajah faldi
__ADS_1
Waktu itu memang pekerjaan mereka sangat banyak sekali,biasanya faldi ikut dengan jordan dan mengantarkan jordan kemana pun tapi karena pekerjaan cukup banyak makanya jordna menyuruh faldi untuk tetap dikantor dan dia pergi ke proyek sendirian.
Faldi menganggukan kepalanya,jordan langsung menceritakan pertemuan pertama nya dengan mala saat dipasar waktu itu membuat faldi kembali menganggukan kepalanya
Melihat faldi yang berdiri saja dan pembicaraan nya yang terlihat akan cukup lama,jordan berdiri dan berjalan ke arah sofa. Dia menyuruh faldi untuk duduk didepannya dan mendengar kan kelanjutan cerita nya lagi
"hampir sebulan aku tidak bertemu dengan nya,padahal kau tau sendiri kan kalau aku sudah mencari nya di pasar itu juga" ucap jordan,faldi sangat tau akan hal itu karena dia lah yang mengantarkan jordan setiap pagi ke pasar itu
"saat mama ku baru pulang dari luar negeri,aku menelponnya dan mendengar suara mala....aku pikir aku salah,saat itu....kita akan mau rapat,kau ingat?" ucap jordan lagi Sambil menatap wajah faldi yang berusaha mengingat nya
"tunggu....yang waktu itu anda memanggil saya tuan di telpon ?" tanya faldi yang terkejut saat itu ketika jordan memanggilnya dengan tuan
"hhmmm.....ternyata dia wanita yang sama dengan wanita dipasar,kami pun berkenalan dan bertemu besok malam nya kemudian dia mengatakan kalau dia ingin dijodohkan oleh mama ku dengan mu" jelas jordan dengan wajah sedih nya
"oh ya ampun.kenapa nyonya barbara malah ingin menjodohkan ku dengan wanita itu?apa supaya tuan muda tidak menyukai nya ?" tanya faldi dalam hati nya,dia masih bertanya tanya maksud nyonya barbara menjodohkan mala dengan nya
"kalau kata mala,kau dijodohkan dengan mala karena mala ingin memiliki suami orang kota tapi tidak tuan muda seperti ku. Itu juga permintaan kedua orang tuanya,agar dia bahagia dengan pria yang berasal dari kota" jelas jordan sambil menghela nafas nya dengan kasar
"jadi apa bantuan yang bisa saya berikan tuan?" tanya faldi yang sudah mengerti mengenai semuanya
"aku ingin tetap berpura-pura menjadi dirimu dan membuat mala benar-benar mencintaiku,kemudian aku akan menikahi nya secara hukum dan agama . Di malam pertama kami,aku akan menjelaskan siapa aku sebenar nya dan juga alasannya . Setelah itu ,baru aku akan mengatakannya pada mama ku yang sebenarnya " jelas jordan menatap ke arah faldi
"kau bantu aku,pasti suatu saat mama akan mengatakan rencana nya menjodohkan mu dengan mala dan....aku ngak perlu menjelaskan semua nya secara detail kan?aku yakin kau tau maksud ku,secara kau akan pintar" jelas jordan menatap mata faldi
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ