DIPAKSA MENIKAH MUDA 2

DIPAKSA MENIKAH MUDA 2
Alhamdulillah lancar ayah


__ADS_3

Haikal ajak Anin dan Andika maakan malam, disawung yang sengaja Haikal pasang untuk santai disamping rumah, karena kadang kedua orang tuanya Anin ikut makan makan bersama di rumahnya Haikal.


" Bagaimana, kuliah Kalian anak anak? Bagaimana rasanya kuliah beda kampus yang kalian rasakan sekarang? " Tanya Haikal yang penasaran, karena menjalankan hubungan yang tidak bisa ketemu sama sekali selama jam kuliah.


" Kuliah sih, Alhamdullah lancar ayah, Andika juga sedikit sedikit mengerti apa saja yang dipelajari oleh Anin, kadang Andika juga minta Anin kasih soal soal setiap yang dikerjakan Anin di kampus, supaya menguasi sejauh mana Andika mengerti apa saja yang dipelajarinya Oleh anin" Ucap Andika merasa bersyukur, dalam sehari bisa mengerti pelajaran Yang dikerjakan oleh Andika dan pelajaran yang djkerja oleh Anin.


" Alhamdulillah jika Andika ngerti dengan mata kuliah yang dipelajari oleh Anin, Supaya Andika menjadi wakil ceo nanti di perusahan Anin, tidak akan kesulitan apa saja yang harus dikerjain." Lanjut Haikal, Haikal bangga sekali dengan Andika yang mampu menguasai dua mata kuliah sekaligus.


" Insya allah Andika bisa kerja dengan baik di perusahaan ayah Susanto, insya allah Anin selalu siap berbagi ilmu ke Andika setiap hari supaya bisa tahu apa saja yang harus dikerjakan selama memimpin perusahaan ayah setelah lulus nanti." Ucap Anin optimis, jika Andika mampu untuk mendampingi Anin kerja sebagai wakil ceo.


" Oh yah, kita jalan jalan malam yuk, apa kalian mau jalan jalan bersama kita?" Tanya Okta, yang ingin sekali menikmati jalan jalan bersama Anin dan Andika malam ini


" Besok saja bunda, soalnya Anin pagi pagi harus ke PT kecap soalnya ada penelitian dari kampusnya, dan Andika mau temani Anin selama ada tugas kampus. mumpung besok Andika kuliah siang " Lanjut Andika, Andika tidak ingin jalan jalan karrna waktu istirahat lebih sedikit, Andika tidak ingin ngantuk selama temani Anin kerjain tugas kampusnya


" Pasti Andika, mau melindungi Anin dari orang yang terang terangan menyatakan cinta pada Anin padahal baru kenal" Batin Okta, mengerti kenapa Andika mau temani Anin, kerjain tugas kampusnya.


" Yah susah tidak masalah besok kok, yah sudah kalo begitu, selamat istirahat anak anak." Lanjut Okta yang tidak tidak keberatan, untuk ajak Anin jalan jalan besok.


" Selamat istirahat ayah dan bunda, sampai jumpa besok lagi." Lanjut Anin, Anin merapihkan meja bekas makan nya.

__ADS_1


" Kalian juga selamat istirahat istirahat, awas sampai kamar kalian tidak istirahat tapi justru saling berbagi vitamin sebelum tidur yah" Ledek Okta Yang tahu kebiasaan anak anaknya


" Itu sih wajib sekali ayah, supaya bisa tidur dengan nyenyak dan memangnya kalian tidak apa, dasar bisanya ledekin anak dan menantu saja padahal sama saja." Protes Andika kesel, ayah nya selalu saja ledekin Andika, padahal sama saja.


Anin melihat debat anak dan ayah sebelum tidur, cuman aneh saja, meributkan apa yang mereka lakukan setiap harinya.


Dilain sisi, Oki merencanakan makan siang bersama Anin, karena Oki tahu jika Andika, besok ada kelas siang.


" Bunga sudah disiapkan dan tempat untuk makan romantis sudah, tinggal besok cari alasan untuk ajak Anin makan siang bersama, mumpung Andika besok ada kelas siang dari jam satu siang sampai jam delapan malam, ada kesempatan untuk bersama Anin besok." Ucap Oki, Oki semakin mencintai Anin dan besok mau menyatakan cinta ke Anin dan rela menjadi selingkuhannya Anin, yang penting bisa memiliki hatinya Anin juga.


Oki masukin setangkai bunga mawar nya kedalam tas, karena mau diberikan langsung ke Anin.


Anin ingin sekali masak masak nasi goreng untuk sarapannya Andika, supaya lebih simpel dan tidak ribet sama sekali.


" Pagi bunda, bunda pagi ini mau masak apa untuk ayah?" Tanya Anin , saat masuk kedalam dapur


" Pagi juga sayang bunda mau masak pepes ikan, kalo Anin mau masak apa?" Tanya Okta melihat Anin masak nasi dulu sebelum mulai masak.


" Masak nasi goreng bunda, wah enak tuh pepes ikan, tapi Anin tidak suka dengan cara membuatnya bunda, kan reibet walaupun enak disaat di makan nantinya. " Lanjut Anin, Anin paling malas harus masak, makanan yang ribet sekali, tentunya akan menguras waktu dan tenaga masih pagi.

__ADS_1


" Memang ribet sih, selama ayah mau tunggu sampai selesai masak, yah tidak masalah kalo begitu, tapi jika sudah protes lama dan tidak sabaran yah, lebih baik masak yang simpel sih Anin, bunda seneng deh punya menantu yang mau ribet dan mau cape selama masak, itu artinya istri yang perhatian dengan kesehatan perut suaminya." Lanjut Okta seneng, harapannya menjadi kenyataaannya, supaya Andika punya istri yang rajin masak dan bisa masak apapun makanan yang diinginkan oleh Andika.


" Apa lagi kan pagi kan harus ke kampus, rasanya malas sekali terlalu lama di dapur. kalo mau masak seperti itu enaknya siang atau makan malam, baru deh bisa santai masak nya " Lanjut Anin yang tidak ingin masak ribet masih pagi


Anin setelah selesai meracik bumbu nasi goreng, mulai masukin satu persatu bumbu nasi goreng kedalam penggorengan.


Dilain sjsj, Andika melihat handphone nya Anin, ternyata ada chat masuk dari Oki yang mau ajak Anin pergi setelah tugas kampus nanti.


" Sabar sabar Andika, hadapin laki laki sial seperti Oki yang tidak tahu diri, kerjain ah biar tahu rasa dia." Ucap Andika, Andika mulai lancar balas chat yang dikirim oleh Oki, sejujurnya Andika tidak ingin ganggu handphone nya Anin, tapi ada pengganggu rumah tangganya, membuat Andika tidak tinggal diam dan tidak terima jika ada laki laki yang terus terang deketin Anin


Dilain sisi, Denada peluk Gilang baru bangun tidur, membuat Gilang langsung mencium keningnya Denada hang masih pagi sudah bermaja manja dengan Gilang.


" Maafin aku yang kemarin sayang, yang sudah membuat ayah marah karena tidak jadi beli perlengkapan kuliah aku sayang." Ucap Denada dengan manja


" Aku marah, karena bunda selalu seperti ini sayang, selalu saja beliin sayangnya aku kebutuhan kuliah sayangnya aku, seperti larang aku belanjain kebutuhan terus dan aku bener bener kesal sayang, merasa sebagai suami tidak bisa memenuhi kebutuhan istri sama sekali." Protes Gilang jujur, Gilang merasa Sumini membatasi apa saja yang boleh Gilang berikan ke Denada dan tidak boleh lebih sama sekali.


" Maaf sayang, orang tua kamu bener bener tidak suka, jika aku menerima pemberian kamu secara berlebihan. " Batin Denada merasa serba salah, turutin keinginan kedua orang tuanya Gilang otomatis membuat Gilang sedih dan merasa tidak dihargai sebagai suami, dan jika turutin ke inginan Gilang pasti kedua orang tuanya yang akan marah besar bahkan menghina orang tuanya dengan seenaknya.


" Iyah sayang aku maafin, yuk siap siap ke kampus sayang." Lanjut Gilang malas masih pagi sudah marah marah, lebih baik dimaafin saja supaya masih pagi tidak emosi lagi karena kemarin

__ADS_1


__ADS_2