DIPAKSA MENIKAH MUDA 2

DIPAKSA MENIKAH MUDA 2
Pasti datang


__ADS_3

Gilang melihat handphonenya, ternyata Denada mengirimkan foto Anin dan Andika, yang lagi sibuk beli baju untuk pernikahannya.


" Aku pasti datang sayang, selain datang ketemu mereka juga akan datang untuk ketemu kamu sayang, aku rindu dengan kamu sayang." Ucap Gilang merasa bahagia, karena akhirnya mendapatkan ide untuk ketemu dengan Denada dengan memanfaatkan acaranya Anin dan Andika.


Dilain sisi, Anin setelah selesai belanja, langsung ajak Andika dan Denada makan siang bareng bareng.


" Alhamdulillah bajunya dapat banyak, terimakasih banyak yah Denada mau direpotkan kita buat berlama lama didalam butik tadi." Ucap Anin merasa lega, karena mendapatkan gaun pernikahan yang diinginkan Anin.


" Sama sama Anin, saya juga sekalian beli baju untuk saya pakai diacra kalian dan Gilang minta dicarikan baju yang akan dia pakai diacara kalian." Ucap Denada senang, bisa pilihkan baju untuk Gilang dan tidak sabar mau melihat Gilang kembali.


" Gilang mau datang? Kok dia tidak kasih tahu saya sih, tapi kasih tahu istrinya saja?" Tanya dan protesnya Andika kesel, karena Gilang tidak cerita cerita ke Andika.


" Mungkin Suprise sayang, jadi yang dikasih tahu Denada saja, eh itu ada Oki lagi jalan jalan bersama perempuan." Lanjut Anin, Anin melihat Oki lagi jalan didalam Mall bersama perempuan.


" Mesra sekali, kita sapa mereka saja supaya dia senam jantung, dari pada kita tebak tebak saja kan." Lanjut Andika, Andika penasaran dengan ekspresinya Oki, saat tahu Anin lagi di Mall juga dan berharap Oki berhenti deketi Anin setelah ketemu.

__ADS_1


Andika langsung ajak Anin bersandiwara, supaya kagetin Oki yang lagi mesra mesraan dengan perempuan, Anin yang tahu rencana Andika nurut saja dan percaya dengan apa yang direncanakan oleh Andika.


" Hai Oki, ketemu disini juga yah. ini pacar kamu?" Tanya Andika, melihat perempuan seksi disampingnya Oki.


" Iyah saya pacarnya Oki, memangnya kenapa yah?" Tanya Lesi melihat Andika, Anin, dan Denada.


" Sial, ketahuan disini kenapa apes sih, gagal deh deketin Anin dan ajak Anin untuk unboxing dia." Batin Oki kesel, karena tiba tiba ketemu dengan Anin dan Andika di Mall yang sama.


" Tolong jagain baik baik pacarnya, jangan sampai kamu diselingkuhin oleh pacar kamu." Ucap Anin terus terang, Anin lega karena akhirnya tahu jika Oki bukan lah orang baik.


" Karena pacar kamu sudah keterlaluan deketin calon istri saya, saya sendiri yang bilang ke kamu, pacaar kamu selama ini deketin calon istri saya bahkan ancam Anin jika tidak terima cinta dia maka dia akan merusak Anin, setiap hari ke rumah calon istri saya dan sering tarik kasar tangan pacar saya." Lanjut Andika terus terang, Andika rasa pacarnya Oki harus tahu kelakuan pacarnya dibelakang Lesi selama ini.


" Alhamdulillah, kita ketemu disini dan saya harap stop gila dan paksa saya untuk menerima cinta kamu yang tidak bisa setia, saya tidak ingin menjadi selingkuhan kamu sama sekali." Tegas Anin menatap sinis kearah Oki, yang kelihatan nahan amarah karena ucapannya Andika tadi lantang kasih tahu apa yang Oki lakukan selama ini.


Anin ajak pergi Andika dan Denada, Anin merasa urusannya dengan Oki sudah selesai.

__ADS_1


" Kita putus, apa kurangnya aku ke kamu Oki, aku berikan semuanya ke kamu bahkan rela setiap hari temani kamu rebahan dengan kebebasan selama enam tahun, kurang setianya apa aku ke kamu selama ini? setiap aku gajian selalu penuhi kebutuhan kamu? Tega sekali kamu mencari perempuan lain?" Tanya Lesi langsung nangis, setelah mendengar ucapannya Anin dan Andika tadi, Oki sudah tahu kebebasan dari kelas tiga SLTP dan Lesi orang yang berhasil dirayu oleh Oki dan Lesi rela memenuhi kebutuhan Oki selama sekolah bahkan sampai sekarang.


" Maafkan aku sayang, aku cuman jadikan perempuan itu untuk main main saja kok, aku setia dengan kamu sayang, sudah jangan nangis dan kita pulang yuk karena aku sudah kepingin nih." Ucap Oki berusaha merayu Lesi, supaya tidak nangis terus, Oki tidak akan melepaskan Lesi karena Lesi yang selalu bisa memenuhi kebutuhan Oki secara berlebihan.


" Iyah sayang, kita pulang sekarang." Lanjut Lesi yang sudah berhenti nangis dan percaya dengan ucapannya Oki.


Lesi langsung ajak Oki untuk pulang bareng, setelah selesai beliin buku kuliah untuk Oki karena Oki mendapatkan tugas kuliah.


Dilain sisi, Denada ikut masuk kedalam mobilnya Andika, setelah selesai belanja dan Denada salut melihat Anin dan Andika bisa kompak terus terang apa yang dilakukan Oki selama ini ke Anin.


" Kalian kompak sekali kerjain Oki seperti tadi, tapi orang seperti Oki memang pantas digituin biar ada efek jeranya." Ucap Denada salut dengan Anin dan Andika, yang mau bareng bareng tegur Oki didepan pacarnya.


" Semoga saja, orang aneh itu mau berhenti ganggu Anin lagi, enak saja deketin istri orang terus lama lama juga kan bikin kesel saya." Ucap Andika, Andika mulai menjalankan mobilnya untuk meninggalkan Mall.


" Amin sayang, alhamdulillah kita bisa kompak selesaikan masalah yang ada dengan baik baik saja dan tanpa ada keributan sama sekali." Ucap Anin bersyukur, karena selalu bisa selesaikan masalah dengan baik dan Andika tidak pernah marah sama sekali.

__ADS_1


Anin pegang tangannya Andika, yang selalu bisa selesaikan masalah dengan baik dan selalu bisa bersikap tenang.


__ADS_2