DIPAKSA MENIKAH MUDA 2

DIPAKSA MENIKAH MUDA 2
So sweet


__ADS_3

Andika turun dari mobil, jalan masuk kedalam rumahnya Anin pura pura untuk jemput Anin untuk berangkat bareng ke kampus.


" Selamat pagi sayangnya aku, apa sudah siap berangkat ke kampus? apa sudah makan sayang?" Tanya Andika, Andika dengan percaya diri masuk kedalam rumahnya Anin.


" Belum sayang, mau makan bersama sayangnya aku. mau makan dimana Sayang?" Tanya Anin, Anin membiarkan Andika pegang tangannya


" Ya sudah kalian berdua hati hati dijalan, Denada nanti dianterin bunda sampai rumah nya, kalian bisa tenang ya selama di kampus masing masing. " Ucap Salsa yang tidak tega, membiarkan Denada pulang sendiri dan sekalian bahas pekerjaan, kuliah, dan tempat tinggal untuk Denada.


" Yey oke bunda, hayo sayang Kita berangkat ke kampus bersama sama." Lanjut Anin lega, karena Salsa mau anterin Denada sampai rumahnya.


Anin langsung jalan berangkat ke kampus bersama Andika, sambil gandengan tangan sampai depan rumah.


" So sweetnnya mereka, hubungan mereka tidak terlihat ada masalah dan paling penting hubungan mereka direstui oleh orang tua, bikin iri saja." Batin Denada yang merasa iri, melihat nasip hubungannya Anin dan Andika begitu damai dan harmonis.

__ADS_1


Dilain sisi, Gilang keluar kamar tidak melihat orang tuanya membuat Gilang langsung masuk kedalam kamar lagi.


" Dasar jahat, mereka paksa saya ke sini, tapi mereka juga mengabaikan saya lagi bener bener menyebalkan sekali mereka" Ucap Gilang kesal, Gilang telefon kepala koki untuk anterin makanan ke kamarnya karena malas makan sendirian diruang makan.


Gilang setelah telefon Koki nya langsung main handphone, yang biasa dipakai untuk komunikasi bersama Denada.


Dilain sisi, Andika kasih tahu rencana orang tuanya, untuk mempercepat pernikahannya dan membuat Anin setuju berharap dengan dipercepat pernikahan resmi, membuat rumah tangganya tidak ada gangguan lagi.


" Sayang, katanya orang tua kita, sudah urus pernikahan resmi kita dan kita disuruh nunggu saja sampai persiapannya selesai." Ucap Andika, sambil bawa mobil menuju kampusnya


" Terus katanya, kalo misalnya temen temenya mamah masih ada yang ganggu padahal tahu kita sudah nikah, mamah terpaksa harus pindah ke kampus aku sayang, supaya tidak ada yang ganggu rumah tangga kita, begitu juga temen temn aku tidak akan berani godain aku jika ada mamah di kampus yang sama dan kelas yang sama sayang." Lannjut Andika yang setuju sekali, Anin pindah kuliah, bisa satu kampus, dan satu kelas juga.


" Aku nurut saja papah, jika memang itu yang terbaik untuk rumah tangga kita sayang" Lannjut Anin, setuju saja apapun rencana orang tuanya, karena Anin percaya Orang tua pasti tahu apa yang mereka harus lakukan demi kebaikan anaknya.

__ADS_1


Dilain sisi, Salsa ketemu dengan Sumini dan suaminya, saat anterin Denada pulang ke rumahnya dan kasih tahu rencana Salsa dan Susanto yang mau kasih pekerjaan dan melanjutkan pendidikan untuk Denada.


" Ibu, maksud saya anterin Denada kesini, untuk kasih tahu ibu dan bapak, rencana saya dan suami yang mau membiayai kuliahnya Denada sampai selesai dan pekerjaan untuk Denada sebagai wakil ceo, di perusahaan suami saya yang akan dipimpin oleh Anin dan Denada bisa bayar pendidikannya dari gajinya Denada setiap bulan, soal tempat tinggal, suami saya ada rumah dan bisa kalian tempati baagimana? jika Kalian setuju besok Denada bisa melanjutkan kuliahnya lagi?" Tanya Salsa yang ingin membantu, masalahnya Denada dan tidak membiarkan Denada putus kuliah lagi.


" Denada apa bisa kerja sambil kuliah? jika memang tawaran ibu terbaik untuk Denada saya setuju, Karena masa depan Denada penting juga kan." Ucap Sumini setuju, selama Denada kuliah tidak secara cuma cuma tidak akan ditolak apa lagi Denada akan kerja yang bisa membayar biaya pendidikan nya


" Insya allah bisa bunda, apa bunda setuju?" Tanya Denada optimis, bisa bagi waktu antara kerja dan kuliah


" Ya setuju saja, kapan Denada jalannya bu?" Tanya Sumini melihat, Salsa yang sepertinya sangat tulus mau membantu Denada supaya bisa kuliah lagi


" Kalo kita berangkat sekarang, suami saya akan urus semuanya sekarang, dan Denada bisa kuliah kembali besok, soal tempat tinggal Kita sekarang bisa ke sana hari ini juga." Lanjut Salsa, yang ingin semuanya selesai lebih cepat dan Denada tidak terlalu jauh kejar ketinggalan nya.


" Ya sudah kita berangkat sekarang, ya sudah nak hayo kita rapihkan barang barang kita, saya permisi dulu yah bu untuk merapihkan barang barang kami dulu." Lanjut Sumini, yang langsung berdiri dan jalan ke kamarnya ubtuk siap siap.

__ADS_1


Sumibi bahagia sekali karena masih ada orang baik yang mau bantu masalahnya dan mau memberikan solusi yang terbaik untuk masalahnya Denada


__ADS_2