
Andika melihat Oki masuk kedalam gerbang kampusnya, membuat Andika langsung keluar dari mobil dan jalan buru buru jalan menghampiri Oki sebelum Oki masuk kedalam kampus.
" Ada perlu apa kamu menghampiri saya?" Tanya Oki, Oki senyum manis melihat Anin jalan menghampiri Oki.
" Denger yah, setiap orang ada batas kesabaran, tolong jangan semakin gila ganggu hubungan saya dan Anin karena Anin calon istri saya, jika kamu berani melukai Anin maka saya akan menghajar kamu habis habisan mengerti!." Tegas Andika yang sudah cukup sabar menghadapi Oki, Andika sudah lelah bersikap baik baik saja didepan Oki, yang akhirnya tidak membuat Oki semakin mundur untuk merebut Anin.
" Siapa sih yang ganggu Anin, saya dan Anin cuman berteman baik saja dan tidak mungkin lah saya tega melukai temen sendiri." Lanjut Oki yang terus senyum sambil menatap Anin, membuat Anin membuang muka saat melihat Oki senyum terus.
" Temen baik tidak akan merebut mengerti, ingat jika Anin lecet sedikit saja, kamu akan berurusan langsung dengan saya." Tegas Andika yang tidak ingin bersikap baik lagi didepan Oki, Andika harus tegas mempertahankan istrinya supaya tidak diganggu oleh Oki.
" Sayang, hati hati dijalan yah dan sampai jumpa nanti siang." Ucap Anin, Anin lebih rela memang Andika dari pada memandang Oki cowok aneh.
" Iyah sayang, semangat belajarnya yah, ingat yah jika terjadi apapun jangan takut untuk telefon, aku rela jauh jauh kesini naik motor yah sayang." Lanjut Andika, Andika bener bener takut meninggalkan Anin di kampus tapi tidak mungkin temani Anin kuliah karena beda kampus.
__ADS_1
Andika dengan berat hati jalan menuju mobilnya, berharap Anin baik baik saja selama kuliah.
" Berani sekali bermesraan didepan aku hah!, sengaja bikin aku cemburu sayang, aku tidak suka melihat kamu diantar cowok itu dan aku tidak suka melihat kalian so sweet didepan aku mengerti, tolong lah sayang jangan bikin aku marah karena cemburu melihat kalian saling perhatian, jangan bikin aku Sakitin kamu sayang " Ucap Oki berusaha berbicara baik baik ke Anin, berharap Anin menghargai perasaannya dan tidak membuat cemburu terus.
" Sayang? Hey sejak kapan kita pacaran, bikin kamu cemburu idih percaya diri sendiri sekali sih, saya tidak akan mau menjadi pacar kamu mengerti. awas obsesi kamu membuat kamu jadi gila karena kebanyakan menghayal." Ucap Anin, Anin kasihan sebenarnya dengan Oki terlalu obsesi dengan Anin, tapi Anin juga tidak ingin menghianati Andika sama sekali.
" Jangan bicara seperti itu, jika tidak aku Sakitin kamu!." Bentak Oki tidak terima dibilang terlalu obsesi dengan Anin, yang Oki tahu sekarang bener bener mencintai Anin.
Oki mengepalkan tangannya melihat Anin, cuek saja meninggalkan Oki sendirian di halaman kampus.
Dilain sisi, Andika merasa rindu sekali, dengan kehadiran Gilang dan Denada di kampus, biasaanya selalu melihat Gilang baru turun dari mobilnya.
" Baru sehari kuliah tanpa ada Gilang dan Denada, berasa rindu sekali dengan kehadiran mereka disini, semoga bisa main ke US dan ketemu dengan Gilang disana, jalan jalan sepuasnya " Ucap Andika berharap bisa susul Gilang ke US, dan bisa jalan jalan bareng sahabat sekolahnya.
__ADS_1
Andika langsung keluar dari mobilnya, dan jalan masuk kedalam kampusnya, Andika berusaha gabung bersama temen temennya supaya tidak merasa sendirian di kampus.
Dilain sisi, Denada bahagia sekali, karena akhirnya bisa melanjutkan kuliahnya lagi dan Denada akan berusaha kejar ketinggalan materi pelajaran di kampusnya.
" Selamat yah Denada, akhirnya kamu bisa kuliah lagi, ingat belajar dengan baik dan prestasi kamu jangan jelek yah, supaya kamu bisa kerja dengan baik, jika kamu menguasai mata kuliah yah." Ucap Salsa berharap, Denada tidak mengecewakan orang tuanya Anin sama sekali.
" Tante tenang saja Tante, insya Allah saya akan rajin belajar dan tidak akan kecewakan Tante, om, dan Anin." Ucap Denada Optimis bisa membanggakan, orang orang baik untuk Denada.
" Amin, insya Allah Tante percaya kok, soal kendaraan ke kampus lebih baik kamu belajar motor dan bisa bawa motor ke kampus maupun ketempat lain kamu menjalankan aktivitas kamu " Ucap Salsa sengaja kasih motor, supaya Denada tidak sulit kemana mana.
" Iyah mau Tante belajar motor." Lanjut Denada nurut saja belajar motor, Denada akan hati hati bawa motornya Salsa selama motornya dipakai aktifitasnya Denada.
" Terimakasih yah, sudah banyak membantu Denada untuk bisa kembali kuliah, jika butuh apapun jangan sungkan minta saya untuk bantu yah Bu." Ucap Sumini yang akan melakukan apapun, sebagai tanda terimakasih Sumini karena Denada dibantu untuk kembali kuliah dengan biaya yang tidak sedikit.
__ADS_1