
Andika melihat temen temen kelasnya, yang sibuk cari tempat untuk kerjain tugas kuliah, tidak dengan Andika yang sudah punya tempat kerjain tugas kuliah.
" Andika kamu, mau kerjain tugas dimana dan bersama siapa?" Tanya Lina melihat Andika yang tidak terlihat bingung seperti temen temen yang lain.
" Saya ditemani pacar saya, untuk kerjain tugas hari ini, memangnya kenapa Lina?" Tanya Andika, berusaha jaga jarak dengan temen kuliah Supaya tidak ada hati yang tersakiti, karena Andika punya temen deket perempuan.
" Sudah punya pacar, dikirain masih jomblo kan enak diajak jalan untuk kerjain tugas bareng saya. yah sudah deh tidak jadi" Lanjut Lina kecewa karena tidak jadi jalan bareng Andika Lina langsung jalan ke kursinya karena ditolak oleh Andika, untuk kerjain tugs bareng
" Andika diajak cewek cantik kok ditolak sih, kan lumayan loh bisa cuci mata." Ledek Gilang, Gilang sengaja godain Andika, yang dari jaman SMU tidak pernah godain perempuan lain selama pacaran dengan Anin.
" Tidak mau punya sahabat perempuan, takut baper dan bisa bisa jadi salah faham ke Anin, tidak mau membuat Anin cemburu karena saya punya sahabat perempuan. kamu saja sana deket dengan Lina, temen baru yang cantik dan seksi lagi, biasanya kamu paling suka godain perempuan seksi." Lanjut Andika melihat Gilang, semenjak lulus SMU, tidak pernah lihat Gilang tebar pesona ke perempuan.
" Mana berani tebar pesona disini, ada istri satu kelas dan satu bangku, dari pada ribut bisaa bahaya." Batin Gilang sambil melihat Denada yang sibuk dengan bukunya.
" Tidak ah Andika, saya mau jadi laki laki yang baik sudah tidak ingin tebar pesona, takut ada yang baper dan bakal ada masalah, saya maals sekali menghadapi perempuan yang ngambek" Lanjut Gilang, mana berani Gilang tebar pesona dengan perempuan lain, bisa bisa seharian Denada ngambek.
__ADS_1
" Alhamdullah, jika Gilang tidak mau ada masalah semoga bisa seterusnyya seperti ini dan setia dengan status Kita " Batin Denada, Denada walaupun sibuk dengan bukunya tapi masih dengerin obrolannya Gilang dan Andika.
Dilain sisi, Dosen minta maahasiwa nya untuk ke pabrik pembuatan kecap, selain itu tugasnya pun tugas kelompok membuat Anin pusing saat denger nama nama anggota Yang akan kerjain tugas yang disuruh dosen
" Tugas kalian kunjungan ke pabrik kecap, kalian harus tahu bagaimana pembuatan kecap sampai siap didistribusi ke masyarakat dan kalian akan dibagikan kelompok masing masing tiga orang dalam kelompok dan ibu akan tentukkan kelompoknya. kelompok pertama Anin, Sulis, dan Oki" Ucap Dosen yang sudah tentuin nama nama kelompok.
" Astaga, sama Oki lagi, ini sih senam jantung untuk Andika melihat saya bersama Oki selama kerjain tugas." Batin Anin yang merssa pusing,padahal mau jahui Oki eh justru dosen bikin kesempatan Oki bisa deketin Anin lagi.
" Yes, ada peluang buat deketin Anin lagi, tugas kampus memang terbaik untuk modusin Anin. " Batin Oki bahagia, karena ada peluang untuk deketin Anin
" Kita kunjungan ke pabriknya kapan bu? terus sampai kapan bu?" Tanya Anin berharap tugasnya tidak lama lama, karena tidak tega membuat Andika senam jantung terus
" Cuman dua hari saja, kalian akan dibagikan surat yang akan kalian berikan ke pabrik kecap, untuk tugas kampus supaya resmi. melakukan penelitian." Lanjut Dosen yang sudah membuat surat penelitian yang siap dibagikan ke mahasiswanya
" Astaga dua hari, semoga bisa menjalankan cobaan ini tanpa emosi sama sekali. " Batin Anin berharap Andika bisa mengerti, jika Anin jalan bersama Oki cuman karena tugas kampus dan tidak lebih sama sekali.
__ADS_1
Dilain sisi, Salsa bawa bahan bahan membuat kue, ke rumahnya Okta karena tidak enak selalu Okta yang datang ke rumahnya Salsa.
" Okta,kita bikin kue nastar yuk, anak anak kan doyan kue nastar." Ucap Salsa simpan belanjaannya ke atas meja makan
" Ide yang bagus tuh, baik lah kita bikin sekarang." Ucap Okta, Okta keluarin bahan membuat kue yang dibawa oleh Salsa.
Dilain sisi, Anin, Sulis, dan Oki. melihat Andika baru datang ke dalam gerbang kampusnya, membuat Anin langsung menghampiri Andika yang beru turun dari mobil.
" Kalian ke pabrik kecap naik apa? kalo kalian mau, saya anterin dan temani sampai selesai.?" Tanya Andika yang sudah tahu soal tugas yang diberikan dosen untuk Anin dan temen temennya kerjain
" Sial, dia keburu datang dan dia bawa mobil lagi, kalo naik motor bertiga juga tidak bisa modusin Anin " Batin Oki kesel, karena Andika ke kampus selalu bawa mobil.
" Ide yang bagus sayang, Sulis bagaimana apa setuju bareng Andika? Oki bagaimana apa mau bareng?" Tanya Anin lega, karena jam pulang kuliah Andika selalu bareng, membuat Andika bisa gagalin niat Oki untuk modusin Anin.
" Boleh deh,dari pada masing masing sampai di sana kan, tidak enak juga kan." Ucap Oki pasrah, dari pada sendirian ke pabrik kecap.
__ADS_1
" Hayo Anin sayang" Lanjut Andika sengaja, Andika gandeng tangannya Anin terus membuat Oki menahan rasa cemburunya melihat Andika terus gandeng tangannya Anin.