DIPAKSA MENIKAH MUDA 2

DIPAKSA MENIKAH MUDA 2
Kalian temen terbaik


__ADS_3

Anin, Andika, Denada, dan Gilang. main kembang api sepuasnya di taman rumah sakit, suster foto fotoin kebersaaman Gilang dan temen temennya, yang membuat langit rumah sakit menjadi penuh warna karena kembang api yang mereka mainkan.


" Kalian temen terbaik, dari jaman SMU sampai sekarang mau berteman dengan saya, tidak pernah bicara sembarangan tentang saya, terimakasih yah Anin dan Andika. saya bahagia sekali punya temen seperti kalian." Ucap Gilang terharu, karena Anin dan Andika bertemennya sangat tulus ke Gilang selama ini.


" Iyah Gilang, kamu pantas untuk ditemani kok, karena kamu dasarnya orang baik jadi tidak ada alasan untuk kita, tidak bertemen baik dengan kamu." Ucap Andika yang tidak pernah takut, ajak Anin jalan jalan bersama Gilang karena Gilang tidak pernah godain Anin sama sekali.


" Kita insya allah akan liburan ke US, ajak Denada kita akan jalan jalan berempat yah dan saya akan minta orang tua saya untuk ijinin saya jalan jalan ke US ajak Denada juga." Ucap Anin, yang tahu jika Gilang pasti rindu sekali dengan Denada daan tidak keberatan ajak Denada ke US juga.


" Aku juga akan bilang ke orang tua aku sayang, untuk kita bertiga bisa ketemu Gilang lagi di US. tunggu kita yah Gilang main kesana." Ucap Andika yang akan bantuin Anin, untuk ongkosin Denada supaya bisa ke US bareng


" Ya ampun temen teman, tidak usah ah merepotkan kalian, ongkos ke US kan mahal, saya tidak enak memberatkan kalian untuk ongkosin saya." Ucap Denada yang tidak ingin merepotkan Anin dan Andika, untuk ongkos ke US.


" Aku harap dua bulan lagi kamu akan susul aku ke US sayng, semoga ada kabar bahagia, dan Tuhan mengijinkan kita bersatu sayang dengan cara terakhir yang aku lakukan." Batin Gilang berharap, Cara terakhirnya tidak dipisahkan lagi oleh orang tuanya lagi.


" Kita lihat nanti saja, apa kamu bisa ikut mereka atau tidak, besok orang tua saya ke sini siang dan mereka akan penerbangan kembali ke US malam, apa kalian mau anterin saya ke US sambil ajak Denada juga." Lanjut Gilang, berharap temen temannya mau anterin Gilang sampai bandara.

__ADS_1


" Tentu bisa dong, tenang saja Gilang pasti kita anterin kok besok. yah sudah saya permisi pulang dulu karena mau anterin princess saya pulang, sebelum dimarahin Sama calon mertua saya, semoga cepet sembuh yah" Lannjut Andika sedih, karena besok hari terakhir bersama Gilang sahabat masa SMU nya harus dipaksa pindah juga ke US, setelah Tirta dan kini Gilang yang dipaksa pindah.


" Kalian hati hati dijalan yah dan terimakasih untuk hari ini." Lanjut Denada, Denada pegang kursi rodanya Gilang.


" Sama sama Denada, maaf kita merepotkan kalian selama disini yah." Lanjut Anin, Anin langsung ajak Andika jalan pulang karena sudah malam dan Anin mau istirahat di rumah


" Kita juga kembali ke kamar perawatan sayang " Lannjut Denada, Denada langsung dorong pelan pelan kursi rodanya Gilang untuk masuk ke dalam rumah sakit, setelah puas seharian main bersama Anin dan Andika didalam kamar perawatannya Gilang.


Dilain sisi, Okta yang setelah selesai di telefon oleh Salsa, langsung masuk kedalam kamar susul Haikal yang sudah siap siap mau tidur.


" Sayang, Salsa minta kita ke rumah, setelah kita pulang dari sini, katanya mereka mau bahas pernikahan resmi anak anak kita, karena Salsa semakin kwartir melihat Anin semakin dideketin oleh Oki, supaya temen temen Anin dan Andika tahu kalo mereka sebenarnya sudah menikah sudah lama." Ucap Okta siap siap tidur, setelah terima telefon dari Salsa tadi


" Yah sudah sayang, besok saja yah kita pulangnya karena aku tidak tega membiarkan Salsa pusing sendiri dengan masalah anak kita." Lannjut Okta langsung ambil kopernya untuk siap siap pulang


" Boleh deh besok pulangnya, kita rapihin barang barang kita sekarang." Lanjut Haikal, langsung bangun untuk bantuin Okta untuk merapihkan baju bajunya untuk pulang besok pulang.

__ADS_1


Dilain sisi, Andika dan Anin yang baru sampai rumah, langsung disambut oleh Salsa yang lagi bikin jus mangga.


" Bagaimana acara kalian hari ini bersama Gilang? apa kalian mellow pisahan dengan sahabat kalian?" Tanya Salsa sambil kasih jus mangga ke Anin dan Andika, yang baru pulang.


" Sedih juga sih, tapi mau bagaimana lagi kalo orang tuanya keras kepala dan susah dibujuk untuk membiarkan Gilang tinggal disini." Ucap Anin, yang sedih harus melihat sahabatnya pindah ke US, walaupun tidak terlalu deket dengan Gilang tapi kadang kadang sering ikut jalan bersama Andika dan Gilang.


" Susah juga yah punya orang tua egois, ya sudah lah kita cuman bisa memberikan semangat untuk Gilang saja, untuk bisa bahagia menerima keinginan orang tuanya, mungkin pindah ke US memang jalan yang terbaik yang orang tuanya inginkan." Lannjut Salsa, yang tidak ingin terlalu menghakimi orang tuanya Gilang sama sekali. karena setiap orang tua pasti tahu apa yang terbaik untuk anaknya.


" Iyah bunda, kita seharian bikin Gilang bahagia dengan ajak Gilang banyak main, makan makan, dan sebelum pulang kita main kembang api bersama sama" Ucap Andika, Andika yang senang menghabiskan waktu bersama Gilang di rumah sakit.


Dilain sisi, Denada merapihkan bajunya, karena besok orang tuanya Gilang datang ke rumah sakit. dari pada orang tuanya Gilang melihat barang barangnya berantakan dan dimarahin.


" Sayang, rajin sekali beberesnya, besok saja lah beberes nya sayang, kita habiskan waktu bersama kita sampai pagi." Ucap Gilang melihat Denada merapihkan baju bajunya.


" Maaf yah sayang, tapi ayah kan tahu orang tua ayah bagaimana ke aku, aku tidak ingin ada kesalahan besok dan tidak ingin perpisshan besok ada emosi diantara kita Sayang, maaf yah sayang tunggu sampai selesai. " Ucap Denada yang sadar diri, punya mertua yang sombong dan tidak ingin ada kesalahan apapun, jika melihat sedikit kesalahan pasti langsung dihina hina sampai puas

__ADS_1


" Yah sudah deh, maaf yah sayang aku cuman bisa lihatin saja bunda beberes, tidak bisa bantuin bunda sama sekali." Lanjut Gilang sedih, karena membiarkan Denada repot sendiri merapihkan baju dan barang barangnya.


" Santai saja sayang, setelah aku selesai beberes, aku akan kasih vitamin yang ayah sudah tunggu dari tadi sampai puas yah. " Lanjut Denada sengaja, mau memberikan vitamin yang Gilang inginkan sampai besok pagi sebelum pisah untuk selamanya.


__ADS_2