DISINI ADA SETAN

DISINI ADA SETAN
Disha Yang Jahil


__ADS_3

💀


💀


💀


💀


💀


Keesokan harinya...


Ayumi pun sarapan dengan Mama Anis, Disha berdiri di samping Ayumi memperhatikan Ayumi dan Mamanya yang sedang makan.


Setelah selesai sarapan, Mama Anis pun mengantar Ayumi ke sekolah. Selama dalam perjalanan, Disha terdengar menyanyi di jok belakang suaranya sangat merdu membuat Ayumi tersenyum.


"Kenapa kamu senyum-senyum?" tanya Mama Anis.


"Ah, tidak kok Ma."


Mobil Mama Anis pun berhenti di depan gerbang sekolah, Ayumi segera turun setelah sebelumnya Ayumi berpamitan dan mencium punggung tangan Mamanya.


Disha terus saja mengikuti Ayumi, hingga akhirnya Yuda yang baru memarkirkan mobilnya melihat Ayumi diikuti anak kecil merasa khawatir dan dengan cepat keluar dari dalam mobil dan berlari menghampiri Ayumi.


Yuda menarik tangan Ayumi dan menyembunyikannya di belakang punggung Yuda membuat Ayumi terkejut.


"Siapa kamu? jangan ganggu Ayumi!" seru Yuda.


Disha memundurkan langkahnya, entah krnapa Ayumi lihat Disha seperti ketakutan melihat Yuda.


"Yud, dia hantu baik kok dia tidak gangguin gue," seru Ayumi.


"Mana ada ada hantu baik, ngapain kamu berteman dengan hantu kalian itu sudah beda alam," sahut Yuda.


"Serius Yud, dia baik."


Tiba-tiba Farrel dan Dillan datang, Farrel langsung menarik Ayumi dan Disha pun tiba-tiba menghilang.


"Woi, ngapain pagi-pagi sudah pegangan tangan kaya yang mau nyebrang saja," kesal Farrel.


"Ckckck...selalu saja begitu, terserah gue dong mau pegangan tangan kek, mau pelukan kek, memang apa urusannya sama lo?" balas Yuda.


"Wah, makin hari nih anak makin ngelunjak."


Farrel memiting leher Yuda, sementara Dillan menggelitiki pinggang Yuda membuat Yuda tertawa kegelian. Sedangkan Ayumi hanya bisa geleng-geleng kepala dan memutuskan untuk meninggalkan ketiga cowok itu.


"Disha kemana ya?" gumam Ayumi.


Ayumi terus saja celingukan mencari keberadaan Disha, hingga akhirnya Ayumi menemukan Disha sedang duduk bersama sekelompok anak.


Disha terlihat mempermainkan rambut salah satu anak membuat anak itu terus saja menggerutu kepada temannya karena disangka temannyalah yang mengganggunya, Disha tertawa kegirangan.


"Ih, lo kenapa sih mainin rambut gue terus?"


"Siapa juga yang mainin rambut lo, kaya kurang kerjaan aja."


Ayumi pun segera menghampiri Disha. "Disha, jangan jahil," seru Ayumi keceplosan.

__ADS_1


"Oooppsss..."


Ayumi langsung menutup mulutnya, sedangkan kedua anak perempuan itu menatap aneh kepada Ayumi.


"Lo ngomong sama siapa? disini ga ada yang namanya Disha?" sentah salah satu anak itu.


"Ah maaf Kak, tadi gue pikir ada teman gue ternyata tidak ada, sekali lagi maaf ya Kak."


Ayumi melotot ke arah Disha dan memainkan matanya supaya Disha ikut dengannya, Ayumi membawa Disha ke toilet.


"Disha, kamu jangan jahil kasihan mereka."


"Maaf Kak."


"Ya sudah, Kakak mau masuk dulu kamu jangan keluyuran kemana-mana."


"Iya Kak."


Ayumi pun segera meninggalkan Disha dan langsung masuk ke dalam kelasnya.


Bel masuk pun berbunyi, Bu Vera masuk ke dalam kelas.


"Selamat pagi anak-anak!"


"Selamat pagi Bu."


"Sebelum Ibu memberikan pelajaran untuk kalian semua, Ibu akan menyampaikan sebuah pengumuman dari kepala sekolah kalau besok lusa sekolah kita akan mengadakan kamping ke daerah Cisarua Bogor, tapi kamping ini hanya untuk siswa yang mengikuti ekstrakulikuler seperti pramuka, uks, paskibra, dan sebagainya bagi yang tidak mengikuti ekstrakurikuler belajar di rumah."


"Yeaaayyyyy...."


Semua siswa bersorak-sorai kegirangan.


"Asyik, kita akan kamping bersama SMA BAKTI SENTOSA sekolah itu kan terkenal dengan cowok-cowoknya yang ganteng-ganteng," seru Olive kegirangan.


Sasa menoyor kepala Olive. "Dasar ganjen."


"Baiklah anak-anak, sekarang kita lanjutkan pelajarannya."


"Baik Bu."


Semua siswa pun kembali fokus dengan pelajarannya, hingga dua jam pun berlalu dan bel istirahat pun berbunyi. Siswa-siswa berlarian menuju kantin.


"Ayumi!" sapa Farrel.


"Haishh...ngapain sih pakai nyamperin ke kelas nanti juga bertemu di kantin," ketus Yuda.


"Sirik aja lo curut."


"Sudah-sudah, kalian itu kenapa sih setiap bertemu selalu saja tidak akur," seru Ayumi.


"Oh iya, kalian ikut kan kamping?" tanya Dillan.


"Ikut dong Kak, apalagi digabung dengan SMA BAKTI SENTOSA wah makin semangat bakalan ketemu cowok-cowok ganteng," sahut Olive dengan girangnya.


"Heleh, di sekolah kita juga cowok-cowoknya ga kalah ganteng-ganteng walaupun yang terkenal cuma gue sama Farrel," seru Dillan dengan bangganya.


"Ganteng apanya, gangguan telinga baru benar," cibir Yuda.

__ADS_1


"Ishh..ishh..ishh..kalau gue ga ingat lo sudah bantuin bestie gue, sudah gue gibeng lo."


"Sudah-sudah ah, ayo kita ke kantin gue sudah lapar," seru Sasa.


Semuanya pun beranjak dari bangku masing-masing, Yuda dan Farrel tidak henti-hentinya berseteru. Mulai dari saling sikut, saling injak, dan yang lainnya.


Disha yang awalnya ingin mengikuti Ayumi ke kantin seketika mengurungkan niatnya karena merasa takut kepada Yuda.


"Kok, tiba-tiba gue merinding ya," seru Farrel.


"Ya iyalah lo merinding, tuh di samping kiri lo ada setan," seru Yuda yang langsung kabur mendahului semuanya.


"Lah gue dong setannya, awas lo curut!" teriak Dillan.


Semuanya pun tertawa, sementara itu dari kejauhan Bella dan Riska tampak kesal melihat mereka.


"Nyebelin banget sih, Farrel semakin hari semakin dekat saja sama si Ayumi," kesal Bella.


"Iya, Dillan juga jadi ikut-ikutan dekat sama si Olive dan si Sasa itu, dasar mereka pada caper," sahut Riska.


Disha yang mendengar gerutuan Bella dan Riska akhirnya punya ide, disaat Bella melangkahkan kakinya Disha pun mengulurkan kakinya sehingga Bella pun terjatuh dan semua orang yang melihatnya menertawakan Bella.


"Aw..."


"Lo kenapa Bell?" seru Riska sembari tertawa.


"Tolongin gue bukannya malah ketawa."


Riska pun menarik tangan Bella, Bella terlihat celingukan.


"Perasaan tadi kaya ada yang jegal kaki gue deh."


"Hah...jegal kaki lo? siapa? kita kan disini cuma berdua, teman-teman yang lain pada jauh tuh. Perasaan lo aja kali, lo nya aja yang ga hati-hati," sahut Riska.


"Sudah ah, ayo kita ke kantin gue sudah lapar banget."


Bella dan Riska pun akhirnya pergi, sedangkan Disha tertawa kegirangan.


💀


💀


💀


💀


💀


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU


__ADS_2