DISINI ADA SETAN

DISINI ADA SETAN
Nembak


__ADS_3

💀


💀


💀


💀


💀


Saat ini Ayumi dan teman-temannya mulai masuk sekolah kembali setelah dua pekan menjalani liburan akhir semester.


Bel istirahat pun berbunyi, Ayumi dan teman-temannya seperti biasa berlarian menuju kantin.


"Ayumi, sini!" teriak Bella.


Ayumi dan yang lainnya pun menghampiri Bella, Riska, Farrel, dan Dillan.


"Kak Bella kok ada disini?" tanya Ayumi.


"Pengen main saja kesini."


"Astaga dugong, ngapain sih lo masih nongol disini? bukannya lo sudah lulus kemarin," ketus Yuda.


"Kita itu baru diumumkan lulus, belum keluar dari sekolahan ini masih harus nunggu kelulusan dan ijazah juga. Lo kenapa sih curut, sensi amat," seru Farrel.


"Ya iyalah sensi, gue itu sudah ga sabar ngelihat lo pergi dari sekolahan ini biar ga ada saingan lagi," sahut Yuda.


Farrel tidak mendengar lagi ocehan Yuda, Farrel pun bangkit dari duduknya dan langsung menarik tangan Ayumi.


"Ay, ikut aku sebentar yuk!" ajak Farrel.


"Mau kemana Kak?"


"Ada yang ingin aku bicarakan sama kamu."


Ayumi pun menganggukan kepala dan pergi bersama Farrel, Yuda ingin menyusulnya tapi Dillan langsung merangkul leher Yuda.


"Mau kemana lo curut? sini duduk saja," seru Dillan.


"Gue mau ikutin mereka, perasaan gue ga enak."


"Sudah terima saja nasib lo, Farrel mau nembak si Ayumi sudah pasti lo bakalan kalah jadi lo harus lapang dada," seru Dillan dengan menepuk dada Yuda.


"Apa? ini ga bisa dibiarin, si dugong jangan sampai nembak Ayumi. Lepasin, gue harus menggagalkan rencana si dugong!" teriak Yuda.


Dillan dan Denis menoyor kepala Yuda bergantian.


"Belum aja jadian, lo sudah gila duluan," seru Dillan.

__ADS_1


"Lebay lo," sambung Denis.


"Sudahlah Yud, Ayumi mungkin bukan jodoh lo dan walaupun Ayumi jodoh lo pasti Ayumi bakalan nolak Kak Farrel," seru Sasa.


"Iya, lo tenang saja cewek bukan Ayumi doang masih banyak kali jadi dibawa santai saja," sambung Olive.


Akhirnya Yuda pun lemas, dia duduk dengan tidak semangatnya.


Sementara itu, Farrel membawa Ayumi ke taman sekolah yang ada danau buatan. Farrel mengajak Ayumi duduk disana, Farrel terlihat menarik napasnya dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan.


"Ada apa Kak? apa yang mau Kakak bicarakan sama aku?" tanya Ayumi.


Farrel mengubah posisinya menjadi menghadap ke arah Ayumi, kemudian Farrel menggenggam tangan Ayumi membuat Ayumi terkejut.


"Ay, sejak pertama aku melihat kamu, aku itu sudah suka sama kamu tapi aku tidak berani mengungkapkannya. Selama satu tahun ini aku memendam perasaanku dan kali ini aku sudah tidak bisa memendamnya lagi, apalagi sebentar lagi aku akan pergi dari sekolah ini dan aku ingin disaat aku pergi dari sekolah ini, kamu menerima cintaku. Bagaimana Ay, apa kamu mau menerima cintaku?" seru Farrel.


Ayumi kaget, dia tidak menyangka kalau Farrel selama ini memendam cintanya. Jantung Farrel berdetak tak karuan, dia sangat khawatir kalau Ayumi akan menolaknya.


"Hmmm...bagaimana ya Kak?"


"Kamu tinggal jawab saja, iya atau tidak."


Cukup lama Ayumi berpikir, hingga akhirnya Ayumi menatap Farrel dan dengan malu-malu Ayumi pun menganggukan kepalanya.


"Jadi, aku nerima cinta aku Ay?"


"Iya Kak."


Farrel berdiri dan jingkrak-jingkrak ga jelas membuat Ayumi tertawa begitu pun dengan siswa yang lain, yang menertawakan tingkah Farrel itu.


"Terima kasih Ay."


Farrel dan Ayumi pun kembali ke kantin untuk menghampiri teman-temannya. Farrel terlihat mengembangkan senyumannya sedangkan Ayumi tampak malu-malu.


"Nah itu mereka!" seru Bella.


Semuanya pun menoleh, Yuda tampak cemberut.


"Yaelah, senyumnya lebar amat gue yakin kalau si dugong itu berhasil nembak Ayumi," ketus Yuda.


"Sabar Yud," seru Riska.


"Hallo semuanya!" sapa Farrel.


"Wah, wajah lo sumringah sekali pasti lo diterima ya sama Ayumi?" seru Dillan.


"Yoi, seorang Farrel tidak mungkin ditolak," sahut Farrel dengan bangganya.


Sasa dan Olive berdiri kemudian memeluk sahabatnya itu.

__ADS_1


"Selamat ya Ay, akhirnya kamu jadian juga sama Kak Farrel," seru Olive senang.


"Hooh, akhirnya sahabat kita punya cowok juga," sambung Sasa.


"Selamat ya Ay," seru Bella.


"Semoga hubungan kalian langgeng sampai pernikahan," sambung Riska.


"Kalau dilihat-lihat wajah kalian mirip loh dan kata orang, kalau wajah kalian mirip itu tandanya kalian berjodoh," seru Dillan.


"Mirip apanya, wajah mereka itu bagaikan langit dan bumi ga ada mirip-miripnya sama sekali," ketus Yuda.


"Sirik, bilang bos," cibir Dillan.


Semuanya pun tertawa, hati Yuda benar-benar hancur karena kali ini dia sudah kalah oleh Farrel. Tapi dia juga ikut bahagia karena melihat Ayumi bahagia, karena bagaimana pun Yuda datang ke sekolahan itu juga karena untuk menjaga Ayumi.


"Untuk merayakan hari bahagia ini, gue teraktir kalian semua!" seru Farrel.


"Horeee...."


"Itu yang sudah gue tunggu-tunggu dari tadi," seru Dillan.


"Sudah kelihatan kok, wajah lo memang wajah gratisan," ledek Yuda.


"Ah dasar curut patah hati."


"Sudah-sudah, mending sekarang kita nikmati saja dan rayakan kebahagiaan Ayumi dan Farrel," seru Olive.


Semuanya pun akhirnya ikut bahagia dengan hubungan Ayumi dan Farrel.


💀


💀


💀


💀


💀


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen

__ADS_1


TERIMA KASIH


LOVE YOU


__ADS_2