
💀
💀
💀
💀
💀
Hari pembagian ijazah pun tiba, banyak kegiatan yang diadakan di sekolah seperti pentas seni.
Semua siswa boleh menampilkan keahlian mereka masing-masing, entah kenapa Farrel tidak merasa bahagia karena akan pergi meninggalkan teman-teman yang selama ini sudah menemaninya saat suka maupun duka.
"Kakak kenapa? sepertinya dari tadi aku lihat Kakak murung?" tanya Ayumi.
"Tidak apa-apa Ay," sahut Farrel dengan senyun yang dipaksakan.
"Tidak mungkin, pasti ada sesuatu yang sedang Kakak pikirkan. Ayo cerita sama aku, katanya kita sudah pacaran tapi Kakak main rahasia-rahasian sama aku."
Farrel tampak berpikir sejenak, kemudian Farrel menarik napasnya dan menghembuskannya secara perlahan.
"Ay, menurut kamu LDRan itu bagaimana?"
"Maksud Kakak apa?"
"Kalau seandainya aku pergi, kamu siap LDRan ga sama aku?"
"Kok Kakak ngomong kaya gitu, memangnya Kakak mau pergi kemana?" tanya Ayumi.
"Ay, Mama aku itu pekerjaannya sebagai interpreter atau penerjemaah bagi perusahaan-perusahaan yang bertarap internasional. Sejak aku umur 10 tahun aku selalu pindah-pindah dan tidak bisa menetap di satu Negara. Aku beruntung bisa tinggal di Indonesia selama 3 tahun, biasanya hanya hitungan bulan aku tinggal di satu Negara dan kamu tahu, itu sangat menyebalkan dan melelahkan karena aku harus menyesuaikan diri setiap aku tinggal di satu Negara."
Ayumi mendengarkan cerita Farrel, ada tatapan kesedihan yang Ayumi lihat di mata Farrel.
"Dan besok, aku harus pergi ke Hongkong."
"Apa?"
Farrel dan Ayumi menoleh ke belakang bersamaan, ternyata yang lainnya mendengarkan ucapan Farrel dan merasa terkejut.
"Lo jangan main-main dugong, baru aja kemarin lo nembak Ayumi dan sekarang lo mau ninggalin Ayumi, lo mau mempermainkan hati Ayumi ya?" bentak Yuda.
Yuda menarik baju Farrel dan langsung memukul Farrel sehingga Farrel jatuh tersungkur dan itu membuat semuanya terkejut.
"Yuda, apa-apaan sih lo?" bentak Ayumi.
Ayumi menghampiri Farrel dan membantu Farrel bangun.
"Kakak tidak apa-apa kan?"
Farrel pun menggelengkan kepalanya.
"Ay, lo masih mau ngebela cowok yang jelas-jelas hanya mempermainkan lo? sadar Ayumi, sekarang aja dia bisa bilang cinta sama lo, sayang sama lo, tapi gue yakin disaat dia sampai di Negara orang, dia bakalan lupa sama lo," seru Yuda.
Farrel mengepalkan tangannya, dan dengan cepat memukul Yuda.
"Apa lo bilang? lo tidak tahu siapa gue, jadi lo ga berhak nilai gue kaya gitu!" teriak Farrel.
Semua orang berteriak, bahkan Dillan dan Denis pun berusaha memisahkan mereka berdua tapi Yuda dan Farrel tidak ada yang mau ngalah sama sekali.
__ADS_1
"Astaga...stooooppp...stoooop...Bapak bilang!" teriak Pak Bambang.
Yuda dan Farrel pun menghentikan perkelahiannya.
"Kalian kenapa sampai berkelahi seperti ini? ayo kalian ikut Bapak ke ruangan Bapak."
Akhirnya Farrel dan Yuda pun mengikuti Pak Bambang ke ruangannya. Sedangkan yang lainnya duduk di bangku taman.
"Sebenarnya kalau kalian tahu kehidupan Farrel, pasti kalian akan sedih. Papanya Farrel itu meninggalkan Farrel dan Mamanya saat Farrel berusia 10 tahun, Papanya lebih memilih wanita lain dan pergi meninggalkan Farrel dan Mamanya," seru Dillan.
"Astaga, Papa macam apa itu?" kesal Sasa.
"Sebenarnya Farrel juga tidak mau pindah-pindah Negara seperti itu, karena Farrel harus kembali menyesuaikan diri. Farrel benar-benar baru mendapatkan teman itu ya disini karena di Indonesia merupakan waktu terlama Farrel tinggal dan itu membuat Farrel bahagia."
Ayumi dan yang lainnya mendengarkan cerita Dillan dengan seksama.
"Mamanya itu sibuk banget, berangkat pagi pulang malam kadang-kadang Farrel bertemu dengan Mamanya itu saat pagi saja tapi itu tidak membuat Farrel benci kepada Mamanya, justru dia merasa bangga karena Mamanya sudah bekerja keras supaya Farrel bisa mendapatkan sekolah terbaik dan fasilitas terbaik juga."
"Ya ampun, kasihan banget ya Kak Farrel," seru Olive.
"Kemarin malam Farrel memberi tahu gue kalau dia harus pergi ke Hongkong dalam waktu dua tahun tapi dia bingung harus berkata apa sama Ayumi, sedangkan dia bilang kalau dia ga mau putus sama Ayumi."
Ayumi tersentak dengan ucapan Dillan...
"Ay, selama setahun ini dia memendam perasaan sama lo karena kalau dia nembak lo takutnya lo nolak dia makanya dia ikhlas memendam perasaannya. Farrel itu cowok yang setia, kalau dia sampai selingkuh diluar sana lo boleh ngelakuin apa aja sama gue."
Tidak lama kemudian, Farrel dan Yuda pun berjalan menuju tempat Ayumi dan yang lainnya.
"Sorry guys, gue pulang duluan ya!" seru Yuda.
Tanpa menunggu jawaban dari yang lainnya Yuda pun langsung pergi. Begitu pun dengan Dillan yang lainnya, mereka lebih memilih pergi karena ingin memberikan kesempatan untuk Ayumi dan Farrel berbicara berdua.
"Ay, maafkan aku. Aku tidak bermaksud untuk mempermainkanmu, aku serius sayang sama kamu dan aku tidak tahu kalau Mama ada kerjaan di Hongkong. Jujur, dihatiku hanya ada kamu, aku disana hanya dua tahun setelah itu aku akan kembali lagi kesini. Aku akan setia, aku tidak akan pernah selingkuh dengan siapa pun tapi kalau kamu merasa tidak percaya dan merasa aku sudah mempermainkanmu, kamu boleh putusin aku dan aku ikhlas," seru Farrel dengan menundukan kepalanya.
"Aku akan menunggumu, Kak."
Farrel mengangkat kepalanya dan menatap Ayumi, dia tidak percaya dengan apa yang barusan dia dengar.
"Apa Ay?"
"Iya, aku akan menunggu Kakak sampai Kakak kembali lagi kesini, tapi Kakak harus janji kalau Kakak akan pulang dan kembali lagi kesini untuk berkumpul lagi dengan kami semua."
Mata Farrel berbinar dan dengan cepat Farrel menganggukan kepalanya. "Pasti Ay, aku akan kembali lagi kesini karena tujuan aku pulang kesini dan membuat aku semangat hanya kamu Ay."
"Aku pegang janji kamu ya Kak."
"Iya, kamu bisa pegang kata-kataku."
Farrel menggenggam tangan Ayumi, keduanya saling bertukar senyum.
***
Keeaokan harinya...
Semuanya sudah berkumpul di Bandara Soeta, semuanya memang datang untuk melepas kepergian Farrel.
"Teman-teman, terima kasih atas pertemanan kalian selama ini. Gue pergi hanya dua tahun kok, setelah itu gue bakalan kembali lagi kesini," seru Farrel.
Dillan tiba-tiba langsung memeluk sahabatnya itu dengan erat.
__ADS_1
"Pokoknya lo harus kembali lagi kesini, karena gue bakalan nungguin lo sampai kapan pun," seru Dillan.
"Oke."
"Kak Farrel jangan lupain kami ya, dan semoga Kak Farrel sukses," seru Olive.
"Amin, thanks Liv."
Semuanya pun memeluk Farrel, bahkan para gadis sudah meneteskan airmatanya begitu pun dengan Mama Farrel yang ikut sedih karena harus memisahkan anaknya dengan para sahabatnya itu.
Yuda hanya diam, awalnya dia tidak mau ikut melepas kepergian Farrel tapi entah kenapa dia justru ikut.
Farrel menoleh ke arah Yuda dan perlahan menghampirinya membuat Yuda mengerutkan keningnya. Tiba-tiba Farrel mengulurkan tangannya dan lagi-lagi Yuda merasa heran.
"Maafkan gue, kalau gue sudah membuat lo marah. Gue tahu lo sangat peduli sama Ayumi dan lo ga mau Ayumi sedih, maka dari itu gue mau menitipkan Ayumi sama lo. Tolong jaga dia selama gue ga ada," seru Farrel.
Yuda melihat uluran tangan Farrel, setelah lama berpikir akhirnya Yuda pun membalas uluran tangan Farrel.
"Lo harus kembali lagi kesini dugong, awas kalau enggak gue bakalan cari lo kemana pun lo berada," seru Yuda.
"Lo bisa pegang janji gue."
Yuda pun memeluk Farrel, dia memang sudah merelakan Ayumi bersama Farrel karena bagi Yuda dengan melihat Ayumi tersenyum saja itu sudah cukup bahagia untuknya.
Farrel pun melepaskan pelukannya, sekarang tatapan Farrel tertuju kepada gadis yang sangat dia cintai. Farrel mendekati Ayumi, dan entah kenapa airmata Ayumi langsung menetes begitu saja.
"Jangan menangis, ini hanya perpisahan kita sementara aku janji aku akan kembali untukmu dan kamu juga harus janji kalau kamu akan setia menungguku pulang."
"Iya, aku akan menunggumu pulang."
Farrel pun memeluk Ayumi, hati Farrel begitu sangat sakit. Hingga akhirnya Farrel pun harus melepaskan pelukannya, ditatapnya wajah cantik Ayumi.
Farrel mengusap kepala Ayumi dan mencium sekilas kening Ayumi.
"Selamat tinggal, aku akan segera kembali."
Farrel pun segera menghampiri Mamanya dan melambaikan tangannya kepada semuanya dan pada akhirnya mereka harus melepas kepergian Farrel.
💀
💀
💀
💀
💀
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
__ADS_1
LOVE YOU