
💀
💀
💀
💀
💀
Tidak terasa waktu sudah malam, Farrel pun mengantarkan Ayumi pulang. Tidak membutuhkan waktu lama, akhirnya motor Farrel pun sampai di depan rumah Ayumi.
"Terima kasih ya Kak, Kakak mau mampir dulu?"
"Tidak usah, sudah malam ga enak."
"Ya sudah, Kakak hati-hati ya di jalan."
"Besok kuliah jam berapa?"
"Jam delapan."
"Mulai sekarang aku yang akan antar jemput kamu."
"Oke."
Farrel pun mengacak-ngacak rambut Ayumi dengan gemasnya, dua tahun tidak bertemu membuat Farrel pangling dengan Ayumi.
Sekarang Ayumi sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dan juga anggun membuat Farrel berjanji pada dirinya sendiri tidak akan pernah meninggalkan Ayumi lagi.
"Aku pulang dulu ya!"
"Iya, hati-hati Kak."
"Siap cintaku."
Ayumi langsung tersipu malu mendengar ucapan Farrel, Farrel mulai melajukan motornya meninggalkan rumah Ayumi.
***
Keesokan harinya...
Ternyata mobil Yuda dan motor Farrel sampai di depan rumah Ayumi bersamaan, Yuda yang memang sudah terbiasa mengantar jemput Ayumi tampak mengerutkan keningnya saat sebuah motor berhenti di samping mobilnya.
Yuda pun turun dari dalam mobilnya, Yuda sangat terkejut saat Farrel membuka helmnya.
"Dugong...."
Farrel langsung menoleh. "Curut...."
Yuda menghampiri Farrel dan menjabat tangan Farrel ala laki-laki, mereka berdua berpelukan.
Tiba-tiba Ayumi muncul. "Ya ampun, so sweet banget sih kalian," seru Ayumi.
"Astagfirullah, aku khilaf," seru Yuda dengan melepaskan pelukannya.
"Khilaf apaan, bukannya tadi kamu duluan yang peluk aku," sahut Farrel.
Keduanya saling pandang satu sama lain hingga akhirnya tertawa bersama.
"Kapan kamu pulang?" tanya Yuda mengalihkan pembicaraan.
"Kemarin malam."
"Kirain kamu ga bakalan kembali lagi karena ga ada kabar sama sekali, dan aku sudah berniat akan menembak Ayumi," goda Yuda.
"Apa? enak saja, aku tidak akan membiarkan kamu merebut Ayumi dari tanganku."
Farrel langsung merangkul Ayumi dengan posesifnya dan Yuda pun terlihat tersenyum tapi bisa dilihat kalau senyuman Yuda itu sangat dipaksakan.
"Ya sudah kalau begitu aku duluan ya, mulai sekarang ada pawangnya kamu Ay, jadi aku berhenti jadi sopirmu lagi ya."
"Terima kasih ya Yud, karena selama ini kamu sudah baik banget sama aku."
"Nyantai aja kali Ay, kaya sama siapa aja. Oke, aku duluan."
__ADS_1
Yuda pun segera masuk ke dalam mobilnya, Yuda melambaikan tangannya sembari melajukan mobilnya meninggalkan rumah Ayumi.
"Ah, kenapa hatiku ngilu ya," batin Yuda.
Sementara itu....
"Mau berangkat sekarang?"
"Iya dong."
Farrel pun memakai helm untuk Ayumi. "Ayo naik!"
Ayumi pun segera naik ke atas motor sport milik Farrel, Farrel mulai melajukan motornya dengan kecepatan sedang.
Dilain sisi, di kampus Dillan terlihat mendapat pukulan dari Olive, Sasa, Bella, dan juga Riska karena baru memberitahukan kalau Farrel sudah pulang, bahkan Caffe yang sedang viral itu adalah Caffe milik Farrel.
"Dasar ya, kamu tega Kak membuat Ayumi galau padahal kamu tahu semuanya tentang Kak Farrel," seru Sasa.
"Iya, sorry-sorry tapi kan aku juga disuruh Farrel bukan kemauan aku sendiri."
Mobil Yuda pun sampai di kampus. "Ya ampun, kalian kenapa pagi-pagi sudah mengeroyok si kampret?" seru Yuda.
Dillan langsung berlari dan bersembunyi di belakang tubuh Yuda.
"Tolongin aku Yud, perempuan itu seperti monster ganas dan menakutkan sekali," seru Dillan.
Baru saja Yuda ingin membuka mulut, tiba-tiba motor sport milik Farrel pun sampai.
"Ayumi."
"Pagi semuanya!"
"Kak Farrel."
Farrel tersenyum dan melambaikan tangannya, keempat gadis itu pun menghampiri Farrel dan membuat Dillan menghembuskan nafasnya lega.
"Kak Dillan kenapa?" tanya Ayumi.
"Para perempuan itu mengeroyok aku Ay, karena tidak memberitahukan mereka perihal kepulangan Farrel."
"Rell, nanti siang pulang kuliah kita boleh kan main ke Caffemu?" seru Riska.
"Bolehlah, nanti siang aku tunggu kedatangan kalian."
"Asyik, makan gratis kan Kak Farrel," seru Denis.
Dillan menoyor kepala Denis. "Apaan sih, di otakmu yang ada hanya gratisan."
"Iya, datanglah ke Caffe. Kalau begitu, aku pergi dulu ya."
Farrel pun kembali memakai helmnya, dan pergi meninggalkan kampus. Ayumi dan teman-temannya pun melangkahkan kakinya hendak masuk ke kelas masing-masing.
"Teman-teman tunggu!" teriak Venny.
"Aduh, Mak lampir datang tuh," gumam Bella.
"Teman-teman, aku mau memberikan undangan ini. Sabtu ini aku ulang tahun, dan aku mengundang kalian untuk datang ke acara ulang tahunku," seru Venny dengan antusiasnya.
Venny pun memberikan undangan kepada Ayumi dan teman-temannya.
"Kalian harus datang ya, soalnya aku merayakannya di Caffe viral itu loh."
"Wuidih seru nih, di Caffenya Kak Farrel kan?" seru Olive.
"Oh, jadi kamu yang booking Caffe untuk acara ulang tahun itu?" seru Dillan.
"Kok tahu?"
"Iya, aku kan kerja disana jadi tahulah," sahut Dillan.
"Eh, benar ga sih kalau pemilik Caffe itu orangnya ganteng?" seru Venny.
"Ganteng banget, tapi sayangnya dia sudah ada yang punya," sinis Bella.
"Lah, tahu darimana kalau orang itu sudah punya pacar?" tanya Venny.
__ADS_1
"Ya tahulah, pemilik Caffe itu teman kami dan pacarnya Ayumi," seru Riska.
"Hah...iyakah?"
Ayumi hanya tersenyum...
"Ih, kenapa sih semua cowok ganteng bisa tertarik sama Ayumi," batin Venny.
***
Hari sabtu pun tiba...
Suasana di Caffe sangatlah sibuk, bahkan Ayumi dan teman-temannya pun ikut sibuk membantu Farrel menyiapkan untuk acara ulang tahun Venny nanti malam.
Maklum Caffe itu hanya punya tiga pelayan karena untuk pemula, Farrel belum mampu membayar pekerja terlalu banyak maka dari itu Ayumi dan yang lainnya berinisiatif untuk membantu Farrel.
"Ay, kamu diam saja ga usah ikut bekerja," seru Farrel.
"Tidak apa-apa, lagipula masa iya yang lainnya bekerja sementara aku diam saja kan ga enak."
"Lah, kamu kan pacar pemilik Caffe ini jadi tidak akan ada yang memarahi kamu."
Ayumi mengambil tisu dan menghampiri Farrel, kemudian Ayumi menyeka keringat yang sudah membasahi wajah ganteng pacarnya itu.
"Sudah, tidak apa-apa aku senang kok bisa ikut membantu disini."
"Yaelah, bisa tidak jangan bermesraan di depan kami kasihanilah kami yang jomblo ini," rengek Dillan.
Ayumi dan Farrel pun tertawa, Ayumi kembali bekerja membantu yang lainnya.
Hingga tanpa terasa, waktu pun sudah menunjukan pukul empat sore dan Caffe pun sudah selesai di dekor.
"Akhirnya selesai juga," seru Yuda.
"Terima kasih ya teman-teman, kalian sudah membantu aku," seru Farrel.
"Tenang saja Rell, kita kan sahabat kamu jadi kami akan selalu ada saat kamu membutuhkan bantuan kami, iya kan teman-teman?" seru Bella.
"Ya sudah, kita pulang dulu mau siap-siap soalnya kan acaranya pukul tujuh malam," seru Olive.
"Yud, bisakah aku minta tolong," seru Farrel.
"Minta tolong apa?"
"Antarkan Ayumi pulang, soalnya aku ga bisa antar Ayumi pulang masih ada yang harus aku persiapkan. Tidak apa-apa kan Ay?"
"Iya, tidak apa-apa aku ngerti kok."
"Oke, kalau begitu kita pulang dulu."
Ayumi dan yang lainnya pun pergi meninggalkan Caffe Farrel, mereka harus bersiap-siap untuk menghadiri acara ulang tahun Venny nanti malam.
💀
💀
💀
💀
💀
Jangan lupa
like
gift
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU
__ADS_1