
" Tuan " Panggilku pelan tanpa melihat kearah Thomas dan aku masih menyembunyikan wajahku di dada bidang pria itu , Aku tak mendengar sahutnya yang aku hanya suara dehaman pelan dari pria itu .
" Panggil aku Thomas , Hellen " suruh nya setelah sesaat terdiam
Aku pun ikut terdiam sesaat seraya mencerna ucapan yang terdengar perintah dari mulut pria itu .
" Thomas , Jangan sakiti aku , aku mohon , aku benar-benar ketakutan " ucapku pelan memberitahukan apa yang aku rasakan saat ini
" Mereka selalu memasuki mimpiku bahkan ketika aku menutup mataku , aku benar-benar takut " Sambung ku lagi namun Thomas masih terdiam seraya terus mengelus lembut rambutku.
" Mereka semua mengejar ku , mereka juga mengatai aku yang telah membunuh mereka . Apa ini semua ulahku ? Apa semua ini salah ku ? " Ucapku semakin lirih dan pelan bahkan aku ragu Thomas akan mendengarkannya atau tidak.
" Tidak " Hanya itu jawaban yang Thomas ucapkan
Aku terdiam tak bersuara sama sekali setelah pria itu mengucapkan kata singkat itu , kini rasa takut ku bahkan semakin lama semakin berkurang , dan seketika aku merasa pelukan Thomas melonggar tak berapa lama dia pun melepaskan pelukannya .
Aku hanya terdiam seraya berhadapan langsung dengan kedua mata Thomas , bertatapan dengan mata pria itu adalah hal yang sangat tidak aku inginkan namun aku tak punya pilihan karena aku tak ingin sosok itu kembali menjadi monster .
Aku merasa wajah Thomas sangat dekat dengan wajahku , wajah yang sangat datar tanpa senyum sama sekali , mungkin Thomas tipikal pria yang jarang atau mungkin tidak pernah tersenyum , karna aku lebih sering melihat wajah dingin Thomas dan seringai mengerikan miliknya ketimbang senyuman nya .
Kini rasa takut akan sosok pria itu tiba-tiba lenyap entah kemana bahkan saat ini aku tidak merasakan rasa takut seperti sebelumnya . aku memang belum menceritakan secara rinci pada Gery mengenai apa yang aku rasakan , aku hanya memberitahu Thomas tentang mimpi-mimpi yang aku dapatkan selama ini ..
Aku merasa mimpi itu sangat nyata saat mereka mendatangiku . Ibu , Ayah , Reyhan bahkan Dokter Charles mereka semua menyalahiku atas kematian mereka . Mereka mengataiku pembunuh dan saat aku terbangun tiba-tiba kilasan mengenai pembunuhan itu memenuhi isi kepalaku sehingga membuat aku sangat ketakutan dan selalu paranoid .
__ADS_1
Aku terus menatap Thomas yang kini juga tengah menatapku dengan intens , seketika aku merasakan sebuah tangan besar yang dingin namun terasa hangat menyentuh pipi kananku , kurasakan tangan besar itu mengelus lembut pipiku secara perlahan .
Aku hanya terdiam dan entah kenapa aku malah menikmati hal itu , aku tidak tau mengapa , hanya saja aku merasakan sesuatu yang nyaman dan terasa aman memenuhi rongga hatiku saat ini .
Aku merasa seolah orang dihadapanku ini tidak akan melukai ku sedikitpun bahkan saat ini aku tidak merasakan perasaan takut apapun yang ada hanya perasaan aman dan tenang .
Aku melihat sekilas untuk pertama kalinya senyum kecil terpampang jelas di wajah tampan Thomas . Kulihat dia tersenyum hingga membuatku menahan nafasku , jenis senyum yang Thomas pancarkan bisa membuat siapapun akan ikut tersenyum saat melihatnya aku bahkan baru bisa bernafas dengan benar saat pria itu memberitahuku .
" Bernafas lah Hellen , kau tidak inginkan mati sia-sia dengan menahan nafas seperti itu , bukan " ucapnya menyadarkan ku
Aku membuang nafas ku dengan pelan Seketika kami kembali terdiam dan ruangan itu kembali hening namun Thomas sejak tadi tak melepaskan tatapan nya dari arah ku .
" Hellen " Panggil nya dengan suara berbeda tak seperti biasa nya yang terdengar dingin dan datar
" Boleh aku meminta satu permintaan ? " Ucapnya lembut dam masih terus menatap ku
Aku terdiam tak bersuara dan terus menatap kearah nya seolah mengiyakan ucapnya dengan diam ku , aku masih menunggu pria itu untuk kembali melanjutkan ucapannya namun Thomas masih terdiam sampai akhirnya tubuhku menjadi kaku saat aku merasakan hembusan nafas pria itu yang menghembusi permukaan wajahku .
Jarak kami kini semakin dekat bahkan nafas hangat Thomas sangat terasa di wajah ku seolah kami tengah berbagi nafas .
" Apa y— " ucapku terputus
Aku tidak dapat melanjutkan ucapanku saat merasakan sebuah bibir menyentuh permukaan bibirku , aku bahkan tidak bisa memikirkan apapun saat bibir bawahku dihis*p .
__ADS_1
Aku bahkan memejamkan mataku saat ciuman itu semakin lembut dan mengusai bibir ku seolah aku tengah menikmati sensasinya , bahkan aku sampai membuka sedikit cela bibirku dan membiarkan sebuah lid*h masuk kedalam mulutku .
aku melenguh pelan saat tangan kiri pria itu mengelus pinggangku dan tangam kanannya menekan kepala belakangku . Aku merasa ciuman yang Thomas berikan semakin terasa intim namun anehnya aku menikmati itu , aku bahkan tidak bisa bernafas dengan benar saat Thomas mengusai mulutku .
Kini Thomas melepaskan cium*n kami dan tidak menghiraukan sali*a yang barada di sekitaran bibirnya dan mungkin juga disekitaran bibirku . Aku merasa Tiba-tiba wajah ku terasa panas hingga membuatku sedikit malu dan merutuki diriku sendiri atas apa yang terjadi .
Tiba-tiba ku rasakan hembusan nafas di dekat telingaku , entah sejak kapan Thomas sudah mendekatkan wajahnya pada telingaku dan dia berbisik pelan disana.
" Jangan tinggalkan aku Hellen , dengan begitu aku berjanji tidak akan menyakitimu seujung kuku pun . Jangan tinggalkan aku , itulah permintaanku . Tetap disisiku selama yang aku mau Hellen , tetaplah dijangkauan ku selama yang aku inginkan " ucap Thomas menjeda perkataan nya
" Hellen , bisakah kau berjanji padaku akan hal itu ? , dengan begitu aku berjanji akan memberikan seluruhnya padamu , berjanjilah denganku akan hal itu ? apa kau bersedia ? " Sambungnya lagi sambil kini menatap kearah ku dengan tatapan lembut
Aku masih terdiam seraya menahan nafasku saat mendengar penjelasan pria itu , aku benar-benar tidak bisa berpikir jernih saat ini karena ciuman dan ucapan Thomas yang sangat tiba-tiba ku terima .
" Thomas aku----"
.
.
.
..." ***Mohon masukan nya ya kak . gimana cerita tentang novel ini apa menarik atau B aja biar saya bisa introspeksi diri "...
__ADS_1
dan mohon untuk dukungan nya ya jangan lupa like , comen dan vote terimakasih 😊***