
Ruangan pun tertutup menyisakan aku dan beberapa orang yang memiliki tubuh besar-besar , aku merontakan tubuhku minta dilepaskan hingga menimbulkan beberapa goresan pada kulitku namun aku tidak perduli akan luka yang aku timbulkan yang aku inginkan hanya pergi dari tempat ini pikirku .
" Lepaskan aku brengsek !! " Teriakku dengan suara lantang pada orang yang berada di sana.
Tak berapa lama pintu pun terbuka dan menampilkan seorang maid seksi dengan rok pendek yang sangat mini seperti wanita panggilan menurut ku seraya membawa nampan di tangan nya .
" Makanlah " suruhnya datar seraya menyuapkan makanan pada mulutku
Aku hanya diam tidak berniat untuk memakannya hingga tamparan keras aku dapatkan dari wanita itu .
" Sudah bagus Tuan mengizinkan sampah sepertimu untuk makan " Ucapnya kasar penuh emosi
Perempuan itu pun memaksakan sendoknya kedalam mulutku namun aku masih pada pendirian ku untuk tidak memakannya sampai akhirnya tamparan kedua aku dapatkan dan aku tidak perduli .
" Lepaskan aku brengsek ! " Teriakku lagi tepat di depan wajahnya
__ADS_1
Wanita itu pun mendengus kesal lalu menendang tulang keringku dengan kakinya yang terlapisi heels tajam hingga membuatku meringis kesakitan .
" Makan " ucap nya keras dengan mata yang tajam menatap kearah ku
Aku masih keras kepala untuk tidak memakan makanan tersebut , wanita yang ada di depan ku pun terus menatap tajam kearah ku tanpa takut aku benturkan kepalaku pada nampan yang ada ditangannya hingga membuat makanan tersebut terjatuh kelantai dan mengenai baju perempuan di hadapanku .
dia menatap penuh amarah kearah ku dan memberikan tendangan pada perutku hingga aku meringgis kesakitan sampai akhirnya tubuhku pun terpental keras dinding yang ada di belakangku .
" Seharusnya kau tidak keras kepala , Nona " ucap nya dingin seraya menjambak keras rambutku
Pelayanan yang baru saja memasuki ruangan tersebut pun berjalan kearah ku dan berjongkok di depanku untuk menyamakan tingginya . Ku lihat dia mengambil sebuah sapu tangan yang di letakkan di atas mangkuk berukuran sedang yang ada di sisi kirinya lalu memasukkan nya pada mangkuk tersebut .
Aku yang berada di depannya hanya terdiam seraya menahan rasa sakit di sekujur tubuhku , mataku tak lepas dari pelayan yang ada di hadapanku saat ini . Dia pun mengelap darah yang ada di wajah ku dengan sapu tangan yang telah di basahi nya , kurasakan tangannya sedikit bergetar dan takut-takut saat menyentuh luka di seluruh wajahku .
" Ku mohon , Tolong aku " ucap ku memohon dengan suara lirih dan pelan mungkin hanya aku dan wanita itu yang mendengarnya
__ADS_1
Wanita itu hanya terdiam tanpa menjawab ucapan ku dan bangkit dari duduknya untuk meninggalkan ruangan tersebut . aku yang melihatnya hanya bisa pasrah dan terduduk lesu dengan wajah lirih .
" Apa aku akan mati sia-sia di tempat ini ?? " tanyaku dalam hati seraya menatap ruangan tersebut
" Ya Tuhan kumohon tolong "
Entah sudah berapa kali aku memohon pada sang pencipta setelah bertemu dengan pria itu pikirku dan bertemu dengan pria itu adalah hal yang paling terburuk dalam hidupku saat ini .
.
.
.
mohon dukungan nya ya kak jangan lupa untuk like dan vote cerita ini terimakasih 😇
__ADS_1