Doctor Cantik Vs Mafia Tampan

Doctor Cantik Vs Mafia Tampan
Sensasi Baru....


__ADS_3

Aku masih terdiam seraya terus mendengarkan suara Thomas yang menjelaskan tentang siapa Simone itu sampai akhirnya hingga aku kembali pada pikiranku sendiri . banyak hal yang kini memenuhi isi kepala ku dan hal yang paling mendominasi pikiran ku adalah tentang sosok Simone itu.


" Hellen " Panggil Thomas tepat di telingaku hingga membuat aku tersadar dari lamunanku


" Apa dia mencintaimu ? " Tanyaku tiba-tiba


Aku pun membalikkan tubuhku kearah Thomas hingga kini kami saling berhadapan dan menatap satu sama lain .


" Tidak " ucap Thomas singkat dengan wajah yang terlihat yakin


Tiba-tiba kurasakan jari-jemari Thomas menyentuh helaian rambutku dengan lembut dan aku membiarkan Thomas melakukan hal tersebut seraya menikmati setiap sentuhan yang dia berikan nya padaku .


" Tapi dari penjelasan mu , dia terdengar begitu protektif padamu , Thomas " ucapku jujur menilai perkataan pria itu tadi


Thomas pun menghentikan kegiatannya dan menatapku dengan sangat dalam Seraya memindahkan tangannya yang semula menyentuh helaian rambutku kini berpindah pada bagian pinggangku .


Dengan pelan Thomas menarik tubuhku lebih mendekat kearahnya hingga kini tak ada jarak lagi diantara kami berdua bahkan dadaku sampai bersentuhan di dada bidang miliknya dan dapat aku rasakan detakkan yang semakin cepat pada jantung Thomas saat ini .


" Benarkah ? " Tanya nya balik namun aku hanya mengangguk pelan tanda mengiyakan


" Akh.. Thom " Ucapku yang tiba-tiba mend***h pelan saat Thomas mendekatkan wajahnya pada perpotongan leherku .


Kurasakan bibir Thomas yang lembut menyentuh kembali leherku bahkan memberikan hisapan pelan yang membuatku mengeluarkan suara-suara aneh dari mulutku . Aku tidak pernah sebegini intim dengan orang lain selain Rey kekasihku dulu dan ini kali pertamanya lagi aku merasakan hal ini sejak kematian Rey .


Dengan pelan aku meremat rambut miliki Thomas sampai akhirnya Pria itu menjauh dari leherku dan dia kembali mengecup pelan belakang telinga ku .


" Apa kau memikirkan Pria itu ? " Bisik nya pelan tepat di telinga ku


" Thom .. " panggil ku pelan dengan suara tertahan karena Thomas kembali nyentuh leherku dengan lembut


" Kau memanggil namaku Hellen , tapi pikiranmu berada pada Pria itu . bukankah itu sangat menjijikan , Hellen " ucapnya pelan semakin menggodaku bahkan kini kurasakan tangan Thomas telah masuk kedalam baju yang aku kenakan dan langsung bersentuhan dengan kulit tubuhku


" Akh... Thom berh—entih " ucapku namun pria itu tak menghentikan aksinya malah kurasakan tangan Thomas kini kian masuk kedalam baju yang aku kenakan saat ini


Kurasakan tangan Thomas semakin bekerja untuk menyentuh seluruh bagian perutku hingga kini naik dan nyaris menyentuh pay*dar* ku .


" Aku sangat ingin menyetubuhi mu , Hellen " ucapnya pelan dengan suara berat tepat di telingaku


Thomas terus berbisik pelan di telinga ku hingga deru nafas nya menerpa daun telingaku hingga membuat bulu kuduk ku semakin berdiri belum lagi dengan tangannya yang semakin lihai bermain di bagian tubuhku bahkan kini kurasakan tangan nya tengah menyentuh dan mencubit pelan p*ting ku yang masih tertutup oleh Bra hingga membuat nafsuku pun ikut melonjak hingga mulutku mengeluarkan suara-suara aneh itu lagi dan lagi .


Aku mengigit bibir bagian bawahku untuk menahan suara tersebut namun tetap saja suara itu masih terdengar dan bahkan kini terdengar semakin intim .

__ADS_1


" Kau tidak boleh melukai dirimu sendiri , sayang " ucapnya pelan seraya menatap kearah ku


" Lepasan Kan gigitan mu Hellen dan biarkan suara mu itu memenuhi ruangan ini " Sambung Thomas dengan suara yang terdengar sangat intim


" Engh..ah..."


Aku hanya bisa mengeluarkan suara aneh itu tanpa bisa mengucapkan kata lain karena Thomas selalu menyentuh bagian-bagian sensitif ku.


Thomas membalikkan tubuhnya dan membuat aku terbaring dibawahnya saat ini . Pria itu terus menatapku dengan tatapan dalamnya hingga membuat bagian tubuhku seketika menjadi bergetar .


Ada rasa keinginan yang besar dalam diriku saat ini , rasanya aku ingin sekali menyentuh tubuh Thomas namun aku yang tak berani hanya bisa terdiam seraya menatap balik kearah pria itu .


" Kau bisa menyentuh tubuhku , sayang " ucap Thomas seolah mengetahui apa yang ada di pikiran ku saat ini


Dengan ragu-ragu aku pun mulai menyentuh rahang Thomas dengan pelan dan lembut lalu menjalar ke pipi dan juga kedua matanya . mataku merekam dengan jelas bagaimana Thomas memejamkan matanya seolah tengah menikmati setiap sentuhan yang aku berikan .


" Sentuh aku sepuas mu , sayang " ucap Thomas pelan tepat di depan wajahku dengan mata yang masih tertutup


Aku mengedipkan mataku sesekali dan tanganku kini mulai berani menyentuh jakun pria itu yang terlihat sangat gagah di sana .


" Bo—boleh aku menciumnya ? " Tanyaku ragu dan takut-takut seraya menatap kearah Thomas yang tersenyum lucu saat mendengar pertanyaan ku


Tanpa mendengarkan persetujuan dari pria itu aku pun langsung menarik leher milik Thomas untuk mendekat kearah wajahku.


" Ma—Maaf , maafkan aku Thomas "


Ucapku gugup setelah sadar akan kelakuanku


Tak ada jawaban yang keluar dari mulut pria itu , hanya keheningan yang membuatku merasa sedikit ketakutan . sebisa mungkin aku menatap kearah lain bahkan aku tidak berani mendongakkan wajah ku untuk melihat reaksi yang Thomas berikan saat ini .


" Hellen , aku ingin menyetubuhi mu " ucapnya pelan berbisik tepat di telingaku


Aku terdiam membisu seraya memejamkan mataku saat mendengar ucapan itu untuk yang kedua kalinya dan seketika kurasakan tangan kanan Thomas menarik baju kemeja yang masih aku kenakan hingga kini separuh tubuhku terlihat telanjang .


" Tatap aku Hellen " pinta nya hingga membuat Aku langsung menatap kearah Thomas begitu mendengar titah dari pria itu


Aku mantap Thomas yang saat itu juga tengah menatap kearah ku dengan tatapan penuh minat.


" Eugh.. Thom " ucapku saat kurasakan bibir Thomas menyentuhi pay*d*ra ku dan memainkan lidahnya dengan pelan di bagian Putin** ku hingga membuat aku mende**h pelan karena ulahnya.


" Dia menegang , sayang " ucap Thomas tepat di depan ku seraya terus memainkan dada ku dengan tangannya

__ADS_1


Aku hanya memejamkan mata seraya menikmati apa pun yang saat ini tengah Thomas lakukan padaku .


" Akh... Thomas ...eugh..berhenti " ucapku yang sudah tak tahan saat Thomas kembali memainkan tangan , bibir dan lidahnya di dadaku dengan pelan bahkan kurasakan saat Thomas menggigit dan menghisap pelan p*ting ku secara bergantian hingga membuat tubuhku pun ikut menggelinjang di buatnya .


" Aku ingin menyetubuhi mu , sayang " ucapnya pelan dan sangat dalam di telinga ku


" Memasukimu " Lanjutnya lagi dengan tangan yang terus memainkan tubuh bagian depanku dengan sangat lembut dan intim


" Egh... " aku hanya bisa mengeluarkan suara-suara aneh itu dari mulutku seraya menikmati setiap sentuhan yang pria itu berikan pada tubuhku


" Melukai lubang kecilmu "


" Hingga membuatmu berteriak nikmat "


" Aku ingin menghancurkan dirimu malam ini Hellen , diranjang dan di manapun aku ingin menghancurkan mu " ucapnya panjang lebar seraya mencium bibir ku dengan sangat rakus namun terasa sangat nikmat bagiku


" Engh. akh..." Ucapku saat ciuman Thomas pindah ke leher dan keseluruh tubuhku


Aku hanya mend**ah dan tak mengambil pusing apa yang diucapkan oleh pria itu , ucapan Thomas malah justru membuatku semakin terangs**g , Ada bagian dalam tubuhku yang menyukai setiap kata-kata yang Thomas keluarkan .


Aku tidak akan berbohong jika aku menyukai sensasi saat Thomas melecehkanku saat ini . Aku seperti menikmati saat bibir Thomas menyentuh seluruh tubuhku , aku juga menyukai apapun yang pria itu lakukan padaku bahkan saat tangannya mulai menyentuh miliku dan mengocok bagian sensitif ku dengan pelan hingga membuat aku semakin tak karuan di buatnya .


" Aku ingin mengotori lubang mu dengan sperm* ku , Hellen " Ucapnya dengan suara penuh nafsu


" Akh.. Thom ..jangaaahn sentuh..Engh..." Ucapku dengan nafas terengah-engah


Thomas terus memainkan bagian sensitif ku di bawah sana hingga membuat tubuhku menggelinjang dan nafasku sudah tak beraturan saat Thomas terus mencium bibirku dengan sangat lembut dan penuh nafsu .


Thomas pun menjauhkan bibirnya dari mulutku hingga aku dapat bernafas dengan benar namun tubuhku masih terus menggelinjang dan suara laknat itu masih keluar dari mulutku karena Thomas tak menghentikan aksi tangan nya di bawah sana .


" Bos " Panggil seseorang dari luar sana tiba-tiba hingga membuat aku membuka mataku lebar-lebar seolah tersadar akan sesuatu aku pun langsung menutup mulutku dengan tangan kanan ku


Thomas yang melihatnya pun menatapku seraya mendekatkan kembali bibirnya yang hendak menciumi kembali bibirku namun aku segera menahan mulut pria itu .


" Seseorang tengah memanggilmu , Thom " ucapku pelan dengan suara terengah-engah


" Abai— " Thomas menghentikan ucapannya saat mendengar nama seseorang yang disebut dari luar sana bahkan tangannya yang tengah bermain di bawah sana pun ikut berhenti


" Mr . Simone dan beberapa anak buahnya ada di depan gerbang Tuan , mereka melukai beberapa penjaga di luar sana karna memaksa masuk " ucap seseorang dari luar sana dengan suara yang terdengar panik


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2