Doctor Cantik Vs Mafia Tampan

Doctor Cantik Vs Mafia Tampan
Merajuk ....


__ADS_3

Kini tak ada percakapan di antara kami saat aku dan Thomas sudah berada di dalam di mobil begitu juga saat kami sudah tiba di rumah besar milik Thomas .


Yang aku lakukan hanya terdiam dan tidak bersuara sedikitpun bahkan saat beberapa pelayan menyapaku saat aku memasuki rumah tersebut , ini kali pertamanya aku mengabaikan mereka dan ini juga kali pertama nya aku berani merajuk pada pria itu .


Aku pun langsung berjalan cepat menuju kamarku dan membaringkan tubuh ku diatas kasur seraya memeluk guling yang ada di samping ku guna untuk menutupi seluruh wajahku .


Entah kenapa tiba-tiba aku merindukan sosok Ibu ku di saat aku merasa sedih seperti ini , karna biasanya Ibu akan selalu mengelusi kepalaku sampai aku merasa tenang dan tertidur .


Mengingat sosok Ibu membuatku semakin deras mengeluarkan air mata ku , aku menangis tanpa mengeluarkan suara hanya Isak tangis yang keluar pelan dari mulutku karna wajahku yang tertutup oleh guling , mungkin guling yang ada di dekapan ku saat ini sudah basah karna air mataku .


Aku memelankan suara tangisku Karna takut mereka akan melaporkannya pada Thomas . Saat ini aku sedang tidak ingin berbicara atau sekedar melihat pria itu .


Saat tengah menangis tiba-tiba kurasakan seseorang duduk di sisi ranjang ku , tepatnya belakang punggung ku . Aku enggan untuk melihat siapa orang tersebut namun aku malah semakin mengeratkan pelukanku pada guling yang ada di dekapan ku saat ini hingga membuat suara isak tangis ku semakin kecil .


" Apa ada sesuatu yang terjadi , Hellen ? " Tanya Bibi Tina dengan suara lembutnya seraya mengelus pelan belakang kepalaku


Kurasakan tangan keibuannya dengan lembut menyentuh pucuk belakang kepalaku hingga membuat ku mengigit bibir bawahku pelan dan semakin bergetar menahan tangisku .


" Aku merindukan Ibu ku , Bi " ucapku dengan suara serak membuat siapapun yang mendengarkan nya pasti tau aku sedang menangis


Aku sedikit menjauhkan wajahku pada guling yang masih aku peluk dan menikmati sentuhan dari Bibi Tina yang terus mengelus kepalaku dengan lembutnya . Aku merasa sentuhan itu seolah obat penenang untuk ku saat ini .


" Kau bisa bercerita apapun pada ku Hellen , kau sudah ku anggap sebagai anakku sendiri " ucapnya lembut membuat hatiku menghangat


" Aku— aku hanya merasa tidak berguna Bi , aku hanya merasa Thomas mengucapkan kebohongan pada ku " ucapku pelan


" Kenapa ? " Tanya Bibi Tina singkat hingga membuat aku menatap kearah Wanita itu dengan mata basah dan sembap

__ADS_1


" Bibi , kenapa putramu itu penuh sekali dengan rahasia ? . Sampai kapan dia akan menyembunyikan semua itu dariku ? , Dia mengajakku menikah tapi dia tidak pernah bercerita apapun mengenai hidupnya . Saat aku ingin bertanya dia selalu mengatakan untuk tidak perlu mengatahui apapun , Apa aku tidak sepenting itu ? " ucapku panjang lebar mengadukan keluh kesah ku pada wanita itu


Namun Kulihat Bibi Tina hanya tersenyum seadanya seraya terus menyentuh kepalaku dengan lembut dan seketika kurasakan mengecup pada keningku .


" Thomas melakukan itu karena dia begitu menjagamu Hellen , Bibi tidak pernah sekalipun melihat Thomas bersikap seperti itu . dia hanya begitu baik padamu , kulihat dia sebisa mungkin menjaga emosinya saat denganmu dan dia juga sudah sedikit berubah karena mu , Hellen " ucapnya panjang lebar


Aku yang mendengarnya pun merasa tak terima karna pembelaan dari Bibi Tina tentang pria itu , saat aku hendak melayangkan proses tiba-tiba mulutku tertutup dan mengalihkan pandanganku kearah lain .


Aku dan Bibi Tina menatap karena pintu saat kudengar suara pintu yang tiba-tiba terbuka , aku yang masih berbaring mengintip sedikit melalui celah tubuh Bibi Tina .


Kulihat sosok yang sedang di bicarakan kini berjalan mendekat kearah kami dengan gayanya yang angkuh .


Bibi Tina yang melihat sosok Thomas pun langsung berdiri dari posisinya dan menunduk sopan saat Thomas sudah berada disekitaran ranjang milikku .


" Keluar " Suruh nya dengan nada memerintah dan datar entah pada siapa


" Tina.. aku bilang keluar " ucapnya datar untuk yang kedua kalinya


Seketika kudengar suara langkah kaki menjauh dan diikuti dengan pintu yang tertutup pelan mengartikan Bibi Tina sudah pergi dari tempat ini dan kini hanya tinggal Aku dan Thomas di ruang ini .


Aku masih terdiam dan tidak bersuara sedikitpun , aku enggan menatap kearah Thomas karena aku masih merasa kesal dengan pria itu saat ini .


Tak ada suara apapun yang keluar dari mulut Pria itu yang ku dengar hanyalah helaan nafas pelan dari mulut pria itu ,


Dan tiba-tiba kurasakan kasur yang aku tiduri bergerak sedikit , aku bahkan merasakan ada sosok lain yang tidur di sampingku saat ini , dan tentu saja sosok itu adalah Thomas .


Sedetik kemudian ku rasakan Thomas memeluk tubuhku dari belakang hingga membuat nafasnya menerpa leherku , aku yang mendapat perlakuan tersebut pun terkejut bukan main hingga membuat tubuh ku seketika menjadi kaku namun aku masih terdiam tak bersuara sedikitpun dan aku juga tak menolak apapun yang pria itu lakukan padaku .

__ADS_1


" Pria itu adalah Simone Antonius " ucap Thomas seketika dengan suara pelan tepat di belakang leher ku


Aku hanya terdiam seraya mendengarkan penuturan pria itu dengan sangat baik .


" Dia adalah orang yang mengurusku saat aku keluar dari penjara , dia juga orang yang mengurusku saat aku berhasil melenyapkan saudara kembarku . Dia adalah pria yang menjadi rumahku dulu , dia pria yang menyembunyikanku dan membentuk ku menjadi seperti sekarang ini . dia membuatku berhenti menangis saat aku membunuh orang yang aku kasihi.. dia adalah— " Ucap Thomas panjang lebar menjeda ucapannya


Kudengar jelas di telinga ku saat Thomas menelan ludahnya dengan kasar sebelum melanjutkan kembali ucapannya yang ia hentikan tadi .


" pria itu adalah ayah angkat ku Hellen , dia adalah orang yang membentukku hingga seperti ini . dia adalah orang yang mengendalikan hidupku sampai seperti ini , dia adalah pria jahat yang bahkan lebih jahat dariku Hellen dan saat ini dia sedang menargetkan mu " ucap Thomas panjang lebar menjelaskan semuanya pada ku tentang orang yang sejak tadi menganggu pikiran ku


Aku yang mendengarnya pun merasa kaget dan bingung , mengapa orang itu menargetkan kan ku memang nya d apa salah ku pada orang itu pikirku


" Tapi kenapa ? " Tanyaku penasaran setelah sekian lama terdiam


Seketika kurasakan pelukan Thomas semakin mengerat pada tubuhku hingga membuat aku merasa sedikit tidak nyaman namun aku tak bisa menolak pria itu .


" Karena dia merasa terancam akan posisinya karena mu Hellen , Dia tau bahwa aku menjadi orang lemah yang bisa tunduk padamu . Dia merasa kau akan merebutku darinya , dan itu benar . Kau berhasil mengambilku dari Simone , Hellen " ucapnya pelan seraya kurasakan wajah Thomas yang bersandar pada curuk leherku hingga kurasakan bibirnya menyentuh lembut kulit leherku


Aku tak menolak dengan apa pun yang di lakukan pria itu di belakang ku saat ini , aku hanya terdiam seraya memikirkan tentang Simone yang entah kenapa aku merasa Simone itu sangat posesif atas diri Thomas . Aku berpikir Apakah benar


Simone hanya ayah angkat untuk thomas .


.


.


.

__ADS_1


MOHON DUKUNGAN NYA YA KAKAK-KAKAK 😇💞


__ADS_2