Doctor Cantik Vs Mafia Tampan

Doctor Cantik Vs Mafia Tampan
Tawanan Seumur Hidup....


__ADS_3

Kini aku terus meremat pelan kedua telapak tanganku yang saling bertautan beberapa kali bahkan aku sampai membasahi bibir bawahku yang sama sekali tidak mengering .


Seharusnya saat ini aku berada di dalam rumah bukan malah duduk meminum segelas kopi hangat bersama Gery seperti ini .


" Kau baru saja kabur dari pengawasan Thomas , Hellen ? " Ucap Gery langsung seolah bisa membaca isi pikiranku


Aku pun mendesah pelan sebelum menganggukkan kepalaku sebagai jawaban atas pertanyaan pria itu .


" Kau terlalu berani Hellen " ucapnya lagi hingga membuat aku semakin merasa sedikit ketakutan


Bahkan Pria itu tidak tertarik dengan gelas kopi yang saat ini ada dihadapan nya karna sejak tadi Gery hanya menatap kearah ku penuh minat .


Saat ini aku dan Gery sedang duduk disebuah Cafe yang letaknya tak jauh dari tempat tinggal Thomas , setelah berhasil membohongi Cody akhirnya aku bisa bertemu dengan Gery .


Awalnya aku dan Gery telah membuat janji untuk bertemu di rumah Thomas hanya saja beberapa penjaga tidak membolehkan siapapun untuk berkunjung termasuk Gery jadilah aku dan pria itu di tempat ini sekarang .


" Aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu , Gery " ucapku tegas seraya menatap kearah Gery yang kini menegakkan pungungnya seolah tertarik dengan pertanyaan yang akan aku ajukan padanya .


Aku pun menarik nafasku dengan pelan dan membuangnya secara perlahan , dengan ragu aku mulai bertanya pada pria itu .


" Apa kau mengenal Tuan Simone ? " Tanyaku langsung seraya menatap kearah Geryang tengah mengerutkan keningnya


" Dia adalah seseorang yang seharusnya tidak perlu kau cari tahu Hellen . Pulanglah , aku tidak ingin kau dihabisi oleh Thomas " Ucapnya memperingatkan ku hingga membuat aku menatap bingung kearah nya


Usai mengucapkan hal itu Gery pun langsung berdiri dari duduknya namun aku segera menahan pergelangan tangan Gery saat pria itu hendak berbalik meninggalkan ku .


" Kau pasti mengenal orang itu Gery , siapa dia sebenarnya ? " Tanyaku lagi yang masih keras kepala


Entah kenapa setelah mendengar nama Mr. Simone itu seperti sangat menganggu pikiran ku sejak tadi .


" Pulanglah , Hellen " suruh nya lagi mengabaikan pertanyaanku namun aku hanya menggeleng pelan


" Beri tahu aku , siapa dia , Gery " ucapku lagi masih tetap ingin tau mengenai Mr . Simone itu


" Kau tidak perlu tahu Hellen , jangan buat keingin tahuanmu itu menjadi penyakit untuk mu . Simone bukanlah orang yang seharusnya kau cari tahu , Hellen " ucapnya dengan wajah yang terlihat sangat serius hingga membuat aku bungkam atas ucapan yang Gery berikan padaku .


Bahkan pegang tanganku pada pergelangan tangan Gery pun kian melemah dan membuat Gery berhasil melepaskan dirinya dariku . tanpa aku cegah Gery pun berjalan pergi meninggalkan aku sendirian di cafe tersebut .

__ADS_1


" Simone bukanlah orang yang seharusnya kau cari tahu " Ucapan Gery yang terus berputar di kepalaku hingga membuat aku semakin ingin tahu siapa Mr. Simone itu sebenarnya , di saat mereka semua menutupinya dariku semakin aku ingin tau sosok tersebut


Kepalaku terus saja memikirkan dugaan-dugaan siapa sebenarnya Mr. Simone itu , apa dia seseorang yang berperan penting dalam hidup Thomas ? , Apa dia seorang polisi ? , Penjahat atau mungkin orang yang sama seperti Thomas ? .


Pikiran ku kini kian larut dalam pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam benak ku saat ini tentang sosok pria yang bernama Simone itu .


Seketika aku tersentak kaget di tengah lamunanku saat seseorang menarik lenganku secara paksa dan tiba-tiba , ucapan protes yang ingin aku ucapkan seketika terbungkam dengan sendirinya saat mengetahui sosok yang menarik lenganku saat ini .


" Bagian mana yang tidak kau mengerti dari ucapan ku untuk tetap berada dalam pengawasanku dan tidak beranjak kemanapun , Hellen " ucap Thomas dengan wajah marah dan suara yang sangat mengerikan di telinga ku


aku meringis menahan sakit saat Thomas mencengkram lenganku begitu kuat , bahkan pria itu menariku keluar seperti seseorang yang sedang melakukan kejahatan tanpa perduli dengan ringisan kesakitan ku .


" Sakit " Ucapku lirih dan pelan berusaha mendapatkan simpati dari pria itu namun hasilnya nihil


Thomas bahkan melemparkan tubuhku kearah pintu mobil yang masih tertutup hingga membuat punggungku menghantam pintu mobil tersebut .


" Thom— " aku kembali menghentikan ucapanku saat melihat wajah Thomas yang seketika terlihat tenang


Entah kenapa ketenangan Thomas adalah hal yang paling menakutkan yang pernah kulihat ketimbang kemarahannya . Kulihat Thomas menatapku datar tanpa bersuara sedikitpun .


" Jangan membuatku khawatir Hellen " ucapnya dengan nada suara yang kini terdengar lebih tenang di telinga ku namun matanya masih tetap tertutup


" Ak— "


" Rasanya aku hampir mau mati saat mendengarkan kabar bahwa kau menghilang , Hellen " Sambung nya lembut memotong ucapan ku seraya membuka matanya dan menatap ku dengan tatapan sendu nya


Kulihat Thomas menatap ku dengan tatapan sendu namun jelas sekali terlihat ke khawatiran di wajah dan tatapan pria itu hingga membuat ku seketika merasa bersalah pada pria itu .


" Kali ini berjanjilah padaku Hellen , untuk tidak pergi kemanapun tanpa pengawasan dan persetujuan dariku . Bisakah kau berjanji padaku , Hellen ? " Ucapnya lagi bertanya padaku


" Thomas ..." Panggilku pelan seraya menatap kearah pria itu dengan tatapan bersalah


" Maafkan aku , aku tidak bermaksud untuk kabur dari penjagaan mu Thom , aku ... aku hanya ingin mengetahui sesuatu dan saat aku bertanya tidak ada siapapun yang menjawabnya " sambunyku panjang lebar dengan suara takut-takut


Aku menghentikan sejenak ucapan ku seraya berpikir apakah aku harus mengatakan pada Thomas tentang keingin tahuan ku tentang sosok Tuan Simone pikirku .


" Hellen ... " Panggil Thomas membuyarkan lamunanku

__ADS_1


" Jika yang ingin kau ketahui adalah Mr . Simone , aku tidak akan memberitahukan itu kepadamu bahkan siapapun tidak aku beritahu . Karena , kau tidak perlu tau siapa Simone itu , Dia ha—"


" Kenapa ? . Jika kau memang berniat untuk menikahi ku dan menjalin sesuatu yang serius denganku seharusnya kau berbagi semua hal tentangmu padaku Thomas namun kenyataannya aku tidak mengetahui apapun tentangmu . Aku seperti orang idiot yang tidak tau apapun tentangmu , Aku hanya ingin mengetahui setidaknya sedikit saja tentangmu , Thomas " ucapku panjang lebar memotong ucapannya dengan emosi yang sedikit meluap seraya menatap kearah pria itu


" Hellen , kau tidak perlu— "


" Aku mengerti , aku sangat mengerti Thomas . Mulai saat ini urus saja urusanmu sendiri dan lupakan tentang ajakan mu tempo lalu karena aku pikir kita tidak akan berhasil , maksudku kita tidak akan berhasil dalam menjalani hubungan pernikahan " Ucapku lagi dan lagi memotong ucapan yang keluar dari mulut pria itu


Sejujurnya aku merasa bingung pada diriku saat ini , Entah kenapa aku menjadi sangat emosi pada pria itu namun aku masih bisa sedikit mengontrol suaraku dengan baik di hadapan pria itu .


Aku menatap kearah Thomas yang kini sudah sepenuhnya terlihat sangat marah dan tak senang dengan penolakan ku atau ucapan ku , namun aku tidak perduli aku hanya mengeluarkan emosi yang mengganjal dalam hati dan pikiran ku saat ini .


Tanpa rasa bersalah dan takut aku pun langsung membuka pintu mobil yang ada dibelakang ku namun dengan kecepatan kilat Thomas langsung menutup kembali pintu tersebut .


" Apa kau akan meninggalkanku ? " Tanyanya dengan suara tertahankan seraya menatap ku dengan tatapan penuh amarah


Aku kembali menatap kearah pria itu dan menatap nya dengan tatapan menyedihkan seraya tersenyum simpul kearahnya .


" Aku tau benar seperti apa dirimu Thomas , sebesar apapun aku berusaha untuk pergi darimu aku tidak akan pernah mampu . Karena aku sangat sadar bahwa statusku disini adalah tahanan mu seumur hidup " ucapku lantang tepat di depan wajah pria itu


Aku sangat sadar akan perubahan sikap Thomas setelah aku mengucapkan hal itu dengan lantang namun aku tak mau perduli , aku pun segera masuk kedalam mobil dan mendudukkan bokong ku kursi menumpang .


Aku masih terdiam mencoba untuk tenang dan mengendalikan emosiku yang entah kenapa meluap begitu saja saat ini . Entah kenapa hal-hal yang Thomas sembunyikan membuat aku sedikit marah aku merasa seperti orang bodoh yang tidak tau apapun tentang pria itu .


" Aku hanya ingin tahu setidaknya sedikit mengenai kehidupan mu , Thomas " ucap ku dalam hati


Setelah merasa sedikit tentang tiba-tiba air mataku menetes dengan sendirinya , Entah kenapa rasanya sangat sakit di bagian dadaku saat ini .


Aku merasa , aku sangat tidak begitu penting di mata pria itu sehingga ia menyimpan begitu rapat semua rahasia-rahasia nya dari ku .


aku hanya merasa ini tidak adil pasalnya pria itu tau semua tentang diriku bahkan tentang kisah ku dengan Rey sedangkan aku tidak tahu sama sekali tentang kehidupannya .


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2