Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
Message whatsapp misterius


__ADS_3

Hari ini aku benar2 sibuk sekali, banyak nya pasien yang datang dipoli anak membuatku sedikit miris. ternyata masih banyak sekali anak anak yang jatuh sakit dengan berbagai macam keluhan. semoga dengan ada nya diriku sebagai lantaran tangan allah swt, dapat menyembuhkan mereka.


Setelah memeriksa beberapa pasien di poli anak. aku melanjutkan berjalan menuju ruang inap anak anak, dan masuk ke ruang jaga perawat. disana kulihat perawat sedang menyiapkan beberapa map kasus yang akan diinformasikan padaku. lalu aku mengajaknya untuk segera berkeliling.


Usai aku berkeliling, aku kembali keruang jaga perawat seperti biasa untuk menentukan obat yang akan kuberikan kepada pasien mungilku. setelah ku tulis semua resep obat, ku berikan pada perawat agar diberikan kepada orang tua pasien untuk ditebus di apotek didalam rumah sakit.


Aku masih terduduk di ruangan ini, menyadarkan punggung dan kepalaku pada sandaran kursi. sekilas bayangan zaskia yang bersimpuh dan memintaku menjadi bundanya terlintas. ku geleng2kan kepalaku tanda aku tak ingin terlalu memikirkannya. ku ambil smartphone dari dalam saku sneliku, lalu kubuka aplikasi whatsapp. banyak sekali pesan dari teman sejawat beda rumah sakit menanyakan kabarku, lalu ada pesan mama, papa dan aku lihat ditengah2 pesan chat yang mereka kirimkan padaku ada nomor baru yang juga mengirimi ku pesan.


" nomor siapa ini?? " aku bergumam sendiri.


Aku penasaran lalu ku buka pesan chat tersebut, sambil menerka2 nomor siapakah itu


+62082768xxx


assalamualaikum, hai. apa lagi sibuk hari ini? apa semalam tidurmu nyenyak?? apakah lusa kamu ada waktu, aku ingin mengajakmu bertemu " begitu isi pesannya.


" eh siapa ini, mengajakku bertemu? lusa ?? apa kita kenal ?? kok foto profile nya gambar kartun doraemon sih " aku tertawa dan masih berfikir. ketika tak menemukan siapa itu, aku membalas pesan ini.


balasku pada yang empunya nomor..


waalaikumsalam, maaf ini siapa ya? apa saya kenal dengan anda?? " tulisku.


Tak berselang lama, ku lihat dilayar ponselku nomor baru itu sedang mengetik.


ting.. tanda ada pesan whatsaap masuk

__ADS_1


+62082768xxx


Aku teman mu, teman yang ingin dekat menjalin tali silahturahmi denganmu. atau haruskah hari ini kita bertemu? "


Maaf tapi temanku banyak, apa anda teman sejawat dikedokteran? " balasku.


+62082768xxx


Bukan, aku adalah temanmu yang insya allah membawamu menuju jannah


Aku mengeryitkan alisku, lalu ku balas lagi pesan nya.


Teman menuju jannah? jannah, surganya allah swt atau jannah mana nih " ketikku iseng.


+62082768xxx


" wah, siapa yaa orang ini. to the point sekali. aneh " batinku. dan aku pun tak membalas pesannya lagi. biarlah mungkin hanya sebatas orang iseng aku tak mau lagi meladeni pesan misterius ini.


Ku masukan lagi ponselku kedalam saku sneliku, dan meraih tasku yang terduduk manis diatas meja ruang perawat. dan berpamitan pada beberapa perawat yang jaga untuk pulang karena jam menunjukan pukul 16.12 wib sore hari.


" Aku pulang duluan ya mbak, terima kasih untuk hari ini " ku bagikan jempolku untuk mereka.


" Iya dok, hati2 dijalan. semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan " jawab salah satu dari mereka.


Aku lambaikan tanganku pada mereka, lalu ku tinggalkan ruangan itu menuju pintu utama rumah sakit. ditengah2 koridor rumah sakit, ponselku berdering. ku ambil ponselku disaku sneliku, lalu ku lihat layar ponselku.

__ADS_1


" Nomor baru ?? sepertinya aku baru lihat nomor itu. masak iya nomor yang wa aku tadi ?? " pikirku.


Tak banyak berfikir lagi, ku geser keatas lingkaran hijau di layar ponselku.


" iyaaa, assalamualaikum. siapa ya?? " tanyaku.


" waalaikumsalam, aku temanmu. kenapa pesanku tidak dibalas dok? apakah sedang sibuk? " tanya si penelepon itu.


" maaf teman yang mana ya?? jangan bilang teman menuju jannah karena saya tidak ada waktu untuk meladeni orang yang iseng menelponku " jawabku sedikit emosi dan melanjutkan berjalan.


" kenapa gak langsung to the point aja sih, ngaku siapa gitu kek. bikin penasaran aja " batinku.


" kan aku sudah bilang aku temanmu yang ingin bersilahturahmi denganmu. teman yang ingin dekat dan membawamu menuju jannahnya allah swt. aku ibrahim, aku meminta anakku untuk memberikan nomor ponselmu padaku. bagaimana apakah ada waktu hari ini?? atau lusa ?? bisakah kita bertemu?? " akhirnya dia mengaku juga.


"oh ya allah, pak baim. maaf pak saya enggak tau kalau ini nomor bapak. abis lucu profile whatsappnya doraemon. laki2 dewasa seperti bapak masih suka liat kartun?? aku bingung aja soalnya aku enggak ngerasa berteman dengan doraemon " aku tertawa tanpa bersuara sambil melangkahkan kakiku keluar rumah sakit.


" hahahaha iyaa. yaudah kirim fotomu dok. agar aku bisa mengganti profile WhatsAppku !! " dia tertawa.


" pak baim ini bisa aja. insya allah aku usahakan lusa ya pak. kalau sekarang maaf gak bisa. ini baru keluar dari rumah sakit, mau pulang " jelasku


" apa mau aku jemput ?? " dia menawarkan.


" ah tidak usah pak, terima kasih. ini sudah di dalam mobil " aku gugup padahal naik kedalam mobilpun belum. aku takut dia benar2 menjemputku, bukan karena apa tapi karena ini hal yang akan menjadi pertama dalam hidupku.


" bisa rame nih rumah sakit kalau tau aku dijemput laki laki seperti pak baim " batinku lagi.

__ADS_1


" baiklah, hati2 dijalan ya dok " dia menutup teleponnya. alhamdulilah ternyata dia bukan laki laki egois memaksa kehendak pada wanita yang baru dikenalnya.


Aku memasukkan ponsel kedalam tasku, lalu naik kedalam mobil. kupasang safety belt dan kulajukan mobil memecah kemacetan jalanan kotaku.


__ADS_2