Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
Jalan Jalan II


__ADS_3

Mas baim masih menggenggam tanganku. didalam mobil yang ramai ini, aku merasa sendiri. sendiri meratapi masa laluku. hal yang ingin ku sembunyikan dari siapapun kini aku yakini akan kembali mengusikku.


" ini efek kelelahan kali mas, adek gak papa kok " yakinku padanya.


" ya sudah, semoga dengan kita pergi jalan jalan ini. bisa mengobati sedikit lelahmu.. " mas baim mencium punggung tanganku.


" iyaaa mas "


" oiyaa nak, nanti bunda jangan diajak muter lama lama ya. kan bunda kasian baru pulang kerja belum istirahat.. "


" aku enggak papa mas, adek sehat. insya allah bisa nemenin zaskia muter muter.. ya kan sayang, kamu tenang aja. kamu gak percaya sama aku mas?? "


" tuh dad.. bunda gak papa kok.. "


" iyaaa tapi beneran.. jangan sampai bunda dan kamu kecapekan.. kalian belum istirahat sama sekali.. "


" iyaaa yaaa dad, beresssss "


dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju salah satu mall terbesar dikota ini.


*******


MALL ROYAL PLAZA


Royal Plaza adalah pusat perbelanjaan di Surabaya, tepatnya berlokasi di Jalan Ahmad Yani 16-18 Surabaya, Jawa Timur. Royal Plaza Surabaya merupakan daya tarik tersendiri di Surabaya Selatan yang terkenal dengan jumlah penduduk terpadat di Surabaya. Di sisi lain, lokasi mall tersebut tepat berada di pusat jantung Kota Surabaya yang mudah diakses dari segala penjuru kota, baik dengan menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.


Royal Plaza ini berada dipinggir jalan utama menuju Kota Surabaya. Dari Terminal Bungurasih bisa ditempuh dengan naik bus kota yang menuju ke arah Terminal Joyoboyo. Semua jalur bus yang masuk Kota Surabaya dipastikan melewati Royal Plaza.

__ADS_1


" jadi kalian ngajak pergi, mau ke mall ini ?? " tanya faisal dengan fokusnya yang melihat kanan kiri.


" lah.. nanti diajak main billyard kamu juga gak fokus. udah kita disini aja, ngadem sambil manas " dokter ridho yang terkenal ceplas ceplos diantara ketiga temannya masih kekeh membanting pikiran faisal.


" udahlah sal, turutin aja ridho. dia yang paling muda diantara kita, jadi kita manut aja dibawak kemana. asal tidak dibawa ke neraka " dokter agus menepuk pundak faisal, ketiganya masuk di salah satu toko yang menjual berbagai jenis sepatu laki laki.


" lagian kenapa kalian ngajak pergi sih.. tuh, rumah sakit membutuhkan kalian. apa kalian gak punya pasien yang harus di urus ? " faisal melihat sepatu didepannya.


" lah ini kan kami sedang mengurus pasien.. kasian pasien exclusive kita mengidap penyakit dalam, jadi kita sebagai dokter di bidang penyakit dalam merasa prihatin akan keadaanya.. " dokter ridho sibuk mencoba sepatu.


" maksudmu aku? wah... sialan kalian " dan kedua temannya kompak tertawa diatas penderitaannya.


" yaudah kali sal, ambil aja satu sepatu. biar ridho yang bayar, itung itung obat buat kamu.. " dokter agus, menyenggol lengan faisal dan melihat ke arah ridho.


" wah.. wah pelanggaran kalian.. tidak. pakai uang kalian sendiri.. apaan?! "


" jangan yang puluhan juta gaesss.. "


" bodoh amat " dengan tertawa terbahak bahak mereka berdua benar benar meninggalkan dokter ridho dengan kecemasan dihati akan nasib keuangannya.


Setelah mereka sibuk memilih dan memilah, akhirnya masing masing mendapatkan sepatu sesuai dengan keinginannya. mereka membawanya ke kasir.


" ini mbak.. " masing masing menyerahkan sepatu yang telah dipilihnya.


" baik sebentar ya pak.. ini Under Armour Spawn Low ukuran 41-2 sama Puma Breaker Leather ukuran 42-1 "


" ya mbak.. " jawab dokter ridho singkat, lalu mbak mbak kasir itu men scan pada komputernya.

__ADS_1


" totalnya tujuh juta lima ratus tujuh puluh pak.. tunai apa pakai kartu, debit atau kredit?? "


" wah.. kalian bener bener... sialan " dokter ridho melirik faisal dan dokter agus dengan tatapan mata yang tidak bisa diartikan, keduanya kompak tertawa melihat wajah temannya. si empunya wajah, mengeluarkan sebuah ATM dari dompetnya dan diberikan pada mbak kasir.


" pakai debit mbak.. ini " dokter ridho melihat kepergiannya temannya, dengan rasa kesal.


" pin nya pak, silahkan "


" oh iyaaaa "


Dokter ridho sibuk memencet beberapa angka pada Mesin EDC (Electronic Data Capture) lalu mengembalikan atm ke dalam dompetnya yang sudah diserahkan mbak kasir padanya lagi.


" baik.. sudah pak.. ini belajaannya. terima kasih .. "


" makasih mbak " dokter ridho mengambil belajaannya, dan menghampiri kedua temannya.


" sialan kamuu yah.. "


" sabar, masih tujuh juta aja. kamu masih mending kita cuma habiskan uangmu segitu itupun termasuk sepatumu.. anak sholeh itu rezekinya tambah mengalir deras bro.. "


" Halahhh.. gayamuu.. nih.. bawak punya kalian sendiri2.. " dokter ridho menyerahkan paperbag berisikan sepatu kepada dokter agus dan faisal. namun..


" kita kan sudah berumur dho, kamu aja yang bawak.. ayo sal " mereka bangkit dari duduknya dan kembali berjalan meninggalkan dokter ridho yang masih melongo dibelakangnya.


" sialann kalian.. emangnya aku ini apa ? nasib nasib .. " dokter ridho mengelus dadanya yang tidak sakit, dan menyusul kedua temannya meninggalkan toko.


Mereka berjalan beriringan, ketiganya sudah memutuskan untuk makan dan ngopi dulu di salah satu restoran uang berada didalam mall ini.

__ADS_1


" tunggu dulu... " faisal tiba tiba menghentikan langkahnya, kala dia sudah melewati toko buku yang juga menjual peralatan sekolah. kedua temannya pun ikut menghentikan langkahnya, dan memperhatikan faisal yang menghentikan langkahnya secara mendadak itu.


__ADS_2