Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
Tujuan


__ADS_3

4hari Kemudian, Apartemen


Faisal membaringkan tubuhnya diatas sofa dan mensejajarkan kakinya diatas meja. dia memandang langit langit apartemen nya, pikirannya menerawang kesana kemari membayangkan sosok wajah yang selalu ada di matanya.


TENTANG KAMU


Wajahmu selalu terbayang dibenakku


Ketika menatap matamu yang indah


Getaran cinta itu mulai merambah


Mendengar suaramu yang merdu


Membuat hatiku terasa syahdu


Hati ini rasanya ingin memilikimu seutuhnya


Tak sanggup aku memendam rasa ini padamu


Rasanya aku ingin menjadi bagian terpenting dalam hidupmu


Kaulah orang terkasih yang kini ada didalam hidupku


Kaulah pujaan qhatiku


Saatku sebut namamu


Seakan-akan hatiku tidak ingin lepas darimu


Kehadiranmu membuat hidupku lebih indah


Senyumanmu seolah-olah melelehkan kebekuan hatiku


Semua akan terasa manis bila melihatmu


Ini tentang kamu…


Kamu yang selalu membuatku berharap


Namun, entah sampai kapan lagi aku harus terus berharap akan dirimu?


kenyataan nya cintamu bukan untukku lagi


Ponselnya yang tergeletak diatas meja tidak jauh dari tempatnya bersandar, berdering membuyarkan lamunannya. faisal bangkit dan mengambil ponselnya tersebut dan melihatnya..


" ada apa dia menelfonku?? "


" halooo.. iyaaaa.. "


" kamu itu didalam sana apa gak bosen.. main ke klinik sini.. sudah 4hari sejak kepulanganmu dari rumah sakit kamu hilang gak ada kabarnya. kamu gak ada rencana bunuh diri lagi kan?? " ternyata dokter ridho lah yang menghubunginya, takut kalau kalau temannya itu berbuat hal yang tak di inginkannya lagi.


" gak lah.. masih nunggu waktu lagi. mana ada rencana bunuh diri dalam waktu secepat ini kalau yang pertama gagal.. "

__ADS_1


" gila kamu.. bener bener kamu harus ke pskiater lagi sal.. otakmu sudah putus itu sambungannya.. "


" apa katamu aja lah.. "


" yasudah 15 menit lagi aku sampai ke apartemen.. agus sudah di jalan "


" agus kemana?? "


" jemput dokter anita? "


" maksudnya ?? "


" aku dengar kamu mau makan malam sama dia? bagus donkk ada harapan kamu sembuh.."


" kapan?? "


" jangan pura pura amnesia. kamu sendiri yang mengiyakan dan kita rasa sekarang lah waktunya.. "


" kenapa kalian yang antusias? " faisal sangat mengerti akan perhatian teman temannya namun dia masih tidak bisa membuka hatinya.


" ini waktunya kamu coba bangkit dari keterpurukanmu.. udah lama sal. coba aja dulu membuka hatimu.. yang kamu lakukan itu sudah benar dengan mengiyakan usulan agus untuk makan malam sebagai rasa terima kasihmu "


" gitu?? "


" iyaaa.. ayolah sal.. "


" ayo kemana?? "


" ayoooo.. kamu berusaha "


" kamu masih tanya lagi?? "


" sebentar lagi aku sampai apartemen kamu harus sudah siap.. "


tut tut.. sambungan telfon terputus.


" yaudahlah.. apa salahnya ? " faisal bangkit berdiri dan meninggalkan ponselnya di atas kursi yang telah dia duduki.


" kok perasaanku gak enak tapi ya.. " faisal memukul dadanya sekali, dan mengelusnya beberapa kali.


*********


Malam ini aku baru saja menuntaskan tugas jaga IGD ku. ketika hendak pulang, ponselku bergetar menandakan ada panggilan masuk.


" siapa ya ? " batinku. aku merogoh tas ransel favoritku. dan menemukan hapeku di antara tumpukan buku dan yang lain diantaranya.


Aku melihat tajam layar ponselku, disana tertera nomor tak dikenal memanggilku berulang kali. jelas saja aku tak mendengar panggilan itu karena ponsel selalu ku senyapkan nadanya, ketika dirumah sakit aku hanya memberinya getar.


.


" haloo iyaaa.. assalamualaikum? "


" anita.. dokter anita?? " terdengar suara halus dikejauhan sana.

__ADS_1


" iyaaa benar.. maaf anda siapa ya? "


" saya dokter agus.. maaf saya mengambil nomor telfon anda dari ponsel dokter faisal.. dokter anita lagi apa? apa sedang tidak bertugas malam ini? " tanya dokter agus.


" saya akan pulang, baru saja selesai jam tugas saya. ada apa ya dok? sepertinya anda sedang terburu buru "


" betul sekali.. saya sedang menuju ke rumah sakit tempat anda bertugas. bisa kita bertemu?? "


" bertemu??? untukkk.... ?? "


" maksud saya.. bisa anda meluangkan waktu bertemu dengan faisal.. dokter faisal .. ?? "


" dokter faisal?? ada apa dengannya.. jika aku harus bertemu dengannya kenapa dokter agus yang menelfon saya.. ?? "


" nanti saya jelaskan kalau saya sampai.. sekarang, saya minta tolong dokter anita tunggu saya.. 10menit lagi saya sampai.. "


" oke baiklah.. saya tunggu.. " tak ku sadari dokter agus mematikan sambungan telfon nya.


" ada apa yah.. apa laki laki itu mencoba bunuh diri lagi? " pikirku. kulangkahkan kakiku menembus lorong rumah sakit, dengan rasa penasaran.


Tepat 11menit aku menunggu di depan rumah sakit, laki laki berperawakan tinggi besar berkacamata dan memakai kemeja putih menghampiriku.


" dokter anita.. maaf membuatmu menunggu lama .. "


" tidak apaa apa dok.. oh ya langsung saja.. ada apa ya.. anda menelfon saya.. apa dokter faisal melakukan hal seperti kemarin.. percobaan bunuh diri?? " tanyaku menyelidik.


" tidak.. saya hanya ingin anda makan malam sama dia. malam ini.. ? "


" maksud dokter?? "


" dokter anita masih ingat, waktu di ruang inap. dokter mengiiyakan usulan saya untuk dokter faisal berterima kasih pada anda..?? "


" iyaaa kebetulan masih ingat jelas dok.. " jawabku dengan tersenyum.


" saya ingin dia berterima kasih malam ini juga pada anda.. "


" tidak harus secepat ini dok.. saya sudah menerima semua rasa terima kasihnya.. "


" sebenarnya ada hal yang lain.. yang saya dan dokter ridho harap dari anda?? "


" maaf.. maksud dokter.. saya tidak paham .. ?? "


" saya dan dokter ridho.. telah berdiskusi.. menimbang serta sudah memikirkan ini semua. bisakah dokter anita membantu saya dan dokter ridho menyembuhkan luka dokter faisal..?? "


" luka?? apa masih ada luka selain tangannya waktu itu... saya sudah memeriksanya dengan teliti., hanya pergelangan tangannya saja yang terluka dok.. "


" bukan luka dipergelangan tangannya.. tapi luka dihatinya.. ! "


" maksud dokter.. ? "


" bisakah dokter anita menjadi pengganti dokter anggie dihatinya ?? "


Duuarrrrrrr...

__ADS_1


Seketika hujan jatuh begitu saja diantara kami. dengan kilat dan petir yang menyambar malam dengan rintihannya. padahal cuaca tadi nampak cerah saja, walau gelap sudah menyelimuti langit. namun kerlip bintang masih terlihat disana.


__ADS_2