Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
Bertemu Calon Mertua III


__ADS_3

Ku buka pintu utama, dan betapa kagetnya aku ternyata disana berdiri zaskia yang tersenyum padaku..


" assalamulaikum bunda " dia menghambur memelukku. aku mengusap kepalanya lalu mencium keningnya.


Sungguh aku terlihat seperti ibu kandungnya bukan, padahal aku masih CALON ibunya hahaha.


Aku melihat sekeliling, disana ada mobil mas baim. lalu kemana dia.. kok hanya zaskia yang berdiri didepanku.


" waalaikumsalam.. daddy mu kemana sayang, kok kamu sendirian ?? " tanyaku.


" daddy pamit ke pos jaga satpam bunda, mau ngasih martabak dan roti yang kita beli diperjalanan tadi. itu daddy.. " zaskia menjawab dan menunjuk ke arah mas baim yang sudah keluar dari pos jaga satpam rumahku.


" assalamualaikum bundanya zaskia, lagi ngapain disini? nungguin daddy ya?? " dia menggoda dan melirikku. aku malu.


" duh jantung ini.. kenapa tak bisa dikondisikan !! " batinku.


" waalaikumsalam mas, yuk masuk sayang, mas.. ngobrol di dalam. maaf yaa sayang rumah bunda kecil " aku tersenyum kearah zaskia dan meraih tangannya. ku rangkul dia agar mensejajari langkahku memasuki rumah. mas baim hanya tersenyum ke arahku, kulihat dia sibuk membawa beberapa paperbag, mungkin itu buah tangan untuk kami.


" duduk sayang, mas.. tak panggilkan dulu mama sama papaku. sebentar yaa.. " ketika aku hendak melangkahkan kaki meninggalkan ruang tamu. tangan mas baim mencegahku


" kok zaskia aja yang dipanggil sayang, lah aku??? " tanyanya. aku hanya tersenyum dan melepas tangannya berlalu masuk kedala. dia tidak tau, kata2nya yang seperti itu mampu menghunus jantungku.ah iya lebih tepatnya malu. Aku meninggalkannya di ruang tamu bersama zaskia. dan menuju ruang keluarga, terlihat mama dan papa asyik menonton televisi.

__ADS_1


" siapa dek? apa itu tamu spesial kita hari ini??? " papa menggodaku.


" semoga calon mantu kita ya paa " mama turut menggodaku seakan2 aku mainan baru untuk mereka ketika pipiku bersemu merah.


" iya pah.. diluar ada mas baim dan juga.. " aku menghentikan ucapanku.


" siapa sayang.. ?? " mama menelisik.


" mas baim sama anaknya ma " jawabku.


Mama dan papa, bersamaan beranjak dari tempat duduk mereka, dan salah satu diantaranya mematikan televisi yang host nya tengah asik menyiarkan beberapa gosip selebriti terkenal di ibukota.


" yaudah dek, buruan buatin minuman. jangan lama lama ya.. mama dan papa mau nyapa dulu calon mantu " mama tersenyum padaku lalu mengikuti papa dibelakang.


--------------------+++++++++++++--------------------


Diruang tamu


" assalamualaikum, lama ya nunggunya. maaf ya om dan tante lagi diruang keluarga liat tv " papanya menyapa.


" gak papa om, perkenalkan nama saya baim dan ini anak saya zaskia " aku dan anakku mencium tangan mereka.

__ADS_1


" aku zaskia oma "


" manisnya putrimu, kelas berapa sayang?? "


" aku SMP oma, SMP TUNAS BUANA "


Kulihat dia membawakan beberapa minum dan camilan dibantu art nya.


" silahkan mas, sayang.. diminum " aku tersenyum padanya. dia duduk diantara zaskia dan mamanya.


" jauh ya nak, perjalanannya. apa tadi dijalan macet ?? " tanya papaku.


" alhamdulilah lancar om, sepertinya allah membuka jalan saya kesini "


" silahkan di minum dulu nak baim " papa dan mamanya terlihat orang yang baik, bahkan kepadaku dan zaskia. mereka ramah sekali. mungkin sifat inilah yang diturunkan langsung pada anaknya. aku melirik dia yang tengah menggenggam tangan zaskia. dan mulai meminum secangkir kopi yang dibuatkan olehnya.


" nak baim ini bekerja dimana?? " tanya papanya padaku.


" saya bekerja di prasetyo corp om, apakah om tau?? saya salah satu karyawan disana " jawabku.


" prasetyo corporation?? sepertinya om pernah mendengar.. alhamdulilah kalau nak baim bekerja setidaknya mampu mencukupi keluarga "

__ADS_1


Sepertinya keluarga ini tidak tau aku siapa, alhamdulilah mereka menerimaku tanpa tau siapa aku.


__ADS_2