Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
Pagi Yang Indah Nan Syahdu


__ADS_3

Malam berlalu, berganti shubuh. suara adzan berkumandang dari smartphone kesayanganku.


Remang cahaya lampu, membuatku enggan membuka mata.


" ah nyamannya tidurku.. "


Aku membalikkan tubuhku, menghadap suamiku yang masih tertidur. wajahnya teduh, di tepi pipi dan janggutnya terdapat brewok tipis. hal itu semakin membuatnya tampan, bibirnya yang kala itu pernah ku rasakan, membuatku ingin menyentuhnya.


Ku usapkan jari telunjukku pada bibirnya, dengan mata terpejam aku mencoba merasakan kembali ciuman lembutnya waktu itu. aku malu, tapi aku menginginkannya lagi. ketika di ciumnya bibir ini, aku merasakan getaran seperti adanya gelombang dalam aliran darahku. ada rasa nikmat, dan ketenangan dalam hatiku. memang benar, bahwa seperti yang tertera dalam ayat alquran Surat Ar-Rahman Ayat 13


فَبِأَىِّ ءَالَآءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ


Arab-Latin: Fa bi ayyi ālā i rabbikumā tukażżibān


“ Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan? "


Aku bangkit dari tidur, ku ikat keatas rambut panjangku. aku menatapnya lagi, lalu mencium kening dan pipinya yang ditumbuhi brewok tipis itu.


" bahagia terus suamiku sayang " mas baim tak bergerak sedikitpun. baguslah, jika dia bergerak aku akan malu sekali mencuri2 cium halal suamiku.


Aku meraih smartphone yang berada di atas nakas disamping lampu tidur. jam menujukkan pukul 4.20 wib.


" mas, sayangg bangun sudah adzan shubuh. cuci muka dan sholat gih?? " aku mengoyang2kan tubuh kesayanganku. sejenak, dia mengeliatkan tubuhnya. matanya sedikit demi sedikit terbuka..


" pagi sayang, kok sudah bangun duluan?? "


" he.emm.. selamat pagi. lekas bangun yah.. sholat shubuh dulu.. adek akan kedapur masak untuk sarapan.. okay " mas baim menatapku, lalu..


" dek.. mas sepertinya mimpi deh.. bibirku seperti ada yang menyentuh.. trus mas juga merasa ada yang cium kening dan pipi mas.. tapi siapa ya?? " aku gugup, jantungku berdebar2, dan sedikit menahan senyum..


" masak sih mas ?? semalam tidurnya baca doa nggak.. jangan2 lupa yaa... " elakku.


" tapi mimpi kok kayak nyata yaa dek.. ?? "


" udah udah, sana bangun. cuci wajahnya biar gak kepikiran siapa yang nyium dan nyentuh bibir kamu.. bikin aku cemburu aja " godaku padanya.


" kamu cemburu dek? mimpi aja dicemburuin.. kamu sih, masak udah 2hari nikah gak inisiatif cium mas. halal ini dek.. " tunjuknya pada bibir dan tubuhnya.


Aku hanya tersenyum mendengarnya, dia yakin sekali bahwa itu mimpi padahal itu benar2 terjadi karena aku pelakunya..

__ADS_1


" yasudah sana bangun, nanti setelah masak. adek bangkitin inisiatif buat cium mas duluan.. " aku tertawa.


Dia seketika bangkit dari tidurnya


" beneran ya dek , janji ?? "


" ih mas ini, bikin adek janji terusss.. gak mau ah.. nanti kalau gak aku lakuin dosa mas.. " aku geleng2kan kepalaku.


" yaudah sekarang aja inisiatifnya ! "


" gak mauuuuu ah.. hahaha " aku tertawa, lalu bangkit setengah berjongkok membangunkan anak cantik kesayanganku. mas baim, memelukku dari belakang, aku kaget dibuatnya


" malu ih mas, jangan kek gini.. nanti zaskia liat "


" yang liat anak sendiri juga dek.. "


" yaudah, kareppmu wis mas " aku membiarkannya memeluk dan membelai rambutku.


" sayang.. cantik.. bangun nak.. sudah shubuh.. " aku menggoyang2kan tubuh zaskia. dia masih tak bergerak, kucoba sekali lagi membangunkannya.


" adek.. sayang bangun donk.. nanti kesiangan shubuhnya habis " dan berhasil, digoyangan kedua zaskia bergerak dan mengeliatkan tubuhnya.


" iyaaaa bundaaa, masih ngantuk.. "


" ih daddy.. kenapa daddy seperti cicak sih.. nempel gitu sama bunda. yang anaknya kan aku dad.. " zaskia berteriak dan iku memelukku, membuatku dan mas baim refleks kaget. aku bagaikan tiang listrik , dipeluk oleh manusia di dua sisi depan dan belakang.


" tuh.. mas sih " aku tertawa melihat kelakuan dua mahluk kesayanganku ini.


" udah yuk, nanti lagi kita pelukan lagi. nanti shubuhnya habis.. udah setengah lima loh ini.. bunda juga mau siapin sarapan buat kamu sama daddy.. " mereka masih enggan melepasku.


" yaudah, kalau gak mau lepas bunda gak akan mau tidur sama kalian lagi !! mending bunda tidur sendiri.. "


" ah bundaaaa.. kan aku seneng punya ibu baru "


" aku kan juga seneng punya istri lagi "


" ih kalian ini.. " mereka kompak sekali membuatku gemas.


" okay.. bunda kasih waktu 5menit, habis itu bangun.. " mereka tak menjawab, hanya pelukan erat yang mereka berikan padaku.

__ADS_1


" sembuhkan lah hati keduanya ya allah.. " batinku. aku mengusap2 punggung anakku dengan tangan kanan. sedangkan tangan kiriku, berada di bawah menggenggam tangan lelakiku.


Aku melirik jam yang menempel di dinding, 5menit telah berlalu..


" yuk.. tuh udah 5menit. sekarang bangun.. " kakiku sedikit kram karena setengah berdiri terlalu lama. mereka kompak, bangun dan berdiri. aku juga ikut berdiri.. mereka sekali lagi kompak mencium pipiku dan berlalu ke kamar mandi. aku geleng2kan kepalaku dan pergi meninggalkan kamar.


Aku menghidupkan semua lampu, karena aku yakin semalam mas baim mematikannya. aku berjalan menuju dapur, namun sebelum sampai kesana ku belokkan tubuhku ke kamar mandi untuk mencuci muka dan gosok gigi. setelahnya, ku langkahkan kakiku kembali menuju dapur tepat di depan meja makan ku hentikan langkahku. ku ambil gelas dan mengisinya dengan air putih, lalu meminumnya tandas. ini ritual pagiku setelah bangun tidur, agar kulit dan tubuhku tetap terjaga kesehatannya.


Aku kembali melangkahkan kaki menuju dapur, dan yang pertama ku tuju adalah kulkas. disana ada beberapa bahan makanan yang sudah di siapkan mbak arumi. aku mengambil beberapa, dan mengeluarkannya. rumah ini benar2 memukau, tidak hanya ruang tamu, ruang keluarga, kamar, meja makan bahkan dapurpun desainnya sangat mewah. kitchenset yang tertata rapi, lengkap, serta beberapa furnitur canggih untuk membantu pekerjaan rumah tangga dengan cepat dan praktis ada di disini. istimewah..


Ku mulai tugasku dengan memotong beberapa sayuran, dan membersihkan ikan, membuat beberapa bumbu masakan, menanak nasi, dan menata buah kedalam mangkuk kaca besar. semua ku lakukan dengan cepat namun santai, karena aku terbiasa membantu mama ketika sedang tidak terlalu sibuk dirumah sakit.


Ketika asyik menggoreng ikan, tiba2 dari belakang ku rasakan ada pelukan. sejurus terdengar suara..


" baunya harum sekali.. " dengan pelan aku membalikkan tubuhku.


" yang harum yang mana nih.. adek atau masakannya ?? " tanyaku.


" dua duanya.. " mas baim mencoel hidung mancungku.


" halahhh.. prett.. " aku tertawa dan berbalik mengecek ikan yang ku goreng.


" beneran sayang.. " serunya.


" mana harumm.. orang adek cuma cuci muka sikat gigi trus masak !! harum dari mana.. "


" tapi masih harum kok dek.. "


aku tertawa " iya deh, ku anggap ikannya yang harum karna sudah mandi di dalam minyak ini "


" ternyata istriku ini pandai masak, aku tambah cinta sama kamu "


Aku tertawa lagi lagi " bisa ajaa kamu mas, sana gih.. jangan gangguin adek nanti gak selesai2.. mana zaskia?? "


" tadi habis sholat bareng trus liat tv di depan "


" yaudah.. mas temenin sana. habis ini adek selesai masaknya. nanti tak buatkan kopi sama susu buat mas dan zaskia.. "


" yaudah.. mas kesana yah.. "

__ADS_1


" he.emm mas.. " mas baim melangkah meninggalkanku, namun belum selang beberapa menit diapun kembali


" dek jangan lupa, inisiatif nya.. " lalu dia kembali berlalu. aku dibuatnya tertawa dan jingkrak2 karena mengingat kejadian shubuh tadi.


__ADS_2