Dokter Cantik Itu Bundaku

Dokter Cantik Itu Bundaku
AKU, IBRAHIM ( visual )


__ADS_3

Kepada kalian semua, izinkan aku mendeskripsikan diriku.


Aku Muhammad Naufal Ibrahim Prasetyo. aku lahir di JERMAN tahun 1984 ku keturunan timur tengah karena kakek, ayah dari papaku berasal dari sana. tapi mamaku asli dari INDONESIA. wajahku perpaduan yang sukses antara mama dan papa. aku adalah pemilik bintang LIBRA. tinggi badanku sekitar 187cm. kata orang lain kebanyakan aku memiliki tubuh yang bagus sebagai laki laki. usiaku sekarang kurang lebih 36 tahun. aku mempunyai wajah yang tampan, ku tumbuhkan brewok pada wajahku untuk menambah ketampananku.


Akan aku berikan fotoku pada kalian ( pembaca ), agar kalian juga bisa mengenalku dengan baik.




Aku menikah diumurku ke 22 tahun, waktu itu aku hanya memimpin satu perusahaan papaku. tidak berselang lama dari pernikahan, aku memiliki seorang putri yang cantik. seperti yang aku ceritakan sebelumnya rumah tanggaku tak berjalan mulus, aku bercerai dari istriku diusia anakku yang ke 11 tahun. kini aku adalah seorang duda. aku memiliki rasa trauma yang mendalam akibat perselingkuhan mantan istriku, semenjak perceraian itu aku sulit dekat dengan wanita dan tak ingin percaya pada wanita manapun. ku pikir wanita semua sama saja.


3 tahun lamanya aku menduda, belum ada wanita yang menarik perhatianku. seorang wanita yang bisa menggetarkan dinding hati ini yang sudah mati. sampai akhirnya, aku mengalami musibah kecelakaan. ternyata aku diselamatkan oleh seorang wanita cantik yang bergelar dokter.


Ketika melihatnya pertama kali, hatiku masih biasa saja. namun ku akui dia memang seorang wanita yang cantik dan lembut. setiap ucapan yang keluar dari bibirnya terdengar merdu. seperti waktu itu ketika aku menelefon nya untuk mengajak bertemu, ku dengar suaranya halus sekali. dan waktu dirumah ketika makan malam bersama, dia dengan rasa kasih sayangnya mengiyakan permintaan mama papa dan zaskia agar mau dekat denganku, aku tau dari nada bicaranya tak ingi mengecewakan orang lain.


Setiap ucapan wanita itu tertata rapi, seperti susunan buku yang tersusun pada tempatnya. renyah, lembut seperti olahan singkong keju yang di goreng bersama minyak panas. pantas saja dia menjadi dokter spesialis anak, selain dia orang yang cerdas, lembut ternyata dia pandai merebut hati anak anak2. mungkin sekarang hatiku juga telah direbutnya? apakah itu kebenaran dari salah satu artikel yang pernah ku baca melalui smartphone bahwa wanita yang berpendidikan tinggi akan menentukan kualitas diri dan menjaga setiap ucapan yang keluar dari bibirnya. nilai plus nya dia berhijab, sungguh wanita yang di impi2kan semua laki laki.


Akhirnya, setelah sekian lama ada wanita yang berhasil menarik perhatianku, menggetarkan dinding hatiku, membuat jantung ku berdetak ketika melihat wajahnya.

__ADS_1


" semoga berawal dari pertemanan ini, aku dan dia bisa dijodohkan oleh allah ammmin " harapku.


------------------------------------------------------------------------


( sebelum pertemuan ke tiga kali )


Siang ini aku ada meeting disalah satu hotel di jln.xx kota surabaya. aku bersama sekertarisku kurang lebih 30menit berada di dalam sana. setelah metting selesai, aku mengajak sekretarisku makan siang bersama.


" Andika, kita makan siang dulu di restoran hotel ini " ajakku.


" oke kalau gitu, ayok " sekretarisku itu mengikuti langkahku.


Andika sekretarisku adalah teman SMA ku, dia juga tau sebab musabab perceraianku. dia sudah aku anggap seperti saudara sendiri, karena aku anak tunggal aku tidak memiliki siapapun yang dekat denganku. aku dan dia selalu bertukar fikiran mengenai apapun, baik urusan dikantor, maupun urusan wanita. hanya dia yang mengerti aku luar dalam mengingat kita sudah berteman cukup lama.


" kenopo kamu ngajak makan siang bareng, tumben bro?? " tanya andika padaku curiga.


" aku pingin cerita sama kamu " jawabku.


" cerita opo?? masalah kecelakaanmu kemarin, aku sibuk sekali itu dikantor menghandle setiap meetingmu. sekali kamu kecelakaan, seminggu kamu membuatku repot bro " andika tertawa.

__ADS_1


" lah yo mesti kudu repot, wong kamu yo tak gaji mahal " ku lempar dia dengan hiasan dimeja restaurant.


" piye? arep cerito piye ?? " andika kembali bertanya, dia menatap ku serius. ya jika kami tak berada dikantor, kadang bahasa jawa kami suka ikut.


" kamu inget gak, wanita yang tak ceritain yang nolong aku pas kecelakaan kemarin ?? dokter anggita, kemarin aku ngajak dekne ketemuan " ceritaku


" terus " kata andika sambil melirik waitress yang membawa makanan pesanan kami. dan mulai memakannya.


" lah sore iki, aku arep nagih janjine wingi jare gelem ketemuan. kyoke aku mulai tertarik sama dia. sek yo tak telfone "


" alhamdulilah, koncoku waras " andika tertawa dan bertepuk tangan.


Aku tak menghiraukan andika, aku fokus menelfonnya, katanya dia baru saja keluar dari rumah sakit. kulihat jam ditanganku menunjukkan pukul 16.15 wib. sore ini dia mau bertemu denganku, tapi dia yang menentukan dimana letaknya. aku mengiyakan permintaannya, tambah bagus soalnya aku tidak perlu memikirkan dimana tempat kita harus ketemu. ku matikan telfon dan menunggu kiriman lokasi darinya. alhamdulilah, beruntung lokasinya tak jauh dari tempatku saat ini.


" aku pergi sek yo, kamu habisin aja makananmu karo iki punyaku sekalian. mana kunci mobilku. kamu balik kantor pakek taxi ae. jangan lupa bayar makan ini " aku berdiri meminta kunci mobil, andika merogoh saku celana bahannya dan memberikan ku kunci.


" lah kamu iku, cerita belum rampung kok wis pergi. mentang2 mau ketemu dokter itu. dasar duda " andika mengomel ketika melihatku pergi begitu saja.


Aku melangkahkan kakiku keluar dari hotel, dan mengambil mobilku diparkiran. ku lajukan mobilku menembus jalan raya. belum lama perjalananku, timbul kemacetan ini waktu karyawan pulang dari bekerjnya. aku melirik jam tangan mahalku, sudah sekitar 15menit aku terjebak macet. aku menelfonnya lagi agar menungguku sebentar. tak ku sangka akan selama ini berjibaku dengan kemacetan.

__ADS_1


__ADS_2