
Felisya tertidur diranjang dan masih memakai seragam sekolah serta sepatu kets putih yang dipakainya, terlihat keringat yang berembun didahinya.
dengan lembut Reiga menghapusnya dengan tisu yang ada diatas meja, sambil mengelus rambutnya ia perhatikan setiap inci wajah adiknya dengan intens, ada keinginan untuk mengecup dahinya, dan dia lakukan itu sebentar.
sekarang dia tahu apa yang membuatnya tak bisa menolak setiap keinginan adiknya dan selalu mendengarkan ocehan tidak jelasnya, itu karna dia terlihat sangat manis. meski tipe orang yang narsisme tapi Reiga akan kesepian tanpanya.
Felisya yang mulai tersadar karna sentuhannya langsung membuka mata, dan dikejutkan dengan wajah tampan Reiga yang begitu dekat, terlalu dekat sampai dia berteriak dan refleks menendangnya.
BUGH!
"Aaaaa....apa apaan kau ini sudah mengataiku murahan lalu kau mau menyentuhku, dasar kakak bodoh, kurang ajar, aku membencimu!" teriaknya dengan suara maksimum.
"kau yang ingin aku membujukmu!" ucapnya datar.
"t t tapi bukan begitu caranya, a apa kau melakukan sesuatu padaku?" gugupnya sambil memeriksa seragamnya memastikan kalau tidak ada satupun kancing baju yang lepas dari jahitannya, ataupun resleting rok yang terbuka.
PELETAK!
Reiga mengetok kepalanya sedikit keras.
"auww!" ringsinya
"dasar mesum!" ketusnya namun langsung menarik Felisya kedalam pelukannya, dan berhasil membuat gadis itu melayang diudara hanya dengan sebuah dekapan saja.
"maaf!" ucapnya singkat, jelas dan padat. Setidaknya sekarang ia mencoba untuk membujuknya.
"kakak bodoh!" umpat Felisya tetap membalas pelukannya, dan dengan mudah ia bisa memaafkan semua itu.
"aku tahu!" Pelukannya semakin erat.
"aku mencintaimu kak! kakak mau jadi pacarku?" tanyanya tiba tiba membuat Reiga terkejut.
"serius?" Reiga melepas pelukannya.
__ADS_1
"Suamiku adalah kakak tiriku, bagus kan jadi judul Film? hahahah..." tawanya mengudara.
Huft!, Reiga menghembuskan nafas lega, dia fikir itu serius, kalau benar adanya, ini akan kacau.
"tapi aku menyayangimu!" Felisya kembali memeluknya.
Reiga yang berniat mengajaknya untuk menyusul Melody ke rumah Alisya, kini mengurungkan niatnya dan memilih untuk memanjakan adiknya ini. Tidak tahu kenapa, bagaimana kalau cinta benar benar menerobos masuk dalam hubungan mereka.
"kak!" dia kembali bersuara
"hem?"
"aku akan cemburu kalau ada gadis lain yang memelukmu seperti ini!" ungkapnya.
"tidak ada yang lebih berharga selain adikku!"
benar, jika cintanya tidak akan terbalas, seorang adik saja cukup membuatnya merasa bahagia.
CUP!
setelah itu dia tersenyum miring, memperlihatkan wajah terimutnya.
"maaf aku mengambil ciuman pertamamu.., Saranghae..." ia membentuk tangannya berbentuk hati
PELETAK!
Sekali lagi, Reiga menyentil bibirnya.
"lama lama aku bisa memakanmu!" ucapnya langsung saja pergi dengan perasaan yang tak karuan.
setelah pria itu hilang dari pandangan, Felisya kembali tertawa sambil melompat kegirangan.
__ADS_1
"dia milikku!!" pekiknya lalu menjatuhkan dirinya diranjang sambil terus tersenyum senyum.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...-------SKIP-------...
Saat ini, Reiga sudah berhadapan dengan orang yang lama ia tunggu.
"waktu itu ayah ingin bicara padaku kan?" tanyanya kembali mengingat kalau Aldrich sempat mengajaknya bicara serius.
Aldrich berdehem, tatapannya tidak setajam saat moodnya memburuk, justru sekarang dia merangkul bahu kokoh Reiga dan tersenyum tulus.
"sekarang, tidak ada perbedaan diantara kita, aku ayahmu dan kau anakku, terimakasih banyak telah memberiku kesempatan!" dia berucap dengan tenangnya.
"aku tidak melakukan apapun" jawab Reiga tidak mengerti.
"setidaknya kau membuat perubahan!"
"sekarang tentang Ibu!" Reiga mengalihkan pembicaraan, membuat dahi Aldrich bergelombang tidak mengerti.
"ayah tahu jika hati wanita mudah rapuh, tapi Ibu tadi menangis, sepertinya ada kecemburuan dihatinya!"
Aldrich memasang wajah memelasnya. "masalahnya terus berputar namun masih tidak berlalu"
"coba hal baru ayah!" Reiga memberi saran.
"seperti melakukan bisnis lendir bersama?" tanya Aldrich dengan otak mesumnya, membuat bulu kuduk Reiga meremang karnanya.
Entah apa yang terjadi pada mereka sebelum menjadi sebuah keluarga yang super aneh dan absurd ini.
...****************...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
......................
...----------------...