
kalau gak salah, aku belum kasih contoh visual yahπ
Reiga Algalasata
Felisya Alderald
Shayla Anastasya
Daren
Aku sebenernya bukan kpopers, cuman yang ada dibenak aku ya mereka, standar aku buat ngehalu lumayan tinggi gaysπ
...ββββββββββββββ...
Seharusnya sore ini Reiga menemui Felisya ke asrama, namun karna Shayla meminta waktunya dia menunda niatnya dan memilih mengobrol berdua dengannya.
Tentu saja di padang ilalang, dimana lagi tempat yang lebih nyaman selain suasana sore dengan hembusan angin sepoi sepoi dan pemandangan indah serta langit yang masih cerah dan membiru.
(mon maaf gambarnya buremπ)
"jadi, kau sudah berbicara pada Daren?" tanya Shayla to the point.
Reiga hanya mengangguk, kalau Shayla sudah tahu tak perlu ia jelaskan lagi kan?
"kau masih suka padaku?" tanya Shayla lagi.
Reiga masih mengangguk, dia bukan tipe orang yang suka menutupi kebohongan demi kebahagiaan orang lain.
__ADS_1
"aku minta maaf"
"untuk apa?"
"aku tidak bermaksud memberimu harapan, aku ingin kau berhenti menyukaiku, dan aku sudah memilih Daren, seperti yang ibumu katakan, Aku harus memilih sebelum semuanya terlepas dari genggamanku"
"aku setuju itu" ucap Reiga akhirnya. Walau terasa pahit dan hatinya menolak, demi kebaikan sahabatnya dia pasti bisa melakukan itu. "tapi aku tidak akan pernah berhenti untuk menyukaimu" ucapnya lagi.
"kenapa?"
Pria itu menggelang lalu pandangannya mengarah pada langit. "biarkan cinta ini sebelah pihak, aku tidak memintamu untuk membalasnya, biarkan semua perasaanmu menjadi milik Daren sepenuhnya, aku sama sekali tidak keberatan"
Shayla tertegun, perasaan mereka begitu kuat, dan keduanya patut dihargai, Shayla sangat terharu, walau cinta mereka tulus untuk dirinya dan menjadi persaingan antar keduanya, tapi persahabatan diantara mereka tidak goyah sedikitpun. Apa dirinya jahat? apa dirinya akan menghancurkan persahabatan mereka nanti? semoga Rencana tuhan baik.
"aku..." Shayla kembali terdengar ragu, ingin kembali memilih dan menimang nimang keputusannya.
"jangan goyah hanya karna diriku, yah, jangan goyah karna diriku" ucapnya seolah tahu apa yang di fikirkan Shayla.
"kalau kau sudah selesai, aku akan pergi" ucapnya lagi.
"yah, aku selesai, terima kasih" senyumnya agak dipaksakan.
"jangan goyah hanya karna dirinya!"kata itu seolah pengingat bagi Shayla. Dia tersenyum tipis dan berusaha meyakinkan diri.
...ββββββββββββββ...
Reiga yang sempat menunda niatnya akhirnya memutuskan untuk menemui Felisya ke asramanya, dia punya membutuhkan waktu setengah jam untuk sampai di sekolahnya.
Pintu gerbang tertutup rapat, tampak sepi, hanya ada satpam yang berjaga disana dan langsung saja menyambut kedatangan Reiga.
"Apa anda kakaknya nona Felisya?" tanya Pak satpam begitu tiba dihadapannya.
"iya, bisa saya bertemu?"
"nona Felisya menunggu anda selama 2 jam lebih bersama saya, dari pagi tadi dia tidak mau makan, tidak mau belajar, dan selalu membantah semua orang disini" jelasnya membuat Reiga jadi khawatir. Sepertinya Felisya dekat dengan pak satpam karna dia tau segalanya.
"bisa panggilkan dia?"
__ADS_1
"sebentar!" ucapnya langsung saja pergi.
Tak lama dia kembali membawa Felisya yang hidungnya sudah memerah karna tangis, terlihat lucu dan menggemaskan.
dia hanya menatap Reiga dengan bibir yang sudah mengerucut ingin dijentik.
"kemari!" Reiga membuka lebar lebar tangannya bermaksud menyambut pelukan Felisya, namun gadis itu malah memalingkan wajahnya dengan angkuh.
"kakak bodoh, tidak berguna, aku membencimu!" ocehnya namun tetap memeluknya dengan erat.
"bagaimana kita bisa menikah kalau kau masih nakal begini?" tanyanya seraya mengelus rambutnya.
Felisya menggesekan wajahnya di dada bidang Reiga, sambil mengendus ngendus seperti anak kucing.
"belajar yang benar, agar masa depanmu cerah nanti, jangan fikirkan dulu hal macam macam, oke?"
"tapi, kakak berjanji tidak akan punya pacar selain aku kan?"
"hem"
"katakan janji!"
"janji"
mendengarnya membuat hati Felisya lega, selama mengenal sang kakak, dia tidak pernah mengingkari janjinya. Dan Felisya percaya itu.
Percaya!
mungkin untuk saat ini....
......................
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
...****************...
...----------------...
__ADS_1
......................