
Jangan lupa mampir di karya baru Author...terimakasih.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari ini tepat hari pernikahan Alisya. Semua keluarga menghadiri hari bahagianya. Bukan hanya kebahagiaan terbesar bagi Alisya, namun Melody juga turut bahagia. Tak kan pernah terlupakan bagaimana perjuangan mereka dulu, saat dirinya masih hidup luntang lantung. Dan berkat Alisya juga ibunya, Melody bisa hidup sebahagia sekarang.
"Ibu pasti bahagia melihatmu disana!" Senyum Melody sambil merangkul sang pengantin cantik bak bidadari itu.
"terima kasih Melody, kau sahabatku yang terbaik!"
Setelah larut dalam suasana haru, Pesta pun menjadi meriah. walau dekorasinya sederhana dan tak banyak tamu undangan yang datang. yang penting mereka menikmatinya.
"kenapa musiknya membosankan sekali?" protes Felisya bermaksud untuk mengubah alunan musik bermelodi tenang dan romantis itu.
Namun tangannya dicegah Shayla.
"kau mau apa?"
"mengubah musiknya, tunggu sampai semua orang di sini hidup!" senyumnya langsung saja pergi.
tak berapa lama, lantunan musik berjudul Make You Feel My Love terdengar memenuhi ruangan. Membuat suasana pesta menjadi lebih hidup.
Felisya menyeringai, ini rencananya. Dia langsung menarik kedua mempelai dengan ramah ke tengah ruangan. Menyatukan tangan mereka. dan mulai menari bersama.
Melihat itu, tamu undangan yang berpasangan mengiringinya, semua nampak bahagia dan penuh cinta, kecuali para jomblo yang hanya bisa memperhatikan dan cari jodoh disini.
Felisya menarik tangan Daren dan Shayla, memaksa mereka untuk berdansa juga.
"lingkarkan tangan Kak Daren di pinggangnya!" titahnya penuh semangat.
__ADS_1
"a apa ini perlu?" tanyanya terlihat gugup.
"tentu saja, kalian kan sepasang kekasih!" jawab Felisya masih memasang senyumnya.
"selamat bersenang senang!" dia langsung pergi dan tak mengganggu mereka.
"Daren, wajahmu terlalu dekat!" Shayla menahan nafasnya saat hidung mereka hampir bersentuhan.
"bagaimana cara melakukannya?" tanyanya masih terlihat gugup.
"lihat sekitarmu!"
Daren langsung melepas posisi yang tidak nyaman itu dan mengedarkan pandangannya, melihat bagaimana cara orang lain berdansa.
Terlihat mudah, cukup maju, mundur, dan berputar.
"baiklah, ulurkan tangan!" senyumnya langsung mengulurkan tangan.
Shayla langsung menerinya dan ia berputar.
Hap!
segera ditangkap Daren dan tatapan mereka kembali bertemu.
Cup!
tiba tiba sebuah ciuman mendarat secepat kilat di dahinya, membuat gadis itu berkedip berkali kali karna terkejut.
"Daren ini tempat umum!"
"maaf ya, aku sengaja!"
__ADS_1
Dia kembali memutar tubuhnya, meraihnya lagi, maju, mundur, samping kiri, samping kanan, sampai Daren mengangkat tubuhnya.
yah, melihat itu sedikit membuat Reiga galau. Dia tidak bisa berbuat apa apa, hanya duduk disalah satu kursi sambil menikmati sodanya. Sudah pasti ia cemburu, namun disisi lain ia harus menghargai perasaan Daren. Demi sahabat dan cintanya ia harus bersabar.
Bruk!
Tiba tiba dekapan adik manjanya mengagetkan Reiga.
"kakak ayo!" ia menarik tangan Reiga.
"aku tidak bisa!" tolaknya merasa kesal, karna dia yang membuat perasaannya jadi bad mood.
"Berdiri dulu!" Dia menarik tangannya dengan paksa sampai Reiga berdiri dan menghela nafas berat.
"aku tau kakak cemburu, tapi ada aku kan? peluk aku!" senyumnya begitu manis.
Diam!
pria itu hanya diam.
"aku mencintaimu!" Felisya kembali memeluknya.
Memeluknya lama, membuat Reiga hanya diam dalam dekapan hangatnya. Perlahan diapun mulai membalas pelukan tersebut. Memeluk adiknya lebih erat dan sesekali menciumi puncak rambutnya penuh sayang. Semenyebalkan apapun dia, Reiga tetap tak bisa mejauhinya....
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
jamgan lupa Klik profil author dan baca karya baru aku ya..terimakasih..
I LoVe You All
__ADS_1