Don'T Forget Me 2

Don'T Forget Me 2
33. Karma itu ada


__ADS_3

Sekarang keduanya tengah asyik bermain game, Beberapa kali Daren mengumpat kesal karna kalah terus, berbeda dengan Reiga yang menikmati permainannya dengan santai, tenang, dan damai.


"cih, wajahmu itu!" geram Daren jadi tambah kesal setelah melihat wajah Reiga yang seperti mengejeknya.


Ting Tong


Terdengar seseorag memencet bel, sesaat mereka menghentikan aksinya dan melihat ke arah jam dinding bersamaan.


Pukul satu dini hari, siapa yang berkunjung ke rumah orang semalam itu?


"Kau mengundang siapa?" tanya Daren berfikir kalau Reiga mengundang orang lain.


"tidak"


"tidak biasanya ada orang yang datang malam malam begini, jangan jangan hantu..." Daren bergidik ngeri, fikirannya melayang kemana mana.


"aku akan lihat" ucap Reiga langsung saja beranjak tanpa rasa takut sedikitpun. Namun Daren mencegahnya, cepat cepat dia mengambil sapu dan diberikan pada Reiga.


"ini untuk berjaga jaga, kalau orang itu melakukan sesuatu padamu"


Berlebihan! Namun Reiga tetap menerima sapu itu dan segera menuju pintu, dipegangnya erat erat sapu itu hingga pintu terbuka seluruhnya.


CEKREK!


Seorang wanita sudah berdiri dihadapannya, dengan mata melotot dan mulut menganga, menandakan kalau wanita itu sangat terkejut sampai tidak bisa berkata kata.


Reiga menatap wanita itu dengan aneh, tak faham kenapa dia terkejut seperti itu dalam waktu yang cukup lama, sampai akhirnya Daren datang menghampiri.

__ADS_1


"ada perlu apa?" tanya Daren biasa saja, bahkan dia sama sekali tak mengenali wanita dengan kalung berliontin kalajengking itu.


Wanita itu masih membatu dengan tatapan tak percaya, Perlahan ia melangkah mundur dan pergi begitu saja, Lupa dengan tujuannya untuk datang kemari.


"kenapa dia itu? melihatmu seperti melihat setan saja, dasar orang tidak punya kerjaan" cibir Daren merasa terganggu.


...-----------SKIP------------...


Wanita dengan liontin kalajengking itu tak lain adalah Angelica, teman masa SMA Melody saat itu, dirinya tak banyak berubah, masih Angelica yang cantik dengan tinggi semampai, walau usianya akan menginjak 35 tahun, tapi dia terlihat masih cocok jika mengenakan seragam SMA 😂.


Angelica sibuk menghubungi nomor seseorang diponselnya.


"Resya, kau pasti tidak akan percaya dengan aoa yang kulihat tadi" serunya terdengar syok.


"Apa? Kau menemukan sesuatu?" tanya suara dibalik sambungan telpon Itu.


"aku tidak menyangka ini akan terjadi, aku pergi ke sana untuk menitipkan pesan Amira pada suami dan anaknya, tapi dia yang membukakan pintu aku sampai syok, tak bisa berkata apapun" jelas Angelica membuat Resya tak mengerti dengan apa yang dibicarakannya.


"dia siapa maksudmu?"


"Glan hidup kembali!"


Resya semakin dibuat bingung, bagaimana bisa? Seperti kebanyakan orang, Resya sama sekali tidak percaya itu, tak masuk di akal.


"aku serius"


"Sebaiknya kau pulang dan tidur, sepertinya kau kecapean" titah Resya malah mengejek.

__ADS_1


"kalau tidak percaya, temui aku besok, kita datang ke rumahnya, baru kau akan percaya setelah melihatnya" Ucapnya terdengar serius.


Hening!


Resya terdiam dengan segudang pertanyaan dalam benaknya, Apa dia harus percaya? Tapi bagaimana dia bisa memercayai itu? Sulit dicerna.


"tapi, apa kau bertemu dengan Melody?"


"tidak, aku sendiri tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi, kita jumpa besok saja ya, masih ada pekerjaan yang harus ku selesaikan.


TUUT!


Aneh, mengherankan, tak masuk akal.


Tiga kata yang mewakili perasaan Resya saat ini, namun lepas dari itu, dia harus menunggu pagi untuk membuktikan kebenaran dari yang Angelica katakan.


......


......................


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...****************...


...----------------...


emmm...Muter2 yach😂

__ADS_1


__ADS_2