
"Kevin sayang," panggil Eliza dengan manja, membuat lamunan Kevin buyar.
"Kenapa gak ketuk pintu, dulu?" tanya Kevin dengan wajah datar.
"Sudah, tapi kamu gak dengar. Lagi apa sih?" Eliza menghampiri Kevin, dan duduk dipangkuan lelaki tersebut. Membuatnya risih.
"Menyingkir lah, Eliza." Desis Kevin, membuat Eliza tersenyum miring. Dengan sengaja, Eliza duduk menghadap Kevin membuat Kevin memejamkan matanya. Dia lelaki normal, tidak mungkin tergoda dengan yang ada di depannya.
"Yakin hem?" bisik Eliza, mengalungkan tangannya ke leher Kevin.
"Eliza..."
"Kevin, aku kita mencobanya."
"Tidak, aku tidak mau!"
"Kenapa? Zaman sekarangkan, biasa pasangan melakukan itu." Kata Eliza.
"Tapi, aku tidak mau aku bukan laki-laki brengsek. Macam teman laki-laki mu," ucap Kevin.
"Oke sudah lupakan saja, ayo kita makan siang." Ajak Eliza.
"Tidak bisa, aku sibuk."
Eliza berdiri dari pangkuan Kevin, lalu menatap tajam calon suaminya tersebut.
"Jangan sampai, aku melakukan yang tak seharusnya kau lakukan Kevin. Kamu tahu, aku bisa melakukan apapun demi mendapatkan kamu." Jelas Eliza, membuat Kevin memejamkan mata. Lagi-lagi dia tak bisa membantah, karena kendali perusahaan Syailendra ada di dalam kendali Ayah dari Eliza.
"Oke, baiklah kita pergi sekarang."
__ADS_1
Eliza tersenyum sumringah, dia langsung memeluk tangan Kevin bermanja disana. Tanpa Kevin sadari sejak tadi, ada yang mengambil gambar mereka berdua dan dikirim kepada Siska.
***
Kemeriahan di kediaman Adskhan tambah seru, dengan hadirnya sang tuan rumah. Yang membagikan uang pada Daffa, Reno, Raka dan Falisha juga Siska, Hasan dan Tari yang hadir bahkan pekerja di rumahnya Adskhan memberikan bonus pada mereka.
"Wow ... Kapan lagi Om Adskhan, baik ngasih kita duit." Celetuk Daffa tertawa puas, anggaplah gaji dari Kevin terbayar dari Adskhan.
"Aiyla sayang ... Kamu mau apa dari, Papa nak?" tanya Adskhan menatap sang anak.
"Aku cuma minta, Papa dan Mama sehat. Agar bisa melihat anakku lahir nanti." Harapan Aiyla hanya satu, ingin orang tuanya sehat selalu.
"Bukan Mama dan Papa saja, tapi Papa Frans, Mama Yurika juga. Aku ingin kalian sehat sampai anakku dan anaknya Mama Yurika lahir," ujar Aiyla, membuat semua orang tersenyum dan di aamiin kan pula oleh semuanya.
"Salsa, pasti senang kalau banyak teman." Kata Aiyla.
"Ayo sebaiknya, kita makan dulu takut keburu dingin." Ajak Harika, dan yang paling semangat adalah Daffa. Harika juga memberikan untuk dibawa pulang oleh sahabat-sahabat Elang.
Hingga tak jarang keluarga Daffa, yang dari kalangan menengah ke bawah justru merasa senang. Jika diberikan makanan.
***
Kevin menatap kesal Eliza, dia tak bisa melakukan banyak hal bahkan untuk protes saja dia tak kuasa. Dia selalu lemah dengan air mata sang Ibu Leni.
"Lo lemah Vin, lo kaya banci. Gak bisa lakuin apapun, harusnya lo memberontak dan menentang tentang perjodohan ini." Batin Kevin, dia meremas rambutnya dan menatap Eliza yang tengah memilih gaun untuk acara pertemuan nanti malam sekaligus memperkenalkan Kevin sebagai calon suami Eliza.
"Sayang, bagaimana yang ini. Bagus tidak?" tanya Eliza, yang sedang mematut dirinya di cermin dengan berlenggak lenggok.
"Cantik," jawab Kevin dengan datar.
__ADS_1
"Kami juga harus pilih baju sayang, setidaknya yang sama dengan gaun ku." Celetuk Eliza.
"Aku ikut saja kamu El, aku tidak pandai memadu padankan setelan."
"Baiklah, aku tahu seleramu. Biar aku yang pilih," ucap Eliza, dengan sangat antusias.
Disisi lain, Evan ayah dari Kevin malah sedang bersenang-senang dengan salah satu simpanannya.
"Sayang, aku mau beli tas yang ini." Ucapnya dengan nada manja, dia hanya mengenakan bikini sedangkan Evan hanya memakai boxer saja.
"Nanti yah, setelah perusahaan ku baik-baik saja. Akan aku beli 'kan apa pun yang kamu mau sayang." Balasnya mengecup singkat bibir kw tersebut.
"Tapi janji?"
"Ya aku janji, Honey. Apapun untukmu," Evan meremas salah satu, bukit milik sang wanita.
"Bagaimana?"
"Dia masih menemui, salah satu simpanannya."
"Terus awasi dia."
"Baik Nyonya."
Sang asisten keluar dari ruang kerja sang Nyonya, membiarkan sang atasan untuk sendiri.
bersambung ...
Semoga suka dan maaf typo 💕
__ADS_1