Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Episode 13


__ADS_3

Hanif saat ini sedang di dalam mobil menuju perusahaan nya, setelah sampai hanif memarkirkan mobilnya dan segera masuk ke dalam perusahaan.


''Mba meli, apa saya terlambat?? '' ucap hanif yang baru sampai di hadapan meli.


''Tidak nona, satu jam lagi paling mereka tiba dan langsung meeting dan meeting sekarang juga bukan hanya dari negara J sajah nona tapi dari perusahaan MAHARDIKA CORP juga ikut serta nona. '' ucap meli.


''Kamu ikut keruangan dulu hah mba meli, saya ada yang mau di tanyakan. '' ucap hanif sambil masuk ke dalam ruangan dan menyimpan tasnya lalu menyalakan leptop nya.


''Baik nona. '' ucap meli sambil mengikuti hanif masuk.


''Ini berkas untuk meeting nanti nona, saya sudah menyiapkan nya terperinci, tinggal anda pelajari ajah, ini berkas meeting salinan dari perusahaan negara J nona. '' ucap meli.


''Makasih mba meli, tolong kamu persiapkan semuanya, jangan sampai saya malu di hadapan semuanya. '' ucap hanif.


''Baik nona saya akan persiapkan sekarang, saya permisi nona. '' ucap meli sambil keluar dari ruangan hanif.


Hanif terus mempelajari salinan berkas di hadapannya dengan teliti.


''Ini berkas atau soal ulangan, kenapa aneh gini isinya. '' ucap hanif.


Pintu di ketuk dan masuklah meli.


''Maaf nona ada tuan alatif ingin bertemu anda. '' ucap latif.


''Dia bukan nya presdir MAHARDIKA CORP yah mba meli?? '' ucap hanif.


''Iya nona, tapi dia ingin bertemu anda terlebih dahulu. '' ucap meli.


''Bilang ajah, saya sibuk dan bertemu di ruang meeting ajah gitu. '' ucap hanif.


''Baik nona, oh iya nona pihak dari perusahaan negara J sudah sampai, dan mereka sudah berada di ruang meeting. '' ucap meli.


''Yaudah mba meli ga usah bilang ke tuan alatif, saya langsung ke ruangan meeting ajah. '' ucap hanif langsung menuju pintu sambil memegang berkas dan pulpennya,lalu menuju ruang meeting.


''Anda sangat sombong sekali nona hanif, saya ingin berbicara dengan anda. '' ucap latif.


''Maaf tuan latif, kita harus segera ke ruang meeting dan jangan sampai orang yang sangat penting menunggu. '' ucap hanif sambil berlalu meninggalkan latif.


''Sombong sekali dia. '' ucap latif kesal dan mengikuti hanif menuju ruang meeting.


Hanif masuk keruangan nya dan di susul oleh latif.


''Selamat siang semuanya, nama saya hanif anandina, saya disini mewakili ayah saya,karena beliau tidak dapat menghadirinya, maka dari itu saya yang mewakili nya. '' ucap hanif.


Setelah memperkenalka diri, meeting pun di mulai, terjadi sedikit perselisihan antara hanif dan presdir negara J, hanif tidak setuju dengan semua yang ada di berkasnya, lalu alatif membantu meyakinkan nya, setelah berfikir sedikit ahirnya presdir negara J menyetujui semua usulan hanif.


''Kenapa anda tidak menyetujui semua yang ada di berkas yang sudah saya siapkan?? '' ucap presdir negara J.

__ADS_1


''Sekali lagi saya mohon maaf tuan, menurut saya berkas salinan yang anda berikan akan membuat perusahaan monoton, dan perkembangan nya pun gak akan melesat, saya sudah membuat berkas baru silahkan anda pelajari, tapi kalau anda tidak menyetujuinya, saya tidak masalah dan tetap pada berkas awal dari anda. '' ucap hanif.


''Apa jaminan anda kalau berkas saya akan monoton dan berkas anda akan meledak. '' ucap preadir negara J.


''Saya tidak punya jaminan apapun tuan, kalau saya sampai merugikan perusahaan tuan dengan ide saya,saya pribadi yang akan mengganti semua kerugian anda dan mundur dari thender ini, tapi sebaliknya kalau sampai ide saya meledak di pasaran, saya tidak menuntut apapun dari anda, saya cuma ingin memanjangkan kerja sama dengan perusahaan anda dan juga perusaahaan MAHARDIKA CORP. '' ucap hanif dan membuat semuanya diam.


''Baik saya catat dan bergariskan hukum eah nona, ini janji saya ke anda, kalau sampai ide anda meledak, saya akan datang secara pribadi dan memberikan keuntungan yang besar untuk anda gimana tuan alatif apa anda setuju dengan pernyataan saya. '' ucap presdir negara J.


''Baik saya setuju, dan saya juga akan mundur bekerja sama kalau ide dari nona hanif membuat saya rugi besar. '' ucap latif.


''Baik saya bersedia, anda tidak usah takut tuan tuan, saya mempunyai keyakinan dan saya berani bertanggung jawab untuk semua ucapan dan tindakan saya. '' ucap hanif tegas.


''Oke, kalau begitu meeting selesai, terimakasih karena anda bisa menjamu dengan baik, dan meeting berjalan hanya empat puluh lima menit, saya permisi dan asisten saya yang akan mengurus semuanya. '' ucap presdir negara J dengan sombongnya.


''Ya allah, kenapa ayah bisa bekerja sama dengan perusahaan yang hanya menginginkan keuntungan sendiri tanpa memikirkan pekerja di lapangan. '' ucap hanif sambil memegang dadanya yang sesak dan meneteskan air matanya.


''Nona apa anda baik baik sajah?? '' ucap meli yang melihat hanif terdiam.


''Aku baik mba meli, kamu urus semuanya yah. '' ucap hanif sambil menuju ruangannya.


Hanif duduk dan segera membuka file di perusahaan ayahnya, hasilnya aman tanpa gangguan.


''Maaf saya memaksa masuk. '' ucap latif sambil duduk di sofa.


''Maaf nona saya sudah melarang tapi tuan latif memaksa. '' ucap meli.


''Baik nona, saya permisi. '' ucap meli.


''Apa yang di inginkan anda tuan alatif mahardika??. '' ucap hanif sambil melihat cctv kecil dan mengaktifkannya.


''Anda sombong sekali nona hanif, saya baik baik ingin berbicara dengan anda, apa ini balasan nya. ''Ucap latif.


''Saya sedang sibuk tuan, silahkan membuat jadwal terlebih dahulu kalau ingin bertemu di waktu jam kerja, karena saya juga ga ada cukup waktu. '' ucap hanif


''Saya hanya ingin kamu bilang ke orang tua kamu untuk memutuskan perjodohan saya dengan kamu, itu yang saya inginkan. '' ucap latif.


''Maaf saya ga ada urusan, silahkan keluarga anda yang memutuskan, karena keluarga anda yang meminta perjodohan ini pertama kalinya, pintu ada di sebelah sana tuan, saya sibuk dan mohon maaf. '' ucap hanif sambil melanjutkan pekerjaannya dan latif langsung murka karena seorang wanita mengusirnya, latif keluar dan membanting pintu ruangan hanif dengan sangat keras.


''Astagdirullah, ya allah hamba ga kuat. '' ucap hanif sambil memegang dadanya yang terasa sakit.


''Ada apa dimas menelphone. '' ucap hanif yang melihat panggilan dari dimas.


''Maaf nona saya mengganggu anda, saya hanya memberitahu kalau besok anda harus menghadiri meeting sebelum acara launching lusa. '' ucap dimas.


''Pukul berapa meetingnya mas dimas?? '' ucap hanif.


''Pukul sepuluh pagi nona di ballroom hotel aquila, hotel anda sendiri nona, yang terletak tidak jauh dari acara launching. '' ucap dimas.

__ADS_1


''Baik dimas, insya allah saya hadir dan sembunyikan identitas kalau saya pemilik hotelnya. '' ucap hanif.


''Baik nona.'' ucap dimas sambil mematikan sambungan telphone nya.


''Maaf nona apa anda baik baik sajah?? '' ucap meli yang masuk setelah hanif mempersilahkannya.


''saya baik baik ajah mba meli, apa mas doni sudah kembali?? '' ucap hanif.


''Belum nona. '' ucap meli.


''Kamu lanjutkan pekerjaan nya mba meli, saya baik baik ajah. '' ucap hanif.


Di apartments saat ini....


Aksel meminta riko dan latif datang ke apartment nya untuk berpesta.


Latif yang sedang kesal langsung menerima ajakan aksel.


''Kenapa wajah kamu alatif?? '' ucap aksel.


''Aku lagi kesal dengan wanita bercadar yang sangat sombong, apa hebatnya dia, wajah ajah di tutup. '' ucap latif.


''Maksud kamu hanif. '' ucap aksel.


''Iya, mau siapa lagi. '' ucap latif.


''Kamu jangan salah latif, dia sangat cantik bahkan cantik banget loh, hidung mancung, bibirnya tipis, senyumnya juga manis, rambutnya tergerai indah dan panjang. '' ucap aksel.


''Kamu mabuk yah aksel, mandi sana. '' ucap latif.


''Desi yang bilang, dia kan ketemu sama hera di unitnya di lantai paling atas apartments ini, desi melihat langsung wajah kakanya hera. '' ucap aksel.


''Seriusan loh, si hera tinggal di unit apartments ini?? '' ucap riko.


''Serius, aku ketemu langsung di kantin tadi pagi, dan desi ikut ke unit nya hera masuk ke dalam nya, makanya aku percaya. '' ucap aksel.


''Aku ga percaya kalau aku ga lihat langsung wajahnya. '' ucap latif.


''Gila loh, dia itu anti laki laki yang bukan muhrimnya. '' ucap aksel.


''Udah aku ga peduli, mana wanita yang kamu bilang aksel. '' ucap latif.


''Masih di jalan, sabar dong. '' ucap aksel.


Tak berselang lama pintu di ketuk dan aksel melihat di monitor nya ternyata wanita yang di pesan, aksel langsung membuka pintunya.


Latif langsung memilih satu wanita nya dan membawanya ke kamarnya.

__ADS_1


Dan terjadilah pesta dengan wanita yang latif lakukan.


__ADS_2