Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 18


__ADS_3

''Assalamualaikum.... '' ucap hanif yang baru tiba di rumahnya.


''Walaikumsallam.. '' ucap ayah dan bunda bersamaan.


''Kenapa ga ngabarin hanif kalau ayah boleh pulang?? '' ucap hanif.


''Ayah ga mau ganggu kamu sayang, sini ayah mau bicara. '' ucap ayah menepuk sofa sampingnya.


''Ada apa ayah?? '' ucap hanif.


''Kamu memenangkan thender dan kamu melawan presdir negara J?? '' ucap ayah.


''Iya ayah, untuk urusan presdir negara J, semua tanggung jawab hanif ayah, kalau thender pegeon itu udah hanif kasih ke mas doni. '' ucap hanif.


''Kamu berani melawan pria arogan itu, kamu di lawan mahardika corp juga?? '' ucap ayah.


''Benar ayah, hanif yakin mereka akan kalah dan mereka akan mencari hanif, bukan hanif sombong loh, tapi hanif merasakan semuanya, kalau suatu saat presdir arogan itu mencari hanif, hanif gak mau menemuinya. '' ucap hanif.


''Sayang, kamu memang hebat, ayah bangga. '' ucap ayah.


''Ayah cepat pulih yah, kasian aku loh, di tekan sama kolega ayah terus. '' ucap hanif sambil membuka cadarnya.


''Insya alloh, besok ayah sudah ngantor, kamu bisa lanjutkan kerjaan kamu. '' ucap ayah.


''Benar ayah, ayah udah pulih?? '' ucap hanif.


''Udah dong, ayah sangat pulih, thender pegeon tuh sangat susah ayah dapatkan, tapi kamu dengan mudah mendapatkannya. '' ucap ayah.


''Iya ayah, aku kesal sama orang orang di meeting itu, mereka merendahkan hanif ayah. '' ucap hanif sambil memeluk ayahnya dan mengadu pada ayahnya.


''Maafkan ayah sayang, ayah janji ini terahir kalinya kamu menggantikan ayah. '' ucap ayah membelai kepala hanif dan bunda pun ikut memeluk nya.


''Kamu anak ayah dan anak bunda yang sangat hebat, kamu terkenal dengan sebutan CEO bercadar, bisa kamu jelaskan semuanya sayang. '' ucap ayah.


''Ayah, semua usaha yang hanif kerjakan semua murni hasil tabungan hanif mendisain pakaian dulu, butik sebenarnya punya hanif dan toko toko lainnya juga, maaf hanif ga jujur karena dulu hanif masih sekolah, takutnya ayah melarang hanif. '' ucap hanif.


''Bunda bangga sama kamu sayang, kamu membuktikan kalau wanita bercadar itu hebat dan gak selemah yang orang fikirkan. '' ucap bunda.


''Benar kata bunda, anak ayah memang hebat, kamu mewarisi semua kehebatan ayah dalam mengelola bisnis. '' ucap ayah.

__ADS_1


''Makasih ayah, bunda, kalian adalah cinta buat hanif. '' ucap hanif sambil menerima pelukan ayah dan bundanya.


''Dengarkan apa yang ayah ucapkan sayang. '' ucap ayah. dan hanif mengangguk.


''Kamu adalah wanita hebat sayang, wanita hebat bukan karena dia cantik, kaya, pintar dan bukan karena di sampingnya ada pria keren nan bergaya


Tapi wanita hebat itu adalah, wanita yang melukis kekuatan melalui proses kehidupan, bersabar saat tertekan, tersenyum saat menangis, diam saat dihina, mempesona saat selalu memafkan, sayaangnya ayah, jadilah wanita hebat di zaman ini, tak ada takdir yang tak baik, terkadanga, ketika kenyataan tak sejalan dengan harapan, muncul celah untuk mengeluh dan mempertanyakannya, padahal apa yang kita dapat hari ini,seburuk apapun itu, ia adalah hal yang terbaik yang sudah allah tetapkan untuk kita, pasti iya, tak ada takdir allah yang tak indah, yang ada hanyalah kita, manusia manusia nya, yang tak cukup mampu untuk melihat keindahan yang tersembunyi, kamu adalah gadis bercadar yang ayah banggakan, yang ayah sayangi. '' ucap ayah sambil mencium kening hanif dan mencium kening istrinya.


''Hanif sayang ayah. '' ucap hanif sambil memeluk ayahnya.


''Didikan ayah, telah berhasil membuat hanif kuat dan hanif sekarang sudah menikmatinya ayah, menikmati jerih payah hanif, terimakasih ayah sudah mengajarkan hanif semuanya dan terimakasih bunda selalu mendukung semua yang hanif kerjakan. '' ucap hanif.


''Udah jangan menangis sayang, wajah kamu sangat cantik sayang, ayah memaksa kamu memakai cadar karena ayah takut, kecantikan kamu jadi boomerang di kehidupan kamu, maafkan ayah sayang. '' ucap ayah.


''Ayah jangan bilang gitu, hanif bangga sama ayah, ayah adalah laki laki terhebat, cinta pertama hanif. '' ucap hanif.


''Assalamualaikum... '' ucap wanita yang memasuki rumah hanif.


''Walaikumsallam... '' ucap bunda yang menghampiri.


''Mba farhana, ayo sini masuk. '' ucap bunda.


''Maaf saya langsung masuk, di depan saya udah teriak ga terdengar yah. '' ucap farhana.


''Gimana kabarnya kamu fadil, syukur alhamdulilah sudah pulang. '' ucap farhana.


''Iya hana, alhamdulilah sudah sangat baik malahan. '' ucap ayah sambil membenarkan pelukan hanif.


''Ini hanif kan yang di peluk kamu fadil?? '' ucap farhana.


''Benar mba hana, hanif malu jadinya gitu, sayang ayo salam dulu sama tante hana. '' ucap bunda dan hanif melihat ayahnya minta persetujuan karena hanif gak memakai cadarnya dan ayah menganggukan kepalanya tanda setuju.


''Dia malu hana gak pake cadar, ayo sayang salam dulu. '' ucap ayah dan farhana begitu senang dia ingin melihat wajah hanif.


Hanif membalikan tubuhnya dan menatap farhana dengan malu malu.


''Maaf tante bukan hanif ga sopan, tapi hanif malu soalnya cadar hanif Nya kedudukin ayah. '' ucap hanif sambil menyalami tangan farhana dan farhana begitu kaget dengan kecantikan hanif.


''Ya allah, subhanallah, hanif. '' ucap farhana memeluk hanif dan menangis.

__ADS_1


Ayah dan bunda hanya geleng geleng melihat sahabatnya seperti itu.


''Tante kenapa nangis, hanif lakuin kesalahan yah?? '' ucap hanif.


''Gak sayang, kamu cantik banget sayang, tante hanya senang melihat wajah kamu, kamu mau yah jadi menantu tante sayang. '' ucap farhana.


''Makasih untuk pujiannya tante. '' ucap hanif.


''Fadil, marwah, kalian mau kan menikahkan hanif dengan putra ku. '' ucap farhana.


''Saya takut hana, kalau putra kamu menolak menikahi anak saya yang bercadar. '' ucap fadil.


''Pokonya itu urusan aku asal kamu setuju, semuanya akan terjadi. '' ucap farhna.


''Gimana hanif, kamu mau kan sayang. '' ucap farhana.


''Semua terserah ayah sama bunda, karena hanif yakin pilihan nya adalah yang terbaik untuk hanif. '' ucap hanif sambil tersenyum pada farhana.


''Fiks ya fadil, marwah, kita akan umumkan di pas ulang tahun perusahaan mahardika corp dua minggu lagi. '' ucap farhana.


''Iya hana, kami setuju, tapi kalau sampai terjadi sesuatu pada hanif, kamu yang bertanggung jawab. '' ucap fadil.


''Iya dong pasti. '' ucap farhana.


''Saya kesini mau kasih undangan, acara ulang tahun mahardika corp dua minggu lagi, aku harap kalian datang dan hanif juga yah, kan kita sekalian umumkan pada publik. '' ucap farhana.


''Ya allah, aku ga sanggup harus menerima kenyataan penolakan anak tante farhana. '' ucap hanif dalam hatinya.


''Ini sayang, pakai cadarnya lagi yah. '' ucap ayah memberikan cadarnya dan hanif memakainya.


''Kalian emang hebat, menjaga berlian secantik hanif. '' ucap farhana.


''Kamu sendirian ajah hana, suami kamu ga ikut?? '' ucap ayah.


''Ada, sebentar lagi nyusul kesini sekalian jemput. '' ucap farhana.


''Hanif ke kamar dulu yah, mau bersih bersih soalnya. '' ucap hanif dan semua mengiyakan.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2