
Hanif duduk sambil mengelus pipi chaby nya sauqy sambil menunggu adzan subuh.
Danil merebahkan tubuhnya di samping sauqy dan menatap ke arah hanif.
Danil hanya bisa menatap hanif karena dia bingung dengan apa yang hanif inginkan dan danil akan mengikuti semua yang hanif inginkan, karena danil tidak ingin melepaskan hanif.
Adzan subuh berkumandang, hanif langsung menuju kamar mandi untuk berwudhu dan segera melaksanakan sholat subuh nya.
Danil sudah terlelap di ranjang sambil memegang tangan sauqy.
Hanif terus menatap ke arah danil yang tertidur saling berhadapan dengan sauqy.
Hanif langsung melaksanakan sholat subuh dan bertadarus sebentar.
Hanif merasakan kantuk nya dan segera menyudahi tadarusnya, lalu merapihkan semuanya kembali kedalam lemari, hanif membuka hijabnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang dan tak lama hanif terlelap.
Tepat pukul sembilan sauqy memainkan wajah danil sambil berceloteh, danil yang terusik pun langsung membuka matanya dan tersenyum karena sauqy tersenyum kepadanya.
''Jagoan papah udah bangun, mau mimi apa mau makan heumm... '' ucap danil sambil duduk dan membawa sauqy ke dekapannya.
Danil melihat ke arah hanif yang tertidur pulas, wajahnya begitu sempurna saat hanif tidak menggunakan hijab dan cadarnya.
Danil membawa sauqy keluar kamar dan memberikannya kepada rina.
''Neng hanif nya masih tidur tuan?? '' ucap rina bertanya pada danil.
''Iya rina, hanif tertidur saat setelah sholat subuh, semalaman dia ga tidur dan terus menangis. '' ucap danil.
Bibi membuatkan teh hangat untuk danil dan danil langsung meminumnya.
''Rina kamu yang menceritakan semua nya kepada hanif tentang semua yang hera bicarakan. '' ucap danil.
''Iya tuan, maafkan saya tuan karena semua salah saya yang menceritakannya ke neng hanif. '' ucap rina yang merasa bersalah dengan semuanya.
''Tidak apa apa rina, semua memang sudah garis takdir nya, lagian saya akan bertanggung jawab dengan semua yang saya lakukan. '' ucap danil karena melihat rina merasa bersalah.
''Kalau begitu kamu mandikan sauqy yah dan kasih makan, ini udah mau jam sembilan lebih juga. '' ucap danil kembali berbicara dan segera ke lantai atas untuk mandi dan bersih bersih.
Hanif masih tertidur lelap seperti bayi, danil menghampirinya dan mengecup kening,kedua pipi dan bibir hanif, dia berdoa agar hanif mau menerimanya sebagai suaminya dan ikhlas menerima semua garisan takdir dari allah.
Danil masuk ke kamar mandi dan segera mandi karena dia akan bermain dengan jagoannya.
__ADS_1
Danil sudah rapih dengan style rumahnya dan segera turun untuk menghampiri sauqy.
''Jagoan papah udah ganteng, wangi lagi. '' ucap danil menghampiri sauqy yang sedang di suapi rina dan di ambil alih oleh danil.
Sauqy di gendong memakai aisan nya oleh danil, danil dengan telaten menyuapi sauqy yang terus berceloteh saat di beri makan.
''Assalamualaikum.... '' ucap ibu rosa yang baru sajah datang membawa makanan di tangannya dan pakaian milik danil.
''Walaikumsallam ibu. '' ucap danil menghampiri ibunya dan mencium tangannya.
Sauqy langsung ingin di gendong oleh ibu rosa dan danil langsung memberikannya, ibu rosa menyuapi sauqy dan danil menyimpan pakaian nya ke kamar hanif.
Hanif masih betah tertidur dan tidak ada tanda tanda hanif membuka matanya.
Danil turun kembali dan sauqy sudah selesai di suapi oleh ibunya.
''Hanif nya kemana danil?? '' ucap ibu rosa.
''Hanif masih tidur ibu, dia baru tertidur tadi pagi soalnya, ibu ada perlu memang dengan hanif?? '' ucap danil.
''Gak juga, ibu hanya bertanya ajah. '' ucap ibu rosa.
''Ibu boleh danil menceritakan masalah danil ke ibu, danil bingung harus ke siapa ceritanya dan masalah ini sangat penting ibu, ada hubungan nya dengan ibu dan juga dengan danil. '' ucap danil dan membuat ibunya kaget.
Danil pun menceritakan semuanya tak ada yang terlewat, ibu rosa sampai kaget mendengar cerita dari danil dan gak menyangka kalau sauqy adalah cucu kandungnya, darah dagingnya.
''Hanif memang wanita solehah, dia merawat, menjaga dan memberikan nama untuk cucu ibu. '' ucap ibu rossa.
''Tapi hanif masih marah sama danil ibu, dia belum menerima semuanya, danil sampai bingung dan pusinv memikirirkannya, danil gak mau kehilangan hanif. '' ucap danil.
''Kamu sabar danil, ini ujian awal pernikahan kamu dan hanif menuju kebahagiaan, ibu akan bicara dengan hanif yah biar dia mau memaafkan kamu. '' ucap ibu rossa menenangkan danil.
''Makasih ibu, semua bukan kemauan danil bu, kalau danil bisa memutar waktu kembali, danil gak akan datang ke acara itu ibu. '' ucap danil.
''Sabar danil jangan sampai kamu menyerah dan kamu harus pertahan kan semuanya, lihat jagoan kamu ngetawain kamu loh. '' ucap ibu rossa.
Dari arah pintu ayah dan bunda hanif masuk membawa makanan untuk hanif.
''Ternyata ada mba rosa juga. '' ucap bunda yang masuk. dan langsung duduk di samping besannya.
Danil mencium tangan ayah dan bunda nya hanif.
__ADS_1
''Hanif nya kemana danil, apa dia di dapur?? '' ucap bunda.
''Hanif masih tidur bunda, dia semalaman menangis dan pagi tadi baru tertidur. '' ucap danil dan membuat ayah bunda kaget.
''Memangnya ada apa danil, kenapa hanif menangis?? '' ucap ayah.
Danil pun menceritakan semua nya yang terjadi, bahkan danil menceritakan tentang dia dan hera.
Ayah dan bunda hanif langsung kaget mendengarkan cerita dari danil.
''Danil ga niat untuk melakukan itu ayah, danil juga korban dan di jebak oleh teman teman danil. '' ucap danil di ahir ceritanya.
''Ayah gak menyalahkan kamu danil, ayah yang malu karena hera sangat nakal pergaulannya dan berbanding terbalik dengan hanif kakanya, kamu gak salah danil karena hera yang salah, kalau pergaulan dia baik dia tidak akan sampai seperti itu, pergaulan bebas hera lah yang membuat hera seperti itu, kalau hera bergaul dengan teman yang baik dan sholehah pasti hera akan memiliki iman kuat dan gak akan terjerumus dengan pergaulan nakalnya. '' ucap ayah.
''Tapi hanif belum menerima danil ayah, dia masih sangat marah dan danil ga tau harus gimana ayah. '' ucap danil.
''Biar bunda nanti yang bicara pada hanif, kamu jangan khawatir yah, bunda tau kalau kamu gak dalam obat itu pasti kamu gak akan menyentuh hera, kamu terpaksa menyentuh hera, sekarang kamu lupakan kenangan pahit itu, hera sudah tenang di alam nya dan tugas kamu sekarang adalah jaga sauqy dan hanif. '' ucap bunda.
''Makasih ayah, bunda, kalian memaafkan kesalahan danil, makasih. '' ucap danil.
''Kamu korban danil dan hera juga sama kan korban seperti kamu, nanti ayah akan bicara pada hanif. '' ucap ayah.
''Kamu mau tes DNA sauqy?? '' ucap ibu rossa.
''Hanif tetap maksa dan ingin tes DNA, danil udah melarangnya karena danil yakin kalau sauqy adalah anak kandung danil. '' ucap danil.
''Kamu turutin ajah mau nya hanif, dia belum sadar soalnya, hanif masih kecewa karena dua laki laki nya ada hubungan terus dengan hera, kamu jangan khawatir nanti hanif akan sadar sendiri. '' ucap ayah dan danil mengangguk.
Di kamar saat ini....
Hanif membuka matanya dan melihat ke samping ranjangnya, suami dan anaknya sudah tidak ada.
Hanif segera menuju kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya, setelah selesai hanif memakai gamis rumahannya dan hijab instan tanpa cadar.
Hanif keluar kamar dan menuruni tangga, hanif kaget karena semuanya kumpul, hanif menghampiri orang tuanya dan mencium tangan nya.
''Kamu kenapa baru bangun sih hanif, ini udah siang banget. '' ucap bunda.
''Semalam hanif ga bisa tidur bunda dan baru bisa tidur pas udah sholat subuh dan tadarus. '' ucap hanif.
''Ayah udah tau cerita tentang hera, gak seharusnya kamu marah sama danil, dia korban sama seperti hera adik kamu, hera yang salah karena dia bergaul dengan teman yang salah, dia terlalu bebas pergaulannya hanif, kamu jangan egois dan keras kepala, kalau kamu di posisi danil pasti akan melakukan hal yang sama untuk membela diri, lupakan semua nya hanif kubur dalam dalam semua masalahnya, hera juga sudah tenang di alamnya, ada anak kamu yang harus kamu jaga dan besarkan, sauqy butuh sosok aya dan ibu di kehidupan nya kelak, jalani rumah tangga dengan tentram dan saling percaya. '' ucap ayah.
__ADS_1
Hanif hanya diam dan va berniat untuk menjawabnya.