Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 37


__ADS_3

Setelah selesai dengan kerjaannya hanif mengajak olive makan dan olive tidak menolak, tapi rina lah yang menolak saat hanif mengajak makan.


''Besok saya akan ke butik olive, tapi agak siangan, karena saya akan datang ke acara peresmian properti saya dulu. '' ucap olive.


''Baik nona, saya akan menunggu nona. '' ucap olive.


''Oke olive. '' ucap hanif kembali memakan makanannya.


''Rina, tolong bukain pintu yah. '' ucap hanif saat mendengar bel berbunyi.


''Baik nona. '' ucap rina sambil menuju ke arah pintu depan.


''Neng ada supirnya neng di depan. '' ucap rina saat menghampiri hanif.


''Suruh masuk dan tawarin makan yah. '' ucap hanif dan rina mengangguk.


''Emang gak apa supir masuk, saat nona tidak bercadar seperti sekarang. '' ucap olive.


''Supirnya Wanita olive, jadi aman. '' ucap hanif.


''Syukurlah nona. '' ucap olive.


Rina menghampiri kembali ke hanif.


''Neng mba supirnya gak mau. '' ucap rina.


''Yaudah gak apa apa, kamu masuk ajah rina. '' ucap hanif dan rina mengangguk.


''Nona saya pamit, makasih makan siangnya. '' ucap olive.


''Iya olive, saya senang jadinya ada teman makan. '' ucap hanif.


Hanif dan olive berjalan ke depan beriringan, supirnya kaget melihat wajah hanif sangat cantik.


''Pantesan tuan alatif sangat posesif, ternyata istrinya sangat cantik sekali. '' ucap linda saat melihat hanif.


''Selamat malam nona. '' ucap olive.


''Malam olive, hati hati yah. '' ucap hanif.


Hanif masuk dan menghampiri linda sopir pribadinya yang sengaja hanif bawa untuk menjadi supirnya.


''Hai linda, makasih udah anterin bunda dan mamah saya yah. '' ucap hanif.


''Itu kan tugas saya nona. '' ucap linda.


''Oke linda kalau begitu, kamu mau pulang atau tinggal d rumah saya, seperti kamu tinggal di rumah lama saya. '' ucap hanif.


''Boleh memangnya nona, saya tinggal disini. '' ucap linda.


''Boleh laah, dari pada kamu harus kost, ada rina juga jadi bisa nemenin saya juga disini. '' ucap hanif.


''Baik nona, terima kasih, saya mau banget tinggal disini kalau sudah di perbolehkan. '' ucap linda.


''Ambil barang kamu di bagasi mobil, nanti rina yang tunjukin kamar untuk kamu tempati. '' ucap hanif.


''Baik nona, saya permisi. '' ucap linda.


''Rinaa, bisa kesini ga sebentar. '' ucap hanif dan rina menghampirinya.


''Ada apa neng?? '' ucap rina.


''Kamu tunjukin kamar untuk linda yah, dia akan tinggal disini soalnya. '' ucap hanif.


''Baik neng, jadi rina ada temen deh di belakang. '' ucap rina.

__ADS_1


''Iya rina, sana anterin linda saya mau istirahat, jangan lupa cek pintu dan jendela sebelum kamu tidur dan jangan lupa di kunci yah. '' ucap hanif.


''Baik neng, saya kan udah biasa dulu pas di rumah nyonya. '' ucap rina.


''Oke, saya ke kamar yah. '' ucap hanif dan rina segera menghampiri linda dan menunjukan kamar di belakang untuk linda tempati.


Hanif langsung mengambil wudhu dan segera sholat isya.


Dikediaman rumah alatif.....


Alatif diam di dalam kamar, teri terus gedor pintu meminta alatif membukanya, namun alatif ga mendengarnya.


''Hanif sayang, mas kangen kamu. '' ucap latif sambil memandang wajah cantik hanif di handphone nya.


Tak lama alatif tertidur dan terlelap dengan pulas.


Dikediaman hanif.....


Setelah selesai sholat, hanif langsung istirahat dan tertidur dengan pulas.....


Satu minggu kemudian.....


Hanif saat ini sedang di apartments barunya yang baru di launching, apartments nya langsung banyak yang menbeli unit atau menyewanya, semua di atur oleh dimas.


Handphone hanif berdering dan hanig segera mengangkatnya.


''Halo selamat siang, kami dari pihak rumah sakit, mau mengabarkan kalau bayi ibu hanifah sudah bisa di bawa pulang, karena kondisi nya saat ini stabil, untuk memastikan anda bisa datang kerumah sakit sekarang juga, kami tunggu. '' ucap sang penelphone.


''Baik, saya akan ke rumah sakit sekarang. '' ucap hanif.


''Alhamdulilah, sauqy bisa pulang. '' ucap hanif bahagia.


Hanif langsung menelphone rina untuk menyusul ke rumah sakit dan membawa peralatan sauqy dan akan di jemput oleh linda.


''Baik nona, ayo sekarang kita berangkat. '' ucap dimas.


Hanif dan dimas berjalan menuju parkiran lobi utama.


''Nona tunggu disini, saya akan mengambil mobilnya dahulu. '' ucap dimas dan hanif mengangguk.


Hanif menunggu dimas depan lobi apartment dan dari arah samping jalan latif datang dan latif menghampirinya.


''Hai hanif, apa kabar?? '' ucap latif dan hanif tidak meresponnya.


''Jawab salam ku hanif, jangan menghindar. '' ucap latif memegang tangan hanif.


''Lepas, kita bukan muhrim, permisi. '' ucap hanif langsung masuk kedalam mobil.


''Padahal tiga hari kita satu kamar bahkan kamu tidur di pelukan aku hanif, aku kangen kamu bidadari surga ku yang aku sayangi. '' ucap alatif sambil masuk kedalam apartments untuk menemui aksel.


''Lama banget kamu latif. '' ucap aksel.


''Aku ketemu hanif di lobi, dia menghindar aksel. '' ucap latif.


''Kalian udah cerai, pasti lah hanif ngehindar, kamu kangen sama hanif, buka ajah cctv rumah kamu, pasti ada tuh rekaman dan suara hanif juga. '' ucap aksel.


''Iya nanti di rumah. '' ucap latif.


Di rumah sakit saat ini....


Hanif masuk ke ruangan dengan dimas mendampinginya.


Suster membawa bayi nya dan memberikannya pada hanif.


''Ini baby nya nyonya, sangat sehat dan ini rekam medisnya, setiap tanggal 11 tiap bulan haru kontrol tah nyonya selama 6 bulan kedepan, kalau tanggal merah anda bida memajukannya satu hari, ini surat kontrolnya dan ini untuk di urus di administrasi. '' ucap dokter.

__ADS_1


Dimas menerima dan langsung mengurusnya.


Rina masuk membawa peralatan sauqy.


''Maaf neng saya telat. '' ucap rina.


''gak ko rina, siapkan pakaian, selimbut dan gendongannya. '' ucap hanif dan rina mengangguk.


''Dokter, apa saya mengurusnya seperti bayi baru lahir biasanya, di jemur tiap pagi. '' ucap hanif.


''Iya nyonya, seperti bayi baru lahir ajah, dan kasih susunya setiap dua jam yah nyonya. '' ucap dokter.


''Baik dokter, terimakasih. '' ucap hanif.



''Gantengnya anak mamah . '' ucap hanif sambil mencium kening sauqy.


''Ini neng kupluk nya baby sauqy. '' ucap rina dan hanif memakaikannya dan membalut tubuh sauqy dengan pernel bayi, sauqy tertidur pulas.



''Anteng nya bayi tampanku. '' ucap hanif dan menciumnya.


Dimas masuk membaya kotak hadiah dari rumah sakit untuk anaknya hanif.


''Sudah selesaikan mas dimas?? '' ucap hanif.


''Sudah. '' ucap dimas tersenyum.


''Rina kamu bawa barang barang sauqy. '' ucap hanif.


''Baik neng. '' ucap rina.


Hanif menggendong bayinya dengan aisan dan sauqy terlihat anteung di aisannya hanif.


''Mas dimas kembali ke kantor, saya ada linda yang mengantar saya pulang, terimakasih mas dimas untuk bantuannya. '' ucap hanif dan dimas mengangguk.


''Baik nona, saya permisi. '' ucap dimas dan hanif mengangguk.


Linda membuka kan pintu untuk hanif, rina menyimpan barangnya di bagasi di bantu linda.


Setelah selesai mobil segera meninggalkan rumah sakit menuju rumah hanif, dan hanif mengabari bundanya sedangkan mamah nya sedang keluar kota dengan ayah jadi hanya bunda dan ayah yang menyambut hanif daan bayinya.


semua keluarga sepakat, kalau bayinya hera di jadikan bayinya hanif dan menutup semua informasi mengenai hera.


Hanif sampai di rumahnya.....


''Ini bayinya sayang?? '' ucap ayah.


''Iya ayah, namanya sauqy. '' ucap hanif.


''Ganteng banget, ayah boleh gendong. '' ucap ayah.


''Boleh ayah. '' ucap hanif sambil memberikan bayinya pada ayahnya.


.


.


.


.


.......

__ADS_1


__ADS_2