Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 53


__ADS_3

Satu hari sebelum pernikahan hanif.....


Hanif saat ini di kamar dengan sauqy, hanif benar benar di pingit oleh bundanya, walaupun ini pernikahan kedua untuk hanif namun tetap sajah, bunda melarang banyak hal pada hanif dan akhirnya hanif memilih berdiam di kamar dengan jagoannya.


Rina sampai hari ini belum berhasil memberitahukan semua rahasia hera, karena sulit untuk menemui hanif.


Rina saat ini sedang membantu menyiapkan bahan makanan yang akan di masak untuk acara besok.


Di kediaman alatif....


Latif memilih kembali ke dunia lamanya menjadi cassanova, dia melampiaskan semuanya kepada wanita wanita malamnya.


Aksel dan riko sangat menyayangkan semua perbuatan latif, bukan nya berubah malah lebih parah dari sebelumnya.


''Semua gara gara kamu kan, gimana kalau mamah nya latif marah ke kita berdua. '' ucap riko.


''Kenapa jadi aku sih riko, kamu juga ikut andil. '' ucap aksel.


Aksel dan riko keluar dari kamar latif dan segera turun, mamah nya latif menghadang mereka dan menanyakan semuanya.


''Apa yang terjadi sama latif, kenapa dia mabuk gitu?? '' ucap tante hana.


''Maafkan kami tante, semua latif yang menginginkan nya, dia juga malah yang mengajak kami berdua ikut di acaranya. '' ucap riko.


''Acara apaan?? '' ucap tante hana.


''Acara di villa dengan wanita tante. '' ucap aksel.


''Latif itu, bukannya berubah lebih baik dia malah lebih gila. '' ucap tante hana.


''Kami permisi tante. '' ucap riko dan tante hana mengangguk.


''Semua bukan salah hanif, perbuatan kamu yang membuat hanif gak mau terluka kembali, semoga hanif bahagia dengan pernikahan nya yang sekarang. '' ucap tante hana.


Pagi hari menjelang.....


Setelah selesai sholat subuh hanif mandi dan sarapan terlebih dahulu.


Bunda dan dua perias masuk ke kamar hanif dan membawa gaun yang akan di kenakan hanif.


''Kamu udah sarapan kan sayang. '' ucap bunda dan hanif mengangguk.


Rina masuk kedalam kamar untuk membantu menjaga sauqy, dari semalam sauqy terus nempel pada hanif dan membuat semua kebingungan dan hasilnya, sauqy di bawa kemanapun hanif pergi.


''Kamu siap siap yah, bunda mau mengecek persiapan dan semuanya. '' ucap bunda dan hanif mengangguk.


''Rina tolong mandikan sauqy yah, dia udah di suapin ko, tinggal di mandiin dan pakaian nya itu sudah saya siapkan. '' ucap hanif saat duduk di depan meja rias.

__ADS_1


''Baik neng. '' ucap rina.


Hanif langsung di rias wajahnya, riasan yang natural dan tidak tebal, hanif dasarnya memang sudah cantik.


Periaspun sangat takjub dengan hasil riasannya.


Dua jam kemudian hanif selesai dengan riasan dan gaunnya yang akan di pakai untuk akad.


Dua perias langsung meninggalkan kamar hanif, tinggal hanif, sauqy dan rina.


''Neng cantik banget, semoga bahagia selalu neng. '' ucap rina saat menghampiri hanif.


''Makasih rina doanya. '' ucap hanif tersenyum.


Bunda masuk ke dalam kamar dan memberitahukan kalau pihal laki laki akan segera sampai, rina menemani hanif di kamar setelah bunda keluar dari kamar hanif.


''Ya allah apa sekarang ajah aku bicara ke neng hanif, semuanya akan terlambat gak yah. '' ucap rina dalam hatinya.


''Kamu kenapa rina, ada yang mengganjal kah di hati dan fikiran kamu, ayo ceritakan. '' ucap hanif sambil duduk dan melihat ke arah rina.


''Neng sebelumnya saya minta maaf, tapi ini semua sangat mengganjal di hati saya neng, ini tentang neng hera dan ayah dari den sauqy. '' ucap rina dan membuat hanif kaget.


''Bicara rina, siapa ayah kandung sauqy. '' ucap hanif.


Rina memberikan kotak milik hera pada hanif, hanif menerimanya dan membuka nya, hanif kaget karena foto danil yang ada dalam kotaknya dan ada tulisan tangan hera.


''Maafkan saya neng, saya baru ingat pas saya lagi sakit dan diam di rumah ini, karena tas saya kan ketinggalan disini, kotak ini juga kan ada di dalam tasnya, saya sering menghampiri neng buat ngasih tau semuanya tapi selalu ada ajah halangannya neng, maafkan saya. '' ucap rina sambil menangis.


''Ceritakan semuanya rina, saya mohon sama kamu. '' ucap hanif.


''Baik neng saya akan ceritakan semuanya. '' ucap rina dan hanif mengangguk.


Rina menceritakan semua yang di bicarakan oleh hera padanya, hanif langsung diam dan menangis.


''Kamu jahat rina, kenapa baru sekarang kamu cerita ke saya, kalau saya tau dari awal saya gak akan mau menikah sama danil, saya mending gak menikah ajah. '' ucap hanif sambil menangis.


''Maafkan saya neng, saya lupa dengan kotaknya dan saya seminggu ini selalu meminta mengobrol tapi ada ajah neng halangannya dan saya baru bisa sekarang cerita semuanya. '' ucap rina.


''Rina dengar itu, udah SAH rina, tolong aku rina aku gak mau menghadapi pernikahan ini, kenapa laki laki yang menikahi aku semua ada kaitannya sama hera dan bekas hera rina, kenapa semua gak adil sama aku. '' ucap hanif sambil menangis.


''Neng istighfar neng, ini semua udah jalan nya dan garis takdir dari allah, neng harus menerimanya, ikhlas neng dan sabar, ini mungkin jalan terbaik untuk neng dan den sauqy. '' ucap rina menenangkan tangisan hanif.


''Rina aku harus bagaimana, jawab rina?? '' ucap hanif sambil menangis.


''Udah neng riasannya jadi rusak loh, nanti neng tanyakan langsung sama tuan danil, karena neng hera bilang, dia juga sama di jebak, saya yakin neng bisa mendapatkan titik terangnya. '' ucap rina.


''Jadi saya harus menanyakan langsung ke mas danil gimana lengkap ceritanya. '' ucap hanif.

__ADS_1


''Iya neng, sabar yah neng ini ujian buat neng hanif, tuan danil laki laki baik neng, dia hanya korban seperti neng hera. '' ucap rina.


''Kalau dia laki laki baik, dia pasti tanggung jawab rina dan menikahi hera, walaupun hera ga perawan lagi. '' ucap hanif.


''Tuan danil sangat teliti neng, dia gak mau percaya karena gak ada bukti. '' ucap rina.


Pintu kamar hanif terbuka, bunda masuk dan kaget melihat riasan wajah hanif.


''Ta allah hanif, kamu kenapa sih, riasannya rusak jadinyakan. '' ucap bunda dan langsung keluar memanggil perias nya.


''Sabar neng. '' ucap rina sambil mengelus punggung hanif.


''Jangan nangis lagi hanif nanti riasannya rusak lagi loh, ayo turun sekarang untuk bertemu suami kamu dan penandatanganan surat surat nya. '' ucap bunda dan hanif hanya diam pandangannya kosong.


''Rina kamu bawa sauqy turun yah. '' ucap bunda dan rina mengangguk.


Hanif di gandeng oleh bunda dan istrinya tuan amir, hanif menatap ke arah pintu dan melihat hera sedang tersenyum dan menangkupkan kedua tangannya lalu melambaikan tangan nya dan bayangan hera pun menghilang.


''Astagfirullah, hera apa ini semua. '' ucap hanif dalam hatinya sambil meneteskan air matanya.


Hanif di dudukan di samping danil yang tersenyum ke arahnya, tangan hanif di ulurkan dan danil memakaikan cincin nya di jari hani, hanif pun langsung memakaikan di jari danil.


Hanif mencium tangan danil setelah bunda membisikannya dan danil langsung mencium kening hanif dengan penuh kasih sayang.


Hanif dan danil langsung menandatangani berkas berkasnya.


Lalu sungkeuman Kepada orang tua, tangis hanif langsung pecah dan membuat semua kaget.


''Ada apa dengan kamu sayang?? '' ucap ayah namun hanif tidak menjawab.


hantaran pun di terima oleh keluarga hanif.






Hanif hanya melamun dan membuat danil sangat khawatir, sauqy rewel nangis terus ingin ke hanif.


Danil langsung membawa sauqy dan memberikannya ke hanif.


Hanif langsung kaget dan menggendong sauqy dan menciumnya.


''Maafkan mamah sayang. '' ucap hanif sambil menghapus air mata sauqy.

__ADS_1



__ADS_2