Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Bab 83


__ADS_3

Di kediaman hanif saat ini....


Hanif terus memikirkan ucapan latif saat di pesta tadi, sampai tengah malam hanif belum merasakan kantuknya.


Danil masuk kedalam kamar setelah menyelesaikan kerjaanya dan kaget melihat hanif sedang duduk dan belum tertidur.


''Sayang, kamu kenapa belum tidur?? '' ucap danil menghampiri hanif dan duduk di sampingnya.


''Aku belum ngantuk mas, mas apa kamu mengijinkan aku untuk menemui mamah hana?? '' ucap hanif dan membuat danil cemberut.


''Disana ada anisa juga mas dan ada mamah hana, aku aman mas. '' ucap hanif kembali.


''Iya mas ijinkan kamu pergi, tapi kamu perginya ajak sauqy dan jangan sendiri yah, kalau bisa kamu jangan ke rumah mamah hana, janjian di luar ajah. '' ucap danil dan hanif mengangguk.


''Kalau gak keberatan mamah hana ajah yang kesini, jadi kamu ga usah kesana. '' danil kembali berbicara.


Danil langsung mengajak hanif istirahat karena jam sudah menunjukan dini hari.


Di apartments riko....


Latif membangunkan pita, namun tidak berhasil dan pita tetap tidur pulas.


''Anak ini bener bener bocil. '' ucap latif.


Latif keluar kamar dan tidur di kamarnya riko, karena latif gak mau tidur satu ranjang dengan pita.


Pagi hari menjelang.....


Di kediaman hanif sudah ramai di pagi hari, karena semua pekerja nya telah kembali dan membuat hanif lega hatinya.


Koki langsung masak, bibi langsung membersihkan rumah, rina mengurus sauqy dan linda menyiapkan mobilnya.


Pagi ini hanif begitu pucat dan dia merasakan ga enak di tubuhnya, danil tertidur kembali setelah sholat subuh, sedangkan hanif langsung ke lantai satu, karena sauqy sudah meminta makanan.


Hanif meminta di buatkan gula asem, karena perutnya begitu mual.


''Ini neng minumannya. '' ucap bibi memberikan minuman pesanan hanif.


''Makasih bibi. '' ucap hanif.


Hanif langsung meminumnya dalak satu tegukan langsung habis.


Hanif ke dapur menyimpan gelas bekas minumnya namun hanif langsung pingsan dan membuat bibi kaget.


Koki mematikan kompornya dan membantu bibi mengangkat hanif ke sofa, rina ke atas membangunkan danil.


Danil turun ke lantai satu dan memeriksa keadaan hanif, danil hanyan tersenyum setelah memeriksa hanif dan meminta rina memandikan sauqy dan meminta bibi membawakan air mineral dan minyak angin aromatherapy.


''Semoga dugaan aku benar. '' ucap danil sambil mengelus pipi hanif.


Bibi membawakan air mineral dan memberikan minyak angin aromatherapy.

__ADS_1


''Tuan danil, nona hanif baik baik ajah kan, soalnya tadi habis meminum gula asam hangat. '' ucap bibi dan membuat danil kaget dan tersenyum.


''Gak apa apa bibi, lanjutkan kerjaannya dan biarkan istri saya istirahat dulu. '' ucap danil sambil tersenyum dan bibi langsung mengangguk.


Danil membuka minyak anginnya dan menghirupkan ke hidungnya hanif, lalu mengolesnya ke jarinya untuk di. cium aroma nya oleh hanif.


Hanif membuka matanya dan memegang kepalanya yang terasa sakit dan pusing, danil membantu mendudukan hanif dan tersenyum, membuat hanif kaget dengan semua tingkah danil.


''Ayo minum dulu air nya. '' ucap danil sambil memberikan air minumnya dan hanif langsung meminumnya.


''Kapan terahir datang bulan?? '' ucap danil dan membuat hanif mengerutkan dahinya.


''Pas kamu pulang dari jerman mas, itu aku baru selesai datang bulan. '' ucap hanif dan membuat danil tersenyum senang.


Danil ke lantai atas masuk ke kamarnya dan melihat rina sedang memakaikan pakaian ke sauqy, danil mengambio handphone dan langsung menghubungi seseorang.


Setelah selesai danil menghampiri hanif dan memeluknya erat, danil mencium kening hanif.


''Semoga diagnosa nya mas benar, nanti kamu ikut mas yah ke suatu tempat. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk dan tidur kembali di sofa, karena tubuhnya begitu lemas.


Rina turun dan memberikan sauqy pada danil, karena sauqy terus meronta ingin di gendong oleh danil.


Danil mengambil sauqy dan mendudukannya di pangkuannya.


Hanif membuka matanya dan tersenyum karena sauqy memeluknya erat.


''Sebentar lagi akan ada malaikat kecil yang hadir di rumah ini lagi dan aku bahagia, apabila benar diagnosaku kalau hanif sedang hamil. '' ucap danil sambil mengusap rambut sauqy yang sedang memeluk erat hanif.


Mereka makan satu piring bertiga dan sauqy begitu lahap dengan makannya.


Hanif hanya tiga suap karena perutnya langsung kenyang, hanif hanya memakan sayurnya tanpa nasi.


Handphone danil berdering dan panggilan dari om amir yang menanyakan pita, karena pita bilang akan menginap di rumah danil, namun danil memberitahukan kalau pitak. tidak ada dan membuat om amir kaget.


''Anak itu menginap dimana yah. '' ucap danil saat om amir menutup panggilannya.


''Ada apa mas?? '' ucap hanif.


''Pita gak pulang ke rumah dan dia meminta ijinnya mau menginap disini. '' ucap danil dan membuat hanif kaget.


Di apartments saat ini.....


Pita membuka matanya dan merasakan tubuhnya sakit semua, pita bangun dan menuju kamar mandi untuk merendam tubuhnya.


Latif masuk membawakan pakaian untuk pita dan sarapannya juga, latif duduk di sofa dan melihat noda darah di ranjang, latif hanya tersenyum.


Pita keluar kamar mandi dan kaget melihat latif sedang duduk.


''Itu pakaian ganti untuk kamau dan sarapannya juga untuk kamu. '' ucap danil dan pita mengambilnya, saat pita akan masuk ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya latif meminta pita memakai pakaiannya di kamar karena latif pamit pulang duluan dan membiarkan pita sendiri.


Pita hanya menangis di perlakukan seperti itu oleh latif dan pita bertekad akan merebut hati latif.

__ADS_1


...


Hanif saat ini sudah siap dengan style nya karena danil akan membawa hanif ke suatu tempat, hanif pasrah dan mengikuti danil membawanya pergi ntah kemana.


Hanif kaget karena danil membawanya ke rumah sakit dan hanif berfikiran kalau danil akan praktek hari ini.


Danil menuntun hanif dan membawanya ke sebuah ruangan, POLI KANDUNGAN.


Hanif membaca tulisan di pintunya dan kaget dengan tulisan itu.


Danil masuk dan hanif mengikutinya, danil bersalaman dengan seorang dokter wanita dan hanif hanya tersenyum.


Suster membimbing hanif untuk tiduran di brangkar, danil menghampiri dan membuka cadarnya hanif agar tidak kesusahan, suster kaget dengan wajah istri dari pemilik rumah sakit yang begitu cantik dan sangat cantik setelah cadarnya di buka.


Suster membantu hanif dan dokter langsung melakukan tindakannya.


Danil tersenyum melihat hasilnya, hanif positif sedang hanil memasuki bulan ke lima dan hanif langsung terdiam dan menangis, danil menghampiri dan memeluk hanif.


''Ayo kita duduk lagi sayang, biar dokter erna menjelaskan semuanya. '' ucap danil setelah melepas pelukannya.


''Anda sedang mengandung nyonya dan usia kandungannya memasuki minggu kelima kalau sesuai dengan tanggal terahir anda datang bulan. '' ucap dokter.


''Apa anda ada keluhan nyonya?? '' ucap dokter kembali.


Hanif menatap danil dan danil langsung tersenyum.


''Jawab sayang, kenapa menatap mas. '' ucap danil dan hanif langsung tersenyum.


''Ahir ahir ini saya sering pusing ajah dokter terus ga bisa makan nasi. '' ucap hanif.


''Mual dan muntah ada gak?? '' ucap dokter dan hanif mengangguk.


''Itu semua wajar nyonya di awal kehamilan dan trisemester pertama, anda jangan khawatir dan kurangi aktifitas yang membuat anda setres, karena awal kehamilan sangat rentan dan saya buatkan resep yah untuk anda nyonya. '' ucap dokter dan hanif mengangguk.


''Suami anda dokter spesialis yang handal, anda pasti akan di jelaskan nantinya lebih rinci dan kalau anda mempunyai pertanyaan yang sungkan di tanyakan pada saya, anda bisa langsung ke dokter danil bertanya nya nyonya. '' ucap dokter dan membuat danil tersenyum.


Danil dan hanif pamit dan segera pulang ke rumah karena rina memberitahukan kalau di rumah ada keluarga berkumpul dan membuat sauqy rewel.


.


.



.


.


.


...............

__ADS_1


__ADS_2