Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 22


__ADS_3

Saat ini hanif sedang tiduran di ranjang di dalam kamarnya, hari ini begitu melelahkan untuknya, suara ketukan pintu kamarnya membuat hanif segera memakai kerudungnya dan segera keluar.


''Ayah, hanif kira siapa. '' ucap hanif.


''Ayah ganggu kamu yah sayang. '' ucap ayahnya hanif.


''Gak ko ayah, ayo masuk. '' ucap hanif.


''Ayah tunggu di ruang tamu dan pakai cadarnya yah, ada presdir negara J ingin bertemu dengan kamu. '' ucap ayah dan hanif segera masuk mengambil cadarnya, sedang kan ayah turun lagi untuk menemani presdir negara J.


Hanif turun langsung menghampiri ke ruang tamu, dan benar ajah presdir itu sedang tersenyum lebar melihat wajah hanif.


''Maafkan saya nona hanif, sampai harus datang ke rumah anda, saya hanya mau menepati janji saya kan, tapi anda tidak ada di kantor. '' ucap presdir negara J.


'' Iya tidak apa apa tuan, lagian kan itu kantor ayah dan saya juga punya pekerjaan lain. '' ucap hanif.


''Ini bonus dari saya pribadi untuk kamu. '' ucap presdir sambil memberikan selembar cek pada hanif.


''Maaf tuan, ini berlebihan sekali, ayah sudah memberikan bonus oada saya, ini ambil kembali yah. '' ucap hanif menolak.


''Tidak ada penolakan nona. '' ucap presdir.


''Tapi saya gak mau tuan, anda sumbangkan pe panti asuhan dan kasih ke orang yang lebih membutuhkannya, saya sudah punya. '' ucap hanif.


''Tidak bisa, kamu harus terima dan jangan biarkan uangnya hangus. '' ucap presdir.


''Kenapa senang banget memaksa. '' ucap hanif.


''Udah sayang terima ajah, anggap itu hadiah pertunangan kamu loh. '' ucap ayahnya hanif.


''Kapan nona hanif akan bertunangan, dan dengan siapa tuan fadil?? '' ucap presdir.


''Nanti juga tuan mengetahuinya. '' ucap ayah.


''Oke lah, lagian saya di negara ini sampai ahir minggu, karena lusa saya mau menghadiri pesta ulang tahun mahardika corp. '' ucap presdir.


''Iya tuan. '' ucap ayah.


''Kalau ga ada lagi yang mau di bicarakan, saya permisi. '' ucap hanif dan dia segera ke kamarnya karena tatapan presdir itu sangat berbeda pada hanif.


''Kalau begitu, saya juga pamit, selamat malam. '' ucap presdir.


Setelah presdir itu pergi ayah menghampiri hanif di sofa ruangan keluarga, dia duduk dengan bundanya.


''Sayang, kamu harus terima semua pemberian orang, jangan buat mereka kecewa, kalau pemberiannya itu menurut kamu ga baik atau di luar batas, baru kamu boleh menolaknya. '' ucap ayah.


''Memang tamu itu memberi apa ke kamu sayang?? '' ucap bunda.

__ADS_1


''Ini, dia ngasih cek senilai lima milyar bunda. '' ucap hanif sambil memberikan pada bundanya.


''Banyak banget hanif. '' ucap bunda.


''Pakai sama kamu seperlunya, kasih ke orang yang membutuhkannya, besok bunda antar kamu yah. '' ucap bunda.


''Oke bunda, kita ke bank ajah dulu, kita cairkan dan masukkan ke rekining aku, terus kita sedekahkan pada yang membutuhkan. '' ucap hanif.


''Nah itu kamu mengerti maksud ayah. '' ucap ayah.


''Hanif mau ke kamar dulu, ngantuk. '' ucap hanif dan hanif langsung menuju kamarnya.


''Anak itu emang spesial, bunda sangat bangga ayah. '' ucap bunda.


''Apalagi ayah, bangga banget, dia memberi keuntungan berkali kali lipat ke perusahaan ayah loh, ayah sampe bahagia banget bunda, semua thender melesat dengan keuntungan sangat besar. '' ucap ayah.


''Ayah tau kan, hanif memiliki perusahaan property, kalau toko baju, outlet dan butik jangan di tanya, semuanya laku di pasaran, ini tuh sejumlah hotel, apartments dan real estet ayah, semuanya benar benar laku. '' ucap bunda.


''Iya bunda, dulu ayah keras sama hanif, karena ayah sayang ke dia, ayah ingin membentuk hanif menjadi pribadi kuat, ayah gak mau kecantikan hanif membuat dia sombong dan menjerat pria pria. '' ucap ayah.


''Iya, bunda juga mengerti. '' ucap bunda.


''Ayo kita istirahat, besok bunda kan mau antar hanif juga kan. '' ucap ayah dan bunda mengiyakannya.


Di apartments milik aksel....


''Si aksel, ga kenyang apa dia, tadi kan udah dengan jalangnya. '' ucap latif saat keluar kamar.


''Mau kemana latif?? '' ucap aksel.


''Pulang, mau istirahat. '' ucap latif.


''Kenapa sama kak latif?? '' ucap desi yang melihat wajah dari sahabat pacarnya kusut.


''Dia di tolak kakanya hera. '' ucap aksel.


''Kak hanif, waah ka hanif memang the best, dia itu gak pantas untuk kak hanif yang sangat cantik. '' ucap desi.


''Ko gitu. '' ucap aksel.


''Iya lah, kak hanif masih suci, sedang kan kak latif udah ga suci, dia berganti wanita setiap harinya. '' ucap desi.


Latif saat ini sampai di rumah nya,dan orang tuanya memanggilnya untuk mendekat.


''Ada apa mamah, ayah. '' ucap latif.


''Ini pakaian kamu untuk acara lusa, awas kalau kamu membuat keluarga malu, suatu saat kamu akan menyesal loh kalau sampai kamu menolak. '' ucap mamahnya latif.

__ADS_1


''Iya mamah, aku mau di jodohkan dengan hanif, kapan aku bisa melihat wajahnya?? '' ucap latif.


''Sabar dong latif, tapi mamah pernah lihat lukisan wajah hanif dimana yah, itu wajah hanif asli. '' ucap mamah dan terus mengingat ngingatnya.


''Mamah itu semua mustahil, hanif ga bernah berfoto, ada juga foto pakai cadar, apalagi di lukis itu mustahil. '' ucap ayah.


''Di kamar fatih, fatihkan pernah lihat wajah hanif pasti dia meminta pelukis melukisnya. '' ucap mamah.


''Berarti lukisan wanita cantik itu, dia hanif, pantas ajah si fatih marah saat aku memegang lukisannya, cantik banget, apalagi aslinya. '' gumam latif.


''Tapi kan fatih mengunci kamarnya dan gak bisa di buka oleh siapapun. '' ucap latif.


''Emang kalau bisa terbuka mau apa kamu, jangan sampai kamu maksa dan ingin melihat wajah hanif. '' ucap mamahnya.


''Aku sudah lihat, untuk apa lihat lagi. '' gumam latif.


''Udah ahh, latif mau istirahat. '' ucap latif dan membawa pakaian nya untuk di simpan.


Pagi hari menjelang.....


Hanif selesai dengan sholat subuh dan tadarus al quran nya, dia memilih ke kamarnya untuk mandi dan bersiap karena akan ke bank untuk mencairkan ceknya.


Bunda sudah rapih dengan style nya, ayah juga sudah mengijinkan anak dan istrinya untuk melakukan kegiatan hari ini.


''Bunda cantik banget dengan style nya. '' ucap hanif yang menghampiri untuk gabung sarapan.


''Kamu lupa, semua pakaian bunda dan ayah itu kan dari toko baju kamu dan butik kamu. '' ucap bunda.


''Hanif lupa. '' ucap hanif.


''Udah ayo sarapan, nanti di bank nya penuh kalau terlalu siang. '' ucap ayah.


Setelah selesai sarapan hanif dan Bunda pergi dengan menggunKan mobil dan hanif yang mengendarainya.


Sedangkan ayah makai supir.


''Bunda, kita ajak hera untuk belanja yah, kita hari ini akan bersenang senang. '' ucap hanif.


''Iya hanif, bunda juga pengen ketemu hera, kamu benar benar menjaga dan melindungi hera. '' ucap bunda.


'' hera adik aku, dan sudah kewajibaan hanif juga jagain hera. '' ucap hanif.


.


.


.

__ADS_1


.............


__ADS_2