
''Ya alloh, aku harus bagaimana?? '' ucap latif sambil menangis menyesali semuanya.
''Sebaiknya aku ke kantor polisi, melaporkan semua kejahatan teri. '' ucap latif dan segera menuju kantor polisi.
Latif sampai di kantor polisi dan melaporkan teri dengan tuduhan pencurian dan tindakan kejahatan yang di rencana, polisi langsung memprosesnya, latif memberikan bukti dari bank dan rekaman percakapan teri dengan semua rencananya.
Setelah selesai latif menuju perusahaan menghampiri fatih dan memberikan rekaman cctv pada fatih.
''Kenapa kaka dulu gegabah, mempercayai sebelum ada buktinya, udah seperti ini kan hanif yang jadi korban, dia harus jadi janda di usia pernikahan sepuluh hari. '' ucap fatih.
''Kaka juga menyesal fatih, ayo bantu kaka untuk menjadikan hanif istri kaka. '' ucap latif.
''Maaf fatih ga bisa kak, kaka sendiri ajah deh. '' ucap fatih.
''Ayolah fatih cepat bantu kaka. '' ucap latif.
''Jalan satu satunya adalah, nunggu mamah bisa bicara kaka, dan kaka berikan bukti percakapan nya pada mamah, pasti semua masalah akan terselesaikan. '' ucap fatih.
''Mudah mudahan mamah cepat pulih fatih. '' ucap latif
''Semoga sajah, karena hanif lah yang dekat sekali dengan mamah, seperti ibu dan anak jadi, hanya hanif yang bisa merawat mamah. '' ucap fatih.
''Amiin, kalau ayah masih koma?? '' ucap latif.
''Ayah masih di ruangan sterill, belum bisa di longok secara langsung. '' ucap fatih.
''Lebih baik bukti nya kaka kasih kan ke pengacara, tapi sebelumnya kaka salin dulu di handphone nya, biar aman kalau di tangan pengacara, nanti kalau mamah sudah membaik keadaannya, kita bisa berikan bukti nya dan semoga mamah mau menerima semua nya dan memaafkan kaka. '' ucap fatih.
''Iya fatih, apa kaka ketemu om fadil gitu menjelaskan semuanya?? '' ucap latif.
''Cobalah kak, tapi kalau ada penolakan lebih baik kaka mengalah dan jangan memaksa atau lebih baik kaka perlihatkan buktinya pada hanif. '' ucap fatih.
''Benar yah, yaudah kaka sekarang mau ke rumah sakit yah, besok kaka mulai bantuin kamunya. '' ucap latif semangat.
''Kaka pulang ke rumah yah. '' ucap fatih.
''Iya, kaka akan pulang ke rumah. '' ucap latif sambil pergi meninggalkan ruangan fatih menuju rumah sakit.
''Kalau memang kalian berjodoh kembali kak, semoga kalian di jodohkan sampai tua kelak, fatih udah mengikhlaskan hanif. '' ucap fatih saat latif keluar ruangannya.
__ADS_1
Di rumah sakit saat ini....
Hanif sedang memberi makan siang mamah hana, bunda dan ayah sudah pamit pulang, karena bunda akan menjaga sauqy di rumah hanif.
''Mamah harus habiskan makan nya dan minum obat yah, biar mamah secepatnya pulih. '' ucap hanif.
Mamah hana mengangguk dan tersenyum menjawabnya.
''Ya alloh terimakasih engkau hadirkan hanif di kehidupan ku, dia begitu tulus merawatku, aku mohon jadikan dia menantuku kembali. '' ucap mamah hana di dalam hatinya.
''Makanan nya habis, ayo mamah minum dulu yah, nunggu sepuluh menit baru bisa minum obat. '' ucap hanif sambil memberikan minum pada mamah hana.
Di luar ruangan, latif menyaksikan semua yang hanif lakukan pada mamah nya, kasih sayangnya tulus.
''Dia memang wanita yang solehah, semoga aku berjodoh kembali dengan nya, ya alloh kabulkan doa tulusku. '' ucap latif sambil menangis.
Di dalam ruangan rawat, hanif sedang melaksanakan sholat sedangkan mamah sedang memakan puding yang sudah hanif potong potong kecil.
Latif masuk dan menghampiri mamahnya.
''Maafkan latif mamah, latif sayang sekali sama mamah, latif akan menjaga mamah, latif janji dan latif akan menikahi hanif kembali mamah. '' ucap latif sambil memegang tangan mamahnya.
Mamah hana hanya bisa diam dan tidak mengangguk pertanda setuju.
Hanif sudah tau kalau latif ada di ruangan karena dia mendengar suaranya.
Hanif duduk di sofa dan membuka iped nya untuk membalas semua pesan dari olive dan dimas.
latif menyimpan piring kosong bekas makan mamahnya dan menyimpannya di meja.
''Mamah istirahat yah biar cepat pulih. '' ucap latif sambil merapihkan bantal di kepala mamah nya.
Latif menghampiri hanif dan duduk di sampingnya hanif setelah merapihkan brangkar tempat tidur mamah nya.
''Hani, Kamu udah makan siang belum?? '' ucap latif.
''Belum mas. '' ucap hanif sambil terus menatap iped nya.
''Saya nanya kamu disini loh, kamu ko tatapan nya malah ke iped. '' ucap latif.
''Maaf mas, kita bukan muhrim, saya ga berani metap kamu. '' ucap hanif.
__ADS_1
''Saya mau minta maaf ke kamu hanif, saya menyesal. dengan semuanya, saya sudah tau kebenarannya hanif, dan saya bodoh tidak mempercayai ucapan mamah dan membiarkan kamu lepas dari ikatan pernikahan kita, saya sudah bilang ke kamu, kalau saya tidak mau bercerai tapi kenpa kamu malah melancarkan semuanya dan ahirnya kita bercerai hanif. '' ucap latif.
''Semua sudah takdir dari alloh mas, saya hanya bisa pasrah sajah dan menerima semuanya, semua mungkin kebaikan untuk kita dan kita bukan jodoh yang di pertemukan di ikatan suci pernikahan, terima ajah semua takdir ini mas, karena itu akan memudahkan kita untuk ikhlas. '' ucap hanif sambil menatap pintu ruangan mamah hana.
''Saya ingin kita menikah kembali hanif, saya ingin rujuk dengan kamu, saya mohon berikan saya kesempatan dan saya janji akan selalu percaya kepada kamu dan saya akan menjaga ikatan suci pernikahan kalau kita kembali menikah hanif, pliis hanif berikan kesempatan kedua pada saya. '' ucap latif sambil memegang tangan hanif.
''Lepas mas, kita bukan muhrim dan kamu gak ada hak nya memegang tangan saya. '' ucap hanif.
''Maaf hanif, saya reflek. '' ucap latif.
''Maaf mas saya ga bisa, terima semua nya kalau kita tidak berjodoh. '' ucap hanif.
''Plis hanif, saya sangat mencintai kamu, janin yang di kandung teri itu bukan anak saya, teri menjebak saya, saya mohon sama kamu percayalah. '' ucap latif.
''Apa mas latif percaya saat mamah bilang kalau janin itu bukan anak kamu, apa kamu memberikan kesempatan sama saya untuk bicara mas, dan kalau misalkan kita menikah kembali dan ada kejadian yang sama lagi, mengaku hamil anak kamu, kamu akan mempercayainya dan mengulang kesalahan kembali mas?? '' ucap hanif.
''Tidak hanif, saya akan percaya kalian, saya kapok mempercayai orang lain, saya langsung percaya karena saya sudah menginginkan kehadiran keturunan saya hanif makanya saya percaya, tapi percayalah kalau saya tidak menikahi wanita itu. '' ucap latif.
''Sudah lah mas, sekarang bukan waktu nya membahas masalah kamu, sekarang kesehatan mamah dan ayah lah yang menjadi prioritasnya. '' ucap hanif.
''Baik lah hanif, tapi saya mohon sama kamu jangan menghindar yah, berikan saya kesempatan agar saya bisa membuat kamu mencintai saya hanif. '' ucap latif.
''Saya bukan menghindar, tapi wajar semuanya karena kita bukan muhrim mas, ikatan kita adalah mantan. '' ucap hanif.
Latif tersenyum dan terus memandangi wajah hanif yang tertutup cadar.
''Stop memandang saya mas, atau saya akan pergi dari sini yah. '' ucap hanif.
''Jangan dong, iya maafkan saya yang memandang kamu hanif, karena kamu bidadari surga saya. '' ucap latif.
Mamah hana senang mendengar obrolan itu, dari awal mamah hana memang sudah yakin kalau latif di jebak dan anak itu bukan darah daging latif.
''Kalau alloh meridhoi kembali kalian menikah, mamah akan senang hanif, mamah sangat ingin kamu menjadi anak mamah seutuhnya, kamu adalah perempuan pilihan yang sangat mamah sayangi. '' ucap mamah hana dalam hatinya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.