
Di kediaman alatif......
Saat ini mamah hana sedang duduk menunggu kedatangan alatif untuk membicarakan hal penting dengan alatif.
''Mamah masih menunggu kak alatif pulang yah?? '' ucap nisa sambil duduk di samping mamah hana.
''Iya nisa, alatif lama yah. '' ucap mamah hana sambil melirik jam di tangannya.
''Mamah lebih baik istirahat, besok pagi ajah bicara nya, ini sudah mau larut malam. '' ucap nisa yang menghawatirkan mamah mertuanya.
''Nisa, fatih ga ngasih tau kapan dia pulang?? '' ucap mamah hana.
''Gak mamah, mas fatih bilang sih dua mingguan lagi baru pulang. '' ucap anisa.
''Masih lama sekali yah. '' ucap mamah hana dan nisa hanya tersenyum.
Mamah hana dan nisa langsung menuju kamar mereka dan beristirahat.
Latif pulang tepat pukul sebelas malam, latif langsung masuk ke kamarnya dan segera bersih bersih.
Latif duduk di balkon kamarnya, sambil melihat pemandangan jalanan dari balkon kamarnya, latif di temani satu gelas kopi dan menyesap rokok.
Latif begitu kalut dengan pemikirannya, dia belum bisa membuka hatinya untuk wanita lain, hanya nama hanifah anandina yang terukir di hatinya saat ini.
''Apa ini sebuah cinta apa obsesi, hanif begitu hebat memporak porandakan hati aku, kebersamaan kita hanya tiga hari, tapi kenapa rasa ini semakin besar, kecantikan wanita itu benar benar membuat aku mati rasa. '' ucap latif sambil menyesap rokonya.
Handphone latif berdering dan aksel lah yang menelphone nya.
''Heummm.... '' ucap latif malas.
''Kamu itu, cepat aku tunggu di moon bar, sekarang. '' ucap aksel.
''Aku lagi dalam ga mood baik sekarang, besok ajah. '' ucap latif.
''Baiklah. '' ucap aksel sambil mematikan telphone nya.
Latif mematikan rokonya dan segera masuk kedalam kamarnya.
''Besok aku harus datang lagi ke acara itu, kalau bukan kolegaku yang mengundang, malas banget. '' ucap latif sambil merebahkan tubuhnya di ranjang dan terlelap.
Pagi hari menjelang.....
Latif saat ini sedang duduk dan memakan sarapan yang di siapkan mamah nya.
''Latif mamah mau bicara sama kamu. '' ucap mamah hana.
''Bicara ajah mamah, di larang juga pasti mamah akan terus bicara. '' ucap latif.
''Mamah mau kenalkan kamu dengan anak temannya mamah, biar kamu gak terobsesi dengan hanif dan kamu ga akan mengganggu kehidupan hanif. '' ucap mamah hana.
__ADS_1
''Mamah ini, aku belum bisa mencari wanita lain, tolong mamah jangan bertindak gegabah dan menjodohkan latif lagi, karena semua itu tidak berguna, hati latif masih terukir nama hanif. '' ucap latif.
''Kamu harus belajar merelakan hanif, dia sudah bahagia dengan pernikahannya saat ini, kamu juga harus membuka lembaran baru latif, wanita banyak di dunia ini dan bukan hanya hanif. '' ucap mamah hana yang menghawatirkan hanif, karena alatif selalu nekad dengan tindakannya.
''Salahkan hanif mamah, kenapa dia memporak porandakan hati latif, memutup semua perasaan latif dan latif susah untuk melupakannya. '' ucap latif dan membuat mamah hana sedih mendengarnya.
''Andai mamah dulu gak memisahkan hanif dan latif, andai mamah gak menceraikan aku dan hanif, mungkin aku sama hanif masih bersama saat ini. '' ucap latif.
''Mamah melakukan ini karena kecewa dengan kamu latif, kamu lebih memilih wanita lain dan mempercayainya, kamu begitu tega membuat hanif terluka di saat dia sedang berduka, mamah ga rela hanif di madu saat itu dan ayah nya hanif juga sudah menyiapkan pengacara untuk perceraian kamu dan hanif, kamu tau kan hanif belum bisa di madu, karena dia gak sanggup kalau dia harus membagi suaminya dan hanif takut dosa, makanya hanif menerima semua perceraian itu, kamu tau latif saat itu hanif menangis dan melamun terus saat menyadari pernikahannya harus berakhir dengan kamu. '' ucap mamah hana dan membuat latif terdiam.
''Udah lah, latif mau ke kantor dulu. '' ucap latif sambil pamit dan tidak menghabiskan sarapannya.
''latif, kamu itu selalu keras kepala dan susah di ajak bicara. '' ucap mamah hana saat latif keluar rumah.
Latif saat ini berada di dalam mobil dengan raut wajah yang begitu kesal.
''Bobi, jam berapa acara nya di mulai?? '' ucap latif pada asistennya yang sedang mengemudikan mobilnya.
''Jam sepuluh tuan, semua sudah saya atur dan hadiahnya sudah saya kirim terlebih dahulu. '' ucap bobi dan latif mengangguk.
latif sampai di perusahaannya dan menuju ruangannya untuk mempersiapkan semua berkas meeting hari ini.
Latif masuk keruangan meeting dan mengikuti setiap pembahasan di meetingnya dan tepat pukul sepuluh latif menyudahi meeting dan segera menuju acara koleganya.
Di sepanjang perjalanan latif hanya diam dan dia terus memikirkan semua yang berhubungan dengan hanif.
Sampai di acara nya, latif masuk dan tanpa di sangka dia berpapasan dengan hanif dan danil yang menggendong sauqy.
Hanif memberikan selamat dan memberikan hadiah untuk putrinya kolega danil.
Latif duduk dan terus memperhatikan hanif yang ada tidak jauh darinya.
Seorang gadis remaja menghampiri alatif dan langsung terang terangan mengajak alatif berkenalan, alatif mengacuhkan nya karena dia tidak menyukai wanita tipe seperti yang ada di hadapannya.
''Saya tau kamu itu alatif mahardika kan, yang terkenal dengan casanova. '' ucap gadis itu dan latif menatap nya tajam.
''Nama saya popita, kaka bisa manggil saya dengan nama pita. '' ucap pita kembali pada alatif yang mengacuhkannya.
Pita terus menatap alatif dan mencari pandangan alatif yang melihat ke arah lain.
''Kaka lihatin wanita bercadar itu?? '' ucap pita.
''Cerewet sekali kamu, sana pergi dan bukan urusan kamu saya mau menatap siapapun juga. '' ucap latif kesal.
''Kaka itu harusnya jangan menatap wanita bercadar, biarpun bercadar dia tetap harus di hormati, kaka risih melihat nya yah, sampai menatap seperti itu. '' ucap pita kembali.
''Bukan urusan kamu bocah. '' ucap latif.
''Urusan aku lah, dia itu kak hanifah dan kak hanifah itu istrinya kak danil, kaka sepupunya pita. '' ucap pita.
__ADS_1
''Saya gak nanya dan saya gak perduli, ganggu sekali kamu itu. '' ucap alatif kesal.
Aksel dan riko datang dan menghampiri alatif.
''Pindah haluan kamu alatif. '' ucap aksel sambil menatap alatif yanh sedang duduk dengan gadis remaja.
''Berisik kamu aksel, ini bocah bikin kesal dan kamu juga sama ajah. '' ucap latif.
''Pantesan mood kamu gak baik, lihat mantan begitu bahagia dengan pasangannya. '' ledek riko yang melihat hanif sedang di rangkul oleh danil.
''Mantan apa memangnya kak?? '' ucap pita yang mendengarkan obrolan laki laki di hadapannya.
''Kamu masih bocah dan gak akan mengerti. '' ucap aksel sambil mengejek gadis di hadapannya.
''Minta nomer kak alatif. '' ucap pita sambil menyodorkan handphone nya pada alatif dan membuat alatif kesal dan menepis tangan pita, handphone pita langsung terjatuh dan alatif langsung meninggalkan pesta nya.
''Kak alatif kasar banget. '' ucap pita sambil mengambil handphone nya yang terjatuh.
''Kamu itu masih bocah ingusan dan bukan tipe alatif, lebih baik kamu sekolah yang benar yah dan lulus dulu, baru kejar tuh si alatif. '' ucap aksel.
''Aku udah lulus kaka dan sekarang masuk kuliah, meremehkan sekali kalian. '' ucap kesal pita pada lai laki di hadapannya.
''Pita, kamu ngapain disini, ayo ikut sama kaka. '' ucap. danil saat melihat pita duduk bersama teman nya alatif.
Setelah pita pergi, aksel riko mencari alatif dan mereka berhasil menemukan nya.
''Kamu tau, kalau bocah ingusan itu adik ipar nya mantan kamu?? '' ucap aksel yang menghampiri alatif dan duduk di sampingnya.
''Gadis itu menyukai kamu alatif, kamu tau ini kesempatan untuk kamu. '' ucap aksel kembali dan latif mengerutkan keningnya.
''Lancarkan aksi kamu, bocah itu yang mengejar dan kamu tinggal bertindak, ini untuk membuat kamu melupakan mantan dan mungkin bisa melukai mantan karena bocah itu orang dekat mantan kamu. '' ucap aksel dengan ide liciknya.
''Aku maunya hanif bukan bocah ingusan itu. '' ucap alatif.
''Bodoh di piara kamu itu latif. '' ucap aksel.
Latif langsung tersenyum licik dan mengerti ucapan aksel.
.
.
.
.
.
__ADS_1
........