
Hanif duduk sambil membaca email masuk ke iped nya, latif terus memandangi hanif dan membuat hanif risih melihatnya.
Hanif risih di tatap oleh latif, walaupun jarak mereka jauh, tetap sajah membuat hanif tidak nyaman.
''Mas latif, saya pulang ajah, mas latif ajah yang menjaga mamah disini. '' ucap hanif.
''Kenapa ga kita berdua ajah yang jagain mamah disini, kenapa kamu mau pulang?, lagian saya besok masuk kantor kembali dan ga akan ada disini. '' ucap latif.
''Maaf mas, hanif ga nyaman, kalau mamah bangun tolong pamitkan yah, hanif permisi, assalamualaikum mas latif. '' ucap hanif sambil keluar kamar ruang inap mamah hana.
''Walaikumsallam....'' ucap latif.
''Saya gak bisa menahan kamu disini saat ini hanif, semoga kita di jodohkan kembali. '' ucap latif saat hanif keluar ruangan.
Hanif berjalan menuju keluar rumah sakit, tapi di merasakan lapar di perutnya dan hanif memutuskan untuk ke kantin rumah sakit.
Hanif memesan makanan dan segera duduk di kursi kantin sambil menunggu pesanannya datang.
''Hanif.... '' ucap seorang wanita memanggil hanif.
''Dina...'' ucap hanif saat melihat ke arah panggilan suaranya.
''Boleh aku duduk disini. '' ucap dina.
''Silah kan. '' ucap hanif.
Dina langsung duduk di kursi berhadapan dengan hanif.
''Hanif kamu sedang apa di rumah sakit, emangnya siapa yang sakit?? '' ucap dina.
''Mamah hana dina yang sakit, aku mau pulang tapi perut laper makanya ke kantin deh, kamu juga kenapa di rumah sakit, siapa yang sakit?? '' ucap hanif.
''Ibunya kak tito yang sakit, hari ini kan jadwal kontrol dan aku juga sama laper jadinya ke kantin deh. '' ucap dina.
''Oh ibu nya tito, di kira ibu kamu. '' ucap hanif.
pegawai kantin membawa makanan pesanan dina dan hanif, Hanif dan dina pun makan bersama satu meja.
__ADS_1
''Aku turun sedih hanif dengan pernikahan kamu, aku udah mendengar semuanya. '' ucap dina.
''Iya dina, semua sudah garis takdir nya dari alloh, aku hanya menerimanya dengan ikhlas. '' ucap hanif.
''Teri memang wanita licik hanif, kamu tau kan bayi di dalam kandungannya itu bukan anak alatif suami kamu loh hanif. '' ucap teri dan berhasil membuat hanif kaget.
''Kamu kata siapa dina, mas alatif sendiri loh yang bilang dan sangat yakin. '' ucap. hanif.
''Emang dari awal aku sama kak tito udah tau, kalau bayi itu bukan punya alatif, kata kak tito alatif walaupun berganti wanita tapi dia sangat menjaga nya dan selalu memakai pengaman, dan teri juga kan dia wanita malam yang selalu berganti laki laki, maafkan aku hanif karena ga membela kamu, aku menyesal sekarang aku telat memberi tahukan semuanya, aku di ancam soalnya hanif sama teri dan kak tito. '' ucap dina.
''Udah lah dina, aku sudah ikhlas dan menerima semua takdir ini ko, semua adalah kehendak alloh dan sudah jalan nya harus begini, mungkin mas latif bukan jodoh di kehidupan aku. '' ucap hanif.
''Kamu memang wanita sholehah hanif, semoga kamu mendapatkan jodoh yang terbaik, aku berani bilang sekarang karena teri sudah mendapatkan balasannya sekarang. '' ucap dina.
''Balasan apa?? '' ucap hanif.
''Latif melaporkan dia ke polisi, dan langsung di proses terus sekarang teri udah masuk penjara. '' ucap dina.
''Oh gitu yah. '' ucap hanif.
''Semoga kamu mendapatkan kebahagiaan hanif, aku dan kak tito gak jadi menikah, keluarga aku ga setuju dengan kak tito. '' ucap dina.
''Keluarga kak tito kan perusahaan nya bangkrut hanif, dan imbasnya ke perusahaan keluarga aku, makanya orang tua aku ga setuju dan memutuskan perjodohannya sekarang. '' ucap dina.
''Kamu sabar yah, karena jodoh itu seperti rizqy dari alloh gak akan tertukar dan tau dimana tempat nya, terus kenapa kamu bisa ke rumah sakit kontrol ke mamah nya kak tito?? '' ucap hanif.
''Ini juga aku ngumpet ngumpet hanif, aku sama kak tito udah saling sayang dan gak mau terpisahkan, aku ga perduli keadaan kka tito saat ini, aku sayang ke dia hanif dan ga mau dia meninggalkan aku. '' ucap dina.
''Dina bukan aku menggurui kamu, jangan mencintai manusia melebihi cinta kamu pada alloh dan rasull alloh, itu ga baik dan akan membuat luka di hati kamu. '' ucap hanif.
''Iya aku tau hanif, tapi aku terlanjur memberikan kesucian aku sama kak tito. '' ucap dina.
''Ya alloh dina, kenapa begitu sih, itu sama ajah dengan jinah loh dina, kenapa kamu seberani itu. '' ucap hanif.
''Aku juga wanita normal hanif, rayuan kak tito ga bisa aku tolak. '' ucap dina.
''Sekarang semuanya ada pada kamu dina, kamu yang berbuat dan kamu yang akan menerima hasilnya. '' ucap hanif.
__ADS_1
''Iya hanif. '' ucap dina.
''Dina, aku harus pulang sekarang kasian jagoan aku di. rumah takut rewell. '' ucap hanif sambil merapihkan barangnya.
''Iya hanif, makasih udah dengerin curhatan aku dan aku minta maaf soal teri. '' ucap dina.
''Iya dina, aku pamit, asslamualaikum... '' ucap hanif sambil berlalu dari area kantin.
''Walaikumsallam, hanif kamu wanita baik kamu berhak mendapatkan laki laki selain alatif. '' ucap dina.
Hanif sampai di lobi dan linda segera membuka kan pintu mobilnya saat hanif menghampirinya.
''Kita langsung pulang ajah linda. '' ucap hanif saat mobil maju.
''Baik nona. '' ucap linda.
Hanif menyandarkan kepalanya pada sandaran jok mobilnya, dia merasakan sakit, perih tapi semuanya sudah terjadi dan tak bisa di hindarkan.
''Semua nya begitu berat, aku harus bisa menjalaninya, percaya pada mu saat ini yang harus aku lakukan, ya alloh... aku harus bagaimana?? '' ucap hanif di dalam hatinya.
Tiga puluh menit kemudian mobil sampai di kediaman hanif pas dengan adzan ashar.
''Assalamualaikum.... '' ucap hanif saat masuk.
''Sayang, kamu udah pulang. '' ucap bunda.
''Udah bunda, ada mas alatif yang jaga mamah hana, makanya aku pulang ajah, mana sauqy?? '' ucap hanif.
''Sauqy tidur di kamar kamu. '' ucap bunda.
''Yaudah deh, hanif mau mandi terus solat dulu yah bunda. '' ucap hanif.
''Oke sayang, bunda nunggu kamu disini yah. '' ucap bunda.
Hanif langsung menuju kamarnya dan melihat sauqy tertidur dengan pulas.
''Jagoan mamah, bobo nya nyenyak banget. '' ucap hanif menghampiri sauqy.
__ADS_1
Hanif langsung menuju kamar mandi dan segera mandi terus berwudhu.