Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Bab 91


__ADS_3

Danil kembali ke kamar setelah membuat susu untuk sauqy, danil juga membawa buah potong untuk hanif, sauqy di tidurkan di ranjang dan danil menyuapi buah potong untuk hanif.


Pintu kamar di ketuk, danil langsung membuka nya, ternyata ayah dan bunda.


Ayah langsung masuk dan melihat keadaan hanif.


''Kamu sakit sayang, mau ayah panggilkan dokter buat meriksa kamu?? '' ayah bertanya saat menghampiri hanif.


''Gak ko ayah, lagian mas danil kan dokter ngapain harus manggil dokter lagi. '' hanif menjawab dan danil hanya tersenyum


''Lupa ayah, kalau suami kamu dokter. '' ucap ayah sambil tersenyum.


''Ayo kita sholat berjamaah di mushalla, sebentar lagi adzan magrib. '' ucap ayah.


''Hanif mau sholat di kamar ajah yah ayah, gak apa apa kan?? '' ucap hanif.


''Iya sayang gak apa apa. '' ucap ayah sambil tersenyum.


''Nanti bunda siapkan makan malam untuk kalian yah, biar bibi nanti yang mengantarkan kesini. '' ucap bunda.


''Biar danil nanti yang ambil bunda, gak usah nyuruh bibi yah. '' ucap danil.


''Udah gak apa apa danil, kamu mau ikut ke mushalla atau mau barengan hanif di kamar sholatnya?? '' ucap bunda.


''Danil mau di mushalla ajah, biar sauqy yang nemenin hanif di kamar. '' ucap danil.


Ayah dan bunda langsung keluar kamar dan menuju mushalla, danil langsung pamit dan segera ke mushaala.


Sauqy duduk anteung di karpet sambil memakan buah potong, hanif menuju kamar mandi dan berwudhu.


Hanif langsung melaksanakan sholat setelah mendengar suara adzan, sauqy mendampingi hanif dan ikut gerakan sholat hanif.


Beberapa menit setelah hanif selesai sholat, danil masuk ke kamar sambil membawa makanan nya dan menyiapkannya di karpet bawah, sauqy langsung tidak sabar ingin makan dan membuat danil segera membuka sarung nya dan menyuapi sauqy.


Hanif tersenyum melihat suami dan jagoannya, hanif langsung duduk dan memeluk danil dari belakang.


''Kamu kenapa sayang, mau mas suapin sama seperti sauqy?? '' ucap danil saat hanif melepas pelukannya.


''Makasih mas danil, kamu suami yang sangat perhatian, aku bangga bisa mendapatkan kamu dan menjadikan kamu suaminya aku, kamu baik dan penyayang, benar kata hera, kamu memang baik dan lembut. '' ucap hanif sambil menangis dan danil langsung membawa hanif kedekapannya dan memeluknya.

__ADS_1


''Makan yah biar baby nya sehat terus dapet nutrisi juga, mas suapin yah. '' ucap danil tersenyum dan hanif mengangguk.


Di kediaman alatif saat ini.


Mamah hana sedang menyiapkan makanan di meja makan di bantu oleh anisa.


''Mamah mau ke kamar alatif dulu, kamu lanjutkan sendiri dulu yah. '' ucap mamah hana dan anisa mengangguk.


Mamah hana mengetuk pintu kamar alatif dan masuk setelah alatif menyahutnya.


''Kamu dari mana ajah empat hari ini, mamah nyari kamu alatif. '' ucap mamah hana.


''Latif liburan ke puncak selama tiga hari dan kemarin nginep di apartemen nya aksel, kenapa mamah nyariin alatif, kaya anak kecil alatif di cari cari. '' ucap alatif sambil menyimpan handphone ke saku nya.


''Nanti sabtu mamah mau adakan pengajian di rumah ini, ayah besok kan pulang sama fatih, mamah juga ngundang hanif untuk datang dan suami nya hanif juga mamah suruh ajak. '' ucap mamah hana.


''Kenapa suaminya di ajak mamah, birkan hanif sendiri ajah padahal, biar latif bisa ajak hanif ngobrol juga kan, kalau ada suaminya pasti gak bisa di ajak ngobrol sama alatif. '' ucap alatif dan membuat mamah hana menggelengkan kepalanya.


''Ingat alatif, hanif sudah menikah dan kamu jangan pernah berfikiran merebut hanif, hanif sedang hamil saat ini, jadi kamu gak akan pernah bisa mendapatkan hanif, karena suaminya sudah memiliki hanif seutuhnya, iklaskan hanif dan jangan kamu harapkan lagi. '' ucap mamah hana dan alatif kaget mendengarnya.


''Ayo kita makan malam dulu, mamah udah siapkan makanan kesukaan kamu. '' ucap mamah hana dan alatif mengangguk.


Latif larut dalam kesedihannya sedangkan hanif saat ini sedang bahagia dengan suami dan anaknya.


''Mas danil, nanti sabtu ada acara di rumah mamah hana dan mamah mengundang kita untuk datang, gimana mas danil mau datang ga??? '' ucap hanif di sela sela obrolannya.


''Kamu mau sama mas datang ke rumah mamah kamu nya, atau mau sama sauqy ajah?? '' ucap danil dan hanif langsung bingung.


''Pengen sama papahnya sauqy dan sauqy juga, tapi aku takut mamah hana jadi canggung nantinya, lagian bunda sama ayah juga mau hadir mas, mas ikut ajah yah tapi mas jangan marah yah, kalau mamah hana nantinya terus dekat sama aku. '' ucap hanif dan danil langsung tersenyum.


''Iya sayang, mas akan ikut kamu terus mas juga akan jaga hati juga biar gak sakit melihat interaksi kamu sama mamah hana. '' ucap danil dan hanif senang mendengarnya.


''Kita turun yu, ngobrol sama ayah dan bunda, biar sauqy lebih deket sama opah dan omah nya juga kan. '' ucap danil.


''Iya mas, aku mau nelphone rina dulu mau bilang kalau kita ga pulang, takutnya mereka menunggu kita. '' ucap hanif.


''Yaudah mas turun duluan yah. '' ucap danil sambil menggendong sauqy dan keluar dari kamarnya.


Hanif langsung menelphone rina dan memberitahukan, kalau dia tidak akan pulang hari ini, setelah menelphone hanif langsung mengambil cardigan nya dan menyusul ke lantai satu.

__ADS_1


Sauqy sedang asik bermain kuda jumping nya yang di belikan dadakan oleh opah nya.


''Dari mana punya kuda jumping kaya gini ayah, jangan bilang ayah dadakan beli mainan buat sauqy?? '' ucap hanif sambil menatap ayahnya.


''Iya sayang, ayah barusan setelah makan langsung ke ruko pinggir jalan yang mau masuk komplek dan belikan mainan buat sauqy. '' ucap ayah sambil tersenyum dan bermain dengan cucunya.


''Mainan sauqy udah banyak loh di rumah, masa di belikan lagi sih ayah. '' ucap hanif dan danil langsung memotong protesan hanif pada ayahnya.


''Udah gak apa apa, mainan sauqy kan ada di rumah dan bukan disini, jadi sah sah ajah. '' ucap danil dan membuat hanif cemberut.


''Udah hanif, gak apa apa laah, lagian ini kan untuk cucu ayah juga dan bukan untuk cucu orang lain. '' ucap bunda dan hanif hanya diam.


''Kalian pindah yah kesini, rumah ini terlalu besar buat ayah dan bunda tempatin, ayah ingin kalian tinggal disini dan ayah akan senang. '' ucap ayah dan membuat hanif dan danil saling melirik.


''Kalau danil terserah hanif ajah, karena menurut danil kalau hanif dan sauqy nyaman, danil juga akan lebih nyaman. '' ucap danil sambil menggenggam tangan hanif berharap agar hanif menyetujui keinginan ayahnya.


''Iya, hanif mau pindah ke rumah ini dan tinggal sama ayah dan bunda juga. '' ucap hanif dan membuat ayah bunda langsung tersenyum senang.


''Makasih sayang, bunda senang banget akhirnya kamu setuju tinggal di rumah ini, kamu jangan khawatir, semua yang kerja di rumah kamu, akan di pindahkan kesini. '' ucap bunda.


''Makasih bunda. '' ucap hanif.


''Semoga ayah dan bunda menjadi lebih bahagia dengan kepindahan aku, suamiku dan jagoanku ke rumah ini. '' ucap hanif dalam hatinya.


.


.


.



.


.


.


.

__ADS_1


.........


__ADS_2