
Handphone hanif berdering....
Hanif melihat handphone nya dan ternyata ibu mertuanya yang menelphonenya.
''Assalamualaikum.... '' ucap hanif saat mengangkat telphone nya.
''Walaikumsalam.... '' ucap ibu rossa.
''Sayang, hari ini kamu mau ke butik ga?? '' ucap ibu rosa kembali.
''Mau bu, paling agak siangan sih, kenapa memangnya bu?? '' ucap hanif sambil menuju kamarnya.
''Ibu mau bertemu sama kamu sayang, bisa kan?? '' ucap ibu rosa.
''Boleh, hanif tunggu di butik ajah yah bu hari ini kerjaan hanif di butik sangat banyak soalnya. '' ucap hanif dan ibu rosa menyetujuinya.
Hanif menuju kamar mandi dan Segera mandi untuk bersiap siap ke butik, hari ini hanif memakai pakaiannya tidak terlalu longgar, namun tetap tertutup seperti biasanya.
Tiga puluh menit kemudian hanif selesai dan keluar kamarnya.
''Kamu mau ke butik?? '' ucap bunda saat hanif menghampiri.
''Iya bunda, di butik banyak kerjaan banget, hanif juga sedang mendisain pakaian untuk stock toko juga. '' ucap hanif.
''Ayah beneran pensiun nieh dan mau mengasuh sauqy ajah di rumah?? '' ucap hanif saat melihat ayahnya sibuk main dengan sauqy.
''Iya sayang, ayah kan udah serahin semua ke danil juga dan danil mulai senin depan akan turun langsung menggantikan ayah, setelah perusahaannya di gabungkan dengan punya ayah. '' ucap ayah.
''Mudah mudahan mas danil bisa mengelolanya, hanif sih pengen ngelola perusahaan ayah, tapi kerjaan hanif sangat sibuk dan kalau di lakukan penggabungan, pasti gak akan nyambung juga. '' ucap hanif.
''Kamu hati hati ke butiknya yah, linda sudah siapkan mobilnya tuh. '' ucap bunda dan hanif mengangguk.
Hanif segera menuju mobil sebelum sauqy menyadari nya dan linda langsung menjalankan mobil nya menuju butik.
Tiga puluh menit kemudian hanif sampai di butik dan meminta linda membantu karyawan butik.
''Selamat pagi nona. '' ucap olive menyambut hanif.
''Pagi juga olive, ikut saya keruangan. '' ucap hanif sambil berjalan menuju ruangannya dan olive mengikuti dari belakang.
Hanif menyimpan tas dan langsung duduk, olive pun duduk di kursi dihadapannya.
__ADS_1
''Olive Kamu sudah mendata semua sisa stock nya kan di setiap toko?? '' ucap hanif.
''Sudah nona, semua sudah saya buatkan data laporannya tinggal nona lihat ajah, kemarin ada tuan alatif datang kemari nona dan dia bilang hari ini akan datang lagi. '' ucap olive dan hanif kaget mendengarnya.
''Dia bilang gak, mau apa menemui saya?? '' ucap hanif.
''Tuan alatif hanya bilang ada perlu ke anda dan tidak bicara apa apa lagi nona. '' ucap olive.
''Kalau alatif datang tolong minta dia tunggu di galeri dan jangan keruangan saya yah, saya gak mau dia masuk keruangan saya, kalau dia ngotot mau keruangan, kamu ikutin dia biar saya yang akan membawa dia ke galeri nantinya. '' ucap hanif dan olive mengangguk.
''Kalau begitu, saya kembali ke galeri nona untuk membawa laporan datanya. '' ucap olive dan hanif mengangguk.
Hanif langsung mengerjakan beberapa disain untuk toko tokonya yang tersebar di kota, memang sudah ada disainer yang di pekerjakan, namun ada baju spesial brand yang langsung hanif disain dan itu yang selalu menjadi produk yang terlaris.
''Aku sihh yang salah dari awalnya, target pasarnya terlalu mudah dan sekarang aku yang kelimpungan sendiri menentukan produknya. '' ucap hanif sambil menyelasaikan desainnya.
Olive masuk setelah hanif mempersilahkannya dan hanif kaget karena ada ibu mertuanya dan juga pita.
Hanif menerima berkasnya dan olive langsung keluar ruangan.
''Ibu gak ganggu kan sayang. '' ucap ibu rossa saat hanif mempersilahkannya duduk.
''Gak kok ibu, paling kalau ibu minta keluar butik hanif gak bisa, banyak kerjaan soalnya. '' ucap hanif dan ibu rosa mengangguk.
''Mau bicara apa, kenapa gak ke rumah ajah bu?? jadi kan lebih leluasa juga. '' ucap hanif.
''Pita takut ketemu danil, makanya mintanya di luar ajah biar danil gak tau. '' ucap ibu rosa.
''Mas danil kan pergi kerja jam delapan dan pulang pukul lima sore, jadikan bisa menyesuaikan juga kalau mas danil sedang tidak ada. '' ucap hanif dan pita langsung bicara.
''Kalau di rumah kak hanif, ga enak juga sama orang tua kakak, karena pita juga sekalian mau minta bantuan ke kakak, sebelumnya pita minta maaf kak, karena pernah menghina kakak dan menjelekkan kakak, pita menyesal dengan semua itu, maafkan pita. '' ucap pita.
''Kakak sudah memaafkan kamu dari waktu kakak dihina sama kamu, kakak memakluminya karena kamu sedang kasmaran pada alatif dan kakak gak ada masalah soal itu pita, emangnya kamu mau minta bantuan apa ke kaka, apa kamu minta maaf ke kakak karena kamu butuh bantuan kakak atau memang kamu tulus?? '' ucap hanif dan membuat pita terdiam, karena hanif bisa menebak niatannya yang ingin meminta bantuan dan pita harus minta maaf agar hanif mau membantunya.
''Apa benar niatan kamu begitu pita, tega sekali kamu membawa bawa uwa. '' ucap ibu rosa dengan nada marah.
''Gak uwa pita bersumpah, pita tulus mau minta maaf ke kak hanif. '' ucap pita.
''Kalau kamu tulus, kenapa harus minta ketemu di luar, kalau kamu tulus harusnya datang ke rumah nya, saat danil dan keluarganya ada, uwa baru kefikiran sekarang kamu licik sekali pita. '' ucap ibu rosaa.
''Gak uwa, pita tulus. '' ucap pita.
__ADS_1
''Sudah bu, gak apa apa ko, mau pita tulus atau pita hanya memanfaatkan nantinya, hanif gak perduli karena allah sudah bisa menilai semuanya dan kalau hanif bisa membantu, hanif akan bantu tapi kalau hanif tidak bisa membantu, maaf jangan memaksa. '' ucap hanif dan ibu rosa langsung mengangguk.
''Pita tulus kak, maafkan pita, pita hanya minta ke kakak untuk bujuk kak alatif agar mau bertanggung jawab atas kehamilan pita, karena ini anaknya alatif tapi alatif gak mengakuinya kak. '' ucap pita dengan menangis.
''Pasti alatif gak akan mengakuinya, karena dulu saat dia masih menjadi suami kakak, dia di jebak dengan kehamilan seorang wanita dan alatif mengakuinya langsung tapi setelah berpisah dengan kakak, dia baru mengetahui kalau anak dalam kandungan wanita itu bukan anaknya alatif, mungkin itu yang membuat alatif gak mau mengakui anak dalam kandungan kamu pita dan kamu akan di tolak. '' ucap hanif.
''Kakak mau kan bantu pita bicara ke kak alatif, cuma kakak yang bisa membantu pita, karena kak alatif begitu mencintai kakak, dia sengaja membuat aku hamil agar bisa membalaskan sakit hati kakak yang pita hina di hadapannya kak, pliis kakak bantu pita bicara ke kak alatif yah, agar kak alatif mau bertanggung jawab. '' ucap pita.
Di pintu depan ruangan hanif, alatif mendengar semua percakapan nya dan dia langsung tersenyum licik, alatif langsung menunggu di galeri dan meminta olive untuk memanggil hanif.
''Pita kamu harus tau status kakak dan mas alatif adalah mantan suami dan istri, itu sangat sensitif kalau kakak tiba tiba datang menemui mas alatif atau mas alatif tiba tiba datang menemui kakak, kalau kamu mau meminta bantuan itu, kakak mau bantu kamu kan cuma bicara ajah gak susah, tapi kamu harus ijin sama suami kaka, karena suami kakak takut salah faham nantinya, kakak gak mau di fitnah kembali karena bertemu dengan mas alatif tanpa sepengetahuan suami kakak, kamu ijin sama mas danil bicara baik baik, kalau mas danil setuju, insya allah juga kakak akan membantu kamu bicara ke mas alatif. '' ucap hanif.
''Benar kata kak hanif, kamu harus bertemu kak danil dan minta ijin dia, uwa gak mau sampai rumah tangga anak uwa hancur gara gara kak hanif membantu kamu. '' ucap ibu rosa.
Olive mengetuk pintu dan hanif langsung mempersilahkannya.
''Maaf nona di luar ada tamu yang ingin bertemu dengn anda. '' ucap olive.
''Siapa olive?? '' ucap hanif.
''Tuan alatif, dia kesini mau meminta bantuan anda untuk membuat pakaian seragam untuk pekerja di pabrik nya nona, tuan alatif datang bersama sekertaris nya dan juga pengacaranya. '' ucap olive dan hanif langsung terdiam.
''Kamu kasih mereka jamuan dulu, nanti saya akan kedepan menghampiri. '' ucap hanif dan olive mengangguk.
''Saya permisi dulu yah ibu, saya mau lihat dulu apa benar tujuan nya kesini untuk meminta bantuan saya, ibu sama pita silahkan minum dan memakan makanannya yah, saya mau ke galeri. '' ucap hanif.
''Iya sayang, ibu sama pita mau nunggu disini ajah. '' ucap ibu rosa dan hanif mengangguk.
Hanif keluar dari kantornya dan segera ke galeri di temani oleh olive.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
...........