
Setelah selesai dengan sarapannya, ayah dan bunda pamit ke lokasi peresmian hotel baru milik ayah, hanif dan danil di ajak, namun hanif menolak nya.
Setelah kepergian ayah dan bunda, hanif masuk kembali kedalam kamar dan memakai pakaian santainya tanpa cadar, sedangkan danil sedang bermain dengan sauqy di depan resort, karena ada kolam kecil di sana dan membuat sauqy senang bermain dengan air.
Hanif duduk di sofa berselonjoran kakinya dan tangannya sibuk dengan leptopnya, hanif mengerjakan kerjaannya yang di kirim oleh dimas.
Dua jam kemudian danil masuk ke kamar dengan sauqy di gendongannya, mereka sudah mandi di kamar mandi luar.
''Kalian udah mandi. '' ucap hanif saat melihat danil masuk kedalam kamar dan mendudukan sauqy di ranjang.
''Udah laah, kalau kita mandi di dalam, nanti kamu marah lagi, bikinin susu buat sauqy yah sayang, mas mau pakaikan sauqy pakaiannya. '' ucap danil dan hanif langsung membuatkannya.
Hanif terus memperhatikan danil yang dengan telaten mengurusi sauqy, hanif tersenyum dan sangat senang.
Hanif mendekat ke arah danil dan memberikan botol susunya untuk menghangatkan perut sauqy, sauqy langsung tidur di ranjang di temani hanif, danil langsung memakai pakaiannya.
Danil keluar kamar untuk membuatkan teh hangat, karena dia aga kedinginan.
Di dalam kamar saat ini sauqy di kelonin oleh hanif, hanif terus menepuk nepuk paha sauqy dan sauqy memeluk pinggang hanif.
Danil masuk dan tersenyum melihat sauqy memeluk hanif.
''Anak ini, tangan satu pegang botol dan satu meluk mamahnya. '' ucap danil sambil duduk di sofa dan meminum teh hangatnya.
Hanif hanya senyum menanggapi ocehan suaminya, sauqy tertidur pulas dan botolnya hanif lepas dari mulit sauqy, hanif Mencium kening sauqy dan langsung menghampiri suaminya.
Hanif kembali memangku leptopnya dan bersandar di. suaminya.
Danil juga sibuk dengan ipednya sambil tangan satunya memeluk perut hanif, karena posisi hanif memunggunginya.
Satu jam kemudian hanif selesai dengan kerjaanya dan menyimpan leptopnya, danil masih asik dengan ipednya, hanif mengambil handphone dan melihat lihat, takutnya ada yang menghubungi.
Ternyata ada undangan pernikahan elektronik dina dan kak ilyas akan menikah lusa dan hanif meminta maaf tidak bisa menghadirinya karena hanif sedang di luar kota.
''Mas danil. '' ucap hanif memanggil suaminya.
''Iya sayang kenapa?? '' ucap danil yang pandangannya tetap fokus pada ipednya.
''Temen aku dina menikah lusa dan aku ga bisa datang deh ke acaranya. '' ucap hanif.
''Doa lebih baik sayang, kamu juga kan sedang tidak di rumah. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk.
''Iya mas danil. '' ucap hanif sambil menyimpan handphonennya dan merebahkan tubuhnya di sofa dengan paha danil sebagai bantalannya.
Danil tersenyum dan mengelus kepalanya hanif, danio masih sibuk dengan kerjaannya dan tidak menyadari kalau hanif tertidur dengan pahanya sebagai bantalan kepalanya.
__ADS_1
Danil menyimpan ipednya dan memindahkan hanif ke ranjang dan di tidurkan di samping sauqy.
Danil pun ikut tidur siang dengan hanif dan sauqy, danil tertidur di samping sauqy karena danil takut sauqy terjatuh.
Tepat pukul dua siang sauqy bangun dan menangis, danil membuka matanya dan memberikan susu ke sauqy, namun sauqy tetap menangis.
''Sayang, bangun dong. '' ucap danilembangunkan hanif dan hanif membuka matanya lalu melihat jam.
''Sauwy laper mas makanya nangis. '' ucap hanif.
Hanif menggendong sauqy dan membawa keluar kamar menuju dapur.
Danil mengunci semua ruangan takut ada yang masuk tiba tiba dan segera menghampiri hanif ke dapur.
Hanif memasak capcai dan tahu yang di baceum, sauqy di berikan cemilan buat mengganjal perutnya.
Danil pun ikut memakan cemilannya bersama sauqy, hanif sibuk dengan kompornya dan masakannya.
Tiga puluh menit kemudian masakan matang dan nasi juga matang.
Hanif menyiapkan nasi ke dalam wadah dan menyiaplan peralatan lainnya.
''Kamu memang pinter masak deh, aku jadi ga takut kalau pergi jauh jauh. '' ucap danil.
''Kan mau ikut ibu ke lombok, mau ke kampung halamannya om amir. '' ucap danil.
''Aku gak ikut mas, kamu ajah sendiri sana. '' ucap hanif dan membuat danil kaget.
''kok ga ikut sih, padahal kan mas udah bilang kita ikut loh sayang. '' ucap danil.
''Udah nanti bahasnya, sekarang mas danil makan dulu yah. '' ucap hanif sambil menyiapkan makanan ke piringnya danil.
Hanif menyuapi sauqy dan sauqy langsung lahap memakannya, hanif juga ikut makan satu piring berdua dengan sauqy.
Danil lahap dengan makanan nya dan nambah sampe dua kali, hanif hanya tersenyum melihatnya.
''Sayang, kamu merasa ada perbedaan ga di kamu sekarang?? '' ucap danil dan hanif langsung mengerutkan keningnya karena tidak mengerti dengan ucapan suaminya.
''Biasa mas gak ada yang berubah. '' ucap hanif.
''Oh gitu yah. '' ucap danil singkat.
Sauqy selesai makannya dan di ajak danil ke ruang tivi dan hanif langsung merapihkan bekas makannya.
Hanif duduk dan ikut menonton tivi dengan danil dan sauqy.
__ADS_1
''Sayang, kamu ga mau jalan jalan ke pantai atau kemana gitu?? '' ucap danil.
''Nanti ajah mas, aku masih mau istirahat dulu dan kalau mas danil mau ke pantai sok ajah, aku ga ikut tapi. '' ucap hanif.
''Yaudah kalau boleh, mas sama sauqy mau ke pantau yah sayang. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
''Nanti malam kita makan seafood yah, mas pengen makan seafood. '' ucap danil dan membuat hanif menghela nafas.
''Bukan aku gak mau mas, kalau kita makan seafood di luar, nanti aku susah makannya mas, tangan dua duanya pasti pegang seafoodnya terus ntar yang buka cadarnya siapa?? '' ucap hanif.
''Biar mas yang menyiapkan seafoodnya dan kamu tinggal makan deh. '' ucap danil.
''Gak enak dong kalau gitu, nanti ajah beli ke restoran dan minta di kirim kesini, kita makan di rumah ajah, jadi aku bisa leluasa makannya. '' ucap hanif dan danil langsung setuju.
''Pesan seafood lengkap yah sayang. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
''Jagoan mamah mau main ke pantai gak, heuummmm.... gembul nyaa ini pipi. '' ucap sambil Menciumi pipi gembul nya sauqy.
''Kalau sauqy punya adik lagi gimana, apa kamu mau sayang?? '' ucap danil dan hanif mengangguk setuju.
''Kayanya ayah sama bunda pulang malam ini, masa udah mau ashar mereka belum pulang. '' ucap hanif.
''Namanya pembukaan hotel di pantai, pasti lama laah sayang, memangnya hotel kamu, pembukaannya instan dan gak butuh waktu lama. '' ucap danil.
''Iya mungkin mas. '' ucap hanif.
Hanif mengambil handphone nya dan melihat restoran sekitar yang bisa memesan dan delivery juga, danil langsung memilih menu nya dan hanif hanya mengikutinya, karena danil tidak suka pedas jadi aman untuk hanif dan aman untuk sauqy juga.
.
.
.
.
.
.
.
...........
__ADS_1