
Pagi hari di kediaman hanif....
Hanif setelah sholat subuh berjamaah dengan danil langsung turun ke lantai satu, karena sauqy rewel minta makan, sedangkan danil malah tidur kembali setelah sholat.
Hanif langsung melihat ke dapur sambil menggendong sauqy dan ternyata koki masih masak dan belum matang.
''Mba, belum mateung yah masakannya?? '' ucap hanif sambil memberikan sauqy air mineral.
''Belum nona baru juga mulai masaknya, memangnya kenpa nona?? '' ucap koki sambil memotong sayuran.
''Ini sauqy, pengen makan kayanya mba. '' ucap hanif.
''Kasih cemilan dulu ajah nona, dua puluh menit lagi mateng masakannya. '' ucap koki.
Hanif mendudukan sauqy di kursi dan hanif membuka kulkas dan melihat alpukat yang sudah mateung.
Hanif langsung menyuapi alpukat ke sauqy dan sauqy memakannya dengan lahap.
''Kasian jagoannya mamah, laper yah sayang. '' ucap hanif yang menyuapi sauqy.
Sauqy terus berceloteh sambil menyunyah alpukatnya.
''Non, kalau anak kecil di suapi terus berceloteh, itu artinya makanannya enak non. '' ucap bibi yang menghampiri hanif.
''Iya gitu bi, aku baru tahu loh. '' ucap hanif sambil memberikan minum pada sauqy.
''Bener non. '' ucap bibi kembali.
Hanif hanya senyum sambil melihat sauqy dan menyimpan mangkuk bekas makan sauqy.
''Mandi yu sayang, udah mau muncul matahari nya. '' ucap hanif sambil membawa sauqy ke kamarnya.
''Ya allah mas danil, malah nyenyak lagi tidurnya, bukannya mandi dan siap siap ngantor. '' ucap hanif saat masuk kedalam kamarnya.
''Sayang, kamu bangunin papah yah, mamah mau nyiapin air hangat buat mandi sauqy. '' ucap hanif dan mendudukan sauqy di ranjang samping danil dan sauqy langsung mebangunkan danil.
Danil membuka matanya dan langsung menciumi sauqy karena membangunkan nya, sauqy hanya tertawa tawa dia ajak main oleh papahnya.
Hanif menghampiri dan membawa sauqy ke dalam kamar mandi dan danil langsung merapihkan ranjang, lalu menyiapkan peralatan sauqy setelah mandi dan memilihkan pakaian untuk sauqy.
Hanif selesai memandikan sauqy dan membawanya keluar kamar mandi dan tersenyum karena ranjang sudah rapih dan peralatan sauqy sudah siap plus pakaiannya juga.
''Sana mandi mas danil ini udah siang loh. '' ucap hanif dan danil langsung masuk kedalam kamar mandi.
Hanif memberikan botol susu pada sauqy yang sudah di buatkan oleh danil.
Di lantai satu sudah ramai kedatangan ayah dan bunda, danil langsung turun setelah selesai menggunakan stelan kantornya sambil menggendong sauqy.
''Ayah, bunda. '' ucap danil sambil mencium tangan ayah dan bunda nya hanif dan tanpa di sangka sauqy mengikuti mencium tangan kake dan nenek nya dan berhasil membuat ayah nya hanif senang dan mencium cucunya.
''Kamu memang anak yang pintar cucu nya opah. '' ucap ayah.
''sauqi di ajarkan sama kamu danil. '' ucap ayah.
''Gak ayah, kayanya mamah nya yang ajarin. '' ucap danil.
Bunda langsung ke dapur melihat masakan untuk sarapan paginya.
__ADS_1
Ayah dan danil sibuk mengajak main sauqy.
''Hanif mana kok belum terlihat?? '' ucap ayah.
''Kayanya lagi siap siap ayah, soalnya pas danil turun dengan sauqy, hanif baru masuk ke kamar mandi. '' ucap danil.
''Kamu mau ke kantor yah. '' ucap bunda dan danil mengangguk.
''Hari ini kita berangkat ke pangandaran, kenapa malah mau ke kantor, jangan jangan hanif juga mau ke kantor yah hari ini. '' ucap ayah dan danil mengiyakannya.
''Habisnya ayah gak ngasih tau kalau mau berangkat hari ini, paling danil sampe siang ayah, kerjaan danil hari ini sangat penting soalnya. '' ucap danil.
Hanif menuruni tangga dengan style kantornya dan menghampiri orang tuanya dan mencium tangannya.
''Kamu mau ke kantor?? '' ucap bunda saaf melihat hanif.
''Iya bunda, masa hanif mau konser. '' ucap hanif sambil duduk samping danil setelah mencium tangan ayah dan bunda nya.
''Kalian off ajah hari ini, kita ke pangandarannya hari ini loh. '' ucap ayah dan membuat hanif kaget.
''Ayah paling nanti siang hanif pulang nya, hari ini hanif mau menyelesaikan masalah loh dan sangat penting banget. '' ucap hanif.
''Emang sepenting apa emangnya. '' ucap ayah.
''Karyawan ada yang korup ayah, makanya hanif mau meyelesaikannya hari ini. '' ucap hanif.
''Yaudah, ayah sama bunda duluan sama sauqy, kalian menyusul ajah. '' ucap bunda dan membuat hanif tidak menyetujuinya.
''Janganlah, nanti kalau sauqy rewel kan bahaya loh, emang bunda tau cara mengatasinya, bunda tau nya sauqy anteung, padahal sauqy ada gak anteung nya loh dan hanif ga mau kalau sauqy sampe kesiksa karena ga nyaman. '' ucap hanif.
''Kalau hanif pergi, semua yang kerja di rumah ini hanif off kan bunda, mereka akan pulang kembali ke rumah ini setelah hanif sampai di rumah. '' ucap hanif.
''Yaudah bunda sama ayah nunggu kalian ajah, jangan kesorean yah kalian pulangnya. '' ucap ayah dan membuat hanif dan danil setuju.
''Udah sekarang kita sarapan dulu yah. '' ucap hanif menengahi obrolan karena melihat koki dan bibi merapihkan meja makan.
Semuanya menuju meja makan dan sauqy ikut makan dengan hanif yang menyuapinya.
Semua senyum melihat sauqy yang lahap saat hanif menyuapinya makan.
Hanif terus mengelus pipi sauqy yang mengunyah makanannya.
''Hera anak kamu sangat pintar sekali, semua yang kaka terapkan di terima dengan baik oleh sauqy, makasih hera karena kamu memberikan kaka anak yang sangat pintar dan kaka bangga mengakuinya sebagai anak kaka. '' ucap hanif dalam hatinya sambil menatap ke arah sauqy..
Setelah sarapan, hanif dan danil pamit pada ayah dan bunda dan tak lupa mencium sauqy secara giliran, sauqy mencium tangan hanif saat hanif menyodorkan tangannya.
''Jagoan mamah memang pinter yah, jangan rewel sayang, mamah akan segera pulang. '' ucap hanif setelah mencium kening sauqy.
Hanif hari ini di antarkan oleh danil dan linda diminta siao. siap untuk pulang kampung dan semua pekerja rumah hanif pun sama sedang bersiap siap.
Di mobil saat ini, hanif sibuk dengan email yang masuk dan membalas semua emailnya.
''Sayang, kamu yakin mau pergi tanpa rina ke pantai pangandarannya. '' ucap danil dan membuat hanif melirik nya dan kembali fokus ke handphonenya.
''Suami nanya di jawab dong. '' ucap danil kembali karena hanif asik dengan handphone nya.
''Mas itu aneh deh, aku mamah nya sauqy dan aku juga bisa menjaga sauqy tanpa rina, mas tau sendiri kan kalau ada aku di rumah, sauqy tetap sama aku dan tidak dengan Rina. '' ucap hanif.
__ADS_1
''Oke kalau kamu mampu sayang, mas hanya takut ajah kamu nanti kerepotan jagaij sauqy. '' ucap danil.
''Gak laah mas, sauqy penurut kalau aku yang jagain dan gak tau kalau orang lain yang jagain. '' ucap hanif.
Dua puluh menit kemudian hanif sampai di lobi utama apartments nya, hanif mencium tangan danil dan danil mencium kening hanif.
Hanif masuk kedalam apartment dan masuk keruangannya, dimas dan davit sudah menunggu kedatangan hanif dan ada empat karyawati di dalam ruangan sedang berdiri.
Hanif masuk kedalam ruangan dan di ikuti oleh dimas dan juga davit.
''Maaf nona satu orang lagi kabur, Karena dia sudah tahu kalau anda dan kita semua mengetahui kejahatannya dan saya hanya mengumpulkan empat orang disini. '' ucap dimas dan hanif mengangguk tersenyum.
Hanif meminta empat perempuan di hadapannya untuk duduk dan hanif pun ikut duduk.
Dimas dan davit pun ikut duduk dan membuka semua file file yang kemarin di berikan hanif.
''Saya mau bertanya pada kalian berempat, saya harap kalian jujur, sebelum saya membacakan rekaman dan bukti pesan kalian semua. '' ucap hanif.
dan membuat semuanya kaget.
Mereka semua pun berkata jujur dan hanif mencocok kan dengan pesan pesan mereka berempat.
Mereka semua berkata jujur dan hanif langsung terdiam dan terus berfikir.
''Tapi maaf dengab sangat, saya tidak bisa mentoleril semua kesalahan kalian, saya memaafkan kalian semua tapi dengan sangat tidak terhormat kalian saya berhentikan dari pekerjaan ini dan maafkan saya atas semua keputusannya, saya tidak akan meminta kalian untuk mengganti uang yang kalian sudah nikmati dan saya tidak akan memperkarakan ini ke jalur hukum. '' ucap hanif dan membuat ke empat wanita di hadapannya merasa lega dan berterimakasih kepada hanif.
wanita empat itu langsung dipersilahkan keluar dan hanif langsung memberikan alamat karyawan yang menjadi dalangnya dan hanif meminta ke jalur hukum karena dia kabur kalau dia tidak kabur, hanif akan memaafkannya.
Dimas langsung mengurus semuanya dan davit langsung kembali ke hotel.
Hanif langsung pamit ke dimas dan memberitahukan dia tidak akan ngantor selama sepekan kedepan.
Hanif saat ini di antar oleh davit ke butiknya dan davit ikut mampir karena davit sedang mendekati olive.
''Siang nona, konsumen nya sudah ada di ruang tunggu dan menunggu kedatangan anda. '' ucap olive dan hanif mengangguk langsung menuju ruang tunggu.
Hanif langsung mengerjakan tugasnya dan tiga puluh menit kemudian rancangannya jadi dan langsung di sukai oleh konsumennya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.............
__ADS_1