Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 27


__ADS_3


Dikediaman hanif saat ini sedang di langsungkan pengajian, karena esok hari akan di laksanakan akad dan pesta pernikahan hanif dan alatif.


Setelah acara selesai, hanif kembali ke kamar dan merebahkan tubuhnya, hanif saat ini santai karena pagi tadi dia kedatangan tamu bulanannya.


Setiap hari latif terus menghubungi hanif sampai hanif bosan di buatnya.


Lama lama hanif terlelap karena dia merasakan lelah di tubuhnya.


Bunda yang penasaran pun langsung menghampiri hanif ke kamarnya.


''Ternyata kamu bobo sayang. '' ucap bunda yang melihat hanif terlelap.


Bunda kembali turun lagi untuk menghampiri keluarga lainnya.


Di kediaman alatif...


Alatif terus uring uringan karena sudah dua hari hanif gak bisa di hubungi, hanif seakan di telan bumi tidak ada kabar.


''Mamah, ko nomer hanif ga bisa di hubungi sih. '' ucap latif menghampiri mamahnya.


''Ya alloh latif, hanif di pingit laah, besok juga kamu ketemu sama hanif, sabar dong, lebih baik kamu istirahat biar besok kamu ga salah sebutin ijab kabul nya. '' ucap mamahnya latif.


Alatif langsung menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya, latif pun terlelap.


Pagi hari......


Hanif baru selesai di dandani dengan make up yang natural, karena hanif memang sudah cantik.



''Kamu cantik sekali sayang, pasti nanti latif pangling lihat kamu. '' ucap bunda yang mendampingi putrinya di kamar.


''Bunda bikin hanif malu ajah, wanita kan kudratnya memang semua kan cantik, masa iya hanif tampan. '' ucap hanif.


Seseorang mengetuk pintu dan memberitahu kalau pihak laki laki sudah datang.


''Bunda ke bawah yah, kamu tunggu disini sayang, nanti ada yang jemput kamu saat sudah selesai alatif mengucapkan ijab kabulnya. '' ucap bunda.


''Baik bunda. '' ucap hanif patuh.


Di lantai satu kediaman hanif telah duduk seorang pria gagah dan tampan, dia sedang berdebar karena akan mengucapkan janji sucinya di hadapan wali, saksi, penghulu.


''Teunang latif, jangan tegang gitu. '' ucap ayah yang berada di sisi latif.


''Ayah ga merasakan ini lebih dari berbicara di depan ribuan orang, gimana kalau latif salah ucap. '' ucap latif kesal.


Tanteu hana hanya bisa mengusap punggung putranya agar tidak tegang.


Penghulu sudah memulai nya, saat ini latif berjabat tangan dengan ayah nya hanif.



Dengan satu tarikan nafas, latif begitu lantang mengucap ijab kabulnya, dan saksi pun berucap SAH.


Latif tersenyum lega di hatinya, dia berhasil menjadikan hanif pendamping hidupnya.


Hanif di jemput kedua sahabatnya, dina dan anisa.


Hanif keluar dari kamar,semua mata tertuju pada hanif, walaupun tertutup oleh cadar tapi tetap memancarkan kecantikan.


Hanif berada di depan alatif saat ini.

__ADS_1






Setelah semua acara akad selesai dan acara penerimaan seserahan dan mas kawin selesai, hanif dan latif langsung ke acara sungkeman.


hanif terus menitikan air matanya, karena mulai saat ini dia sudah menjadi seorang istri.


Acara sungkeman selesai, hanif dan latif di iringi menuju pelaminan untuk menerima ucapan selamat dari tamu undangan, karena langsung di laksanakan resepsi pernikahan, walaupun tidak di hotel tapi konsep pernikahan begitu mewah.


Pakaian pengantin yang hanif pakai pun begitu indah dan menawan.


''Selamat hanif, ga nyangka pernikahan kamu lebih dulu dari aku. '' ucap dina yang memeluk hanif.


''Namanya juga jodoh, kan rahasia alloh dina. '' ucap hanif.


''selamat hanif sayang, semoga kamu cepat dapat momongan yah, sakinah, mawaddah, warahmah, langgeng sampai menua bersama. '' ucap anisa.


''Makasih nisa, semoga kamu menyusul yah. '' ucap hanif dan nisa mengaminkannya.


Setelah nisa turun perias menghampiri untuk berganti pakaian, latif pun malah ikut.


Orang tua latif sampai geleng kepala melihat prilaku latif.


''Loh ko mas nya ikut?? '' ucap perias.


''Saya kan suaminya, makanya saya ikut. '' ucap latif.


''Udah mba, gak apa apa, suami saya bareungan saya ganti jas nya. '' ucap hanif.


Hanif berganti gaun dengan yang lebih longgar di tubuhnya.


Cadar hanif di buka dan di ganti dengan cadar yang baru.


Latif menghampiri hanif setelah selesai berganti pakaian.


''Kalian keluar, udah selesaikan gantinya, saya mau ganti soalnya. '' ucap latif dan periaspun mengangguk.


''Mas latif kan bisa di belakang ganti jas nya, kenapa nyuruh periasnya keluar. '' ucap hanif.


''Kenapa selama tiga hari kebelakang nomer kamu gak aktif. '' ucap latif yang berjongkok di hadapan hanif.


Hanif hanya senyum menjawabnya dan akan memakai cadarnya.


''Jangan dulu di pakai, jawab pertanyaan aku. '' ucap latif.


''Kan di pingit mas, ga boleh berkomunikasi. '' ucap hanif.


''Masa siih, siapa yang nyuruh. '' ucap latif.


''Inisiatif aku ajah mas. '' ucap hanif.


''Jahat yah kamu bikin aku gelisah. '' ucap latif.


''Maaf yah. '' ucap hanif dan akan memasangkan kembali cadarnya tapi di gagalkan alatif.


''Kamu sekarang sudah menjadi wanita halal untuk saya hanifah anandina, belajarlah untuk mencintai dan menerima saya. '' ucap latif.


''Insya alloh. '' ucap hanif tersenyum.

__ADS_1


''Aku tunggu ketulusan kamu istriku. '' ucap latif sambil mencium kening hanif.


''Udah mas, di luar pasti pada nunggu pengantin nya loh, ayo mas ganti jasnya. '' ucap hanif.


''Siap istriku. '' ucap latif.


Pintu di buka dan mamahnya alatif yang masuk.


''Kamu cantik banget sayang. '' ucap mamah mertuanya hanif.


''Makasih mamah. '' ucap hanif.


''Latif mamah bawa hanif keluar yah, mau foto outdor soalnya. '' ucap mamah.


''Iya mamah, tapi pakai cadarnya, latif ga mau kecantikan istri latif di lihat orang banyak. '' ucap latif.


''Hadeuuh.... '' ucap mamah yang langsung menuntun hanif untuk keluar.




Setelah selesai berfoto, hanif kembali ke pelaminan menghampiri alatif yang menunggunya.


Latif mengulurkan tangannya untuk hanif pegang, dan hanif langsung menerima uluran tangan alatif.


''Kamu mengundang tuan amir?? '' ucap latif yang melihat tuan amir memasuki area pesta.


''Iya mas, dia kan salah satu relasi bisnis saya. '' ucap hanif.


''Selamat nona hanif, saya bahagia atas pernikahan anda, semoga langgeng, dan menua bersama, dan cepat cepat di beri momongan. '' ucap tuan amir dan di aminkan oleh hanif dan latif.


''Terimakasih tuan amir sudah bersedia hadir. '' ucap hanif.


''Tak masalah nona. '' ucap tuan amir.


Tuan amir dan istrinya turun dari pelaminan dan menuju stand makanan.


Hera datang dengan rina di dampingi davit, hera memakai style cadarnya.


''Selamat kaka, semoga kebahagiaan selalu dengan kaka. '' ucap hera memeluk hanif.


''Terimakasih hera. '' ucap hanif.


''Selamat nona atas pernikahannya, semoga bahagia selalu nona. '' ucap davit.


''Terimakasih davit, mas dimas mana, ko belum terlihat sih. '' ucap hanif.


''Kak dimas ada ko nona, dia sedang mengobrol dengan relasi bisnis. '' ucap davit.


''Oke gak masalah. '' ucap hanif.


Pesta semakin ramai dengan datangnya rekan bisnis, alatif, ayahnya latif dan ayah nya hanif, bahkan para pegawai hanif pun datang menghadirinya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.



__ADS_2