
Hanif membuka matanya dan melihat jam di tangan nya sudah pukul enam sore.
Hanif langsung bangun dan menuju kamar mandi untuk bersih bersih dan segera melaksanakan sholat magrib.
Hanif sengaja tidak membangunkan danil terlebih dahulu, karena hanif takut danil mesum kembali.
Hanif yang tidak bisa menolak karena sebelumnya danil memberitahukan, kalau dia baru merasakannya dan meminta maaf kepada hanif kalau dia meminta terus pada hanif, hanif pun memakluminya kalau ini pengalaman pertama untuk danil.
Setelah selesai sholat, hanif langsung membangunkan danil dan danil langsung menuju kamar mandi.
Hanif mengganti pakaiannya dan menghampiri danil yang baru selesai sholat.
''Sayang, kamu mau pulang atau menginap disini?? '' ucap danil saat hanif menghampirinya.
''Pulang ajah, kasian sauqy di rumah mas, bunda sama ayah juga udah pulang. '' ucap hanif.
''Yaudah ayo kita pulang sekarang, makan malam di rumah ajah yah. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
Hanif dan danil berjalan menuju lobi dan segera masuk kedalam mobil.
Tiga puluh menit kemudian hanif sampai di rumah nya dan sauqy sedang bermain di karpet ruang tengah.
''Assalamualaikum anak mamah yang ganteng. '' ucap hanif menghampiri anaknya dan di susul oleh danil.
Sauqy langsung minta di gendong hanif dan hanif meminta rina merapihkan mainan sauqy.
''Anak papah ganteng banget, udah mam belum?? '' ucap danil sambil mencium pipi sauqy yang sedang di gendong hanif.
''Kaya nya udah mas, pipi sauqy bau baso. '' ucap hanif sambil mencium pipinya sauqy.
''Mas ganti pakaian yah, udah mandi tapi gak ganti bajunya. '' ucap danil.
''Maaf mas, di apartments kan ga ada pakaian kamu, kalau pakaian aku ma ada banyak. '' ucap hanif sambil tersenyum.
''Yaudah mas ganti dulu yah. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
''Rina sauqy udah di kasih makan?? '' ucap hanif saat menghampiri rina yang sedang menata makan malam di meja makan membantu bibi.
''Sudah neng tadi jam enam. '' ucap rina.
''Meni malam ini kayanya enak deh. '' ucap hanif saat melihat makanan sedang di tata oleh bibi.
Hanif mendudukan sauqy dan memberi sauqy makanan, danil turun dan langsung duduk di kursi meja makan.
Hanif langsung mengambil makanan untuk danil dan danil langsung memakannya.
''Besok kamu ke properti atau ke butik?? '' ucap danil sambil memakan makanannya.
__ADS_1
''Ke butik kayanya, ada pesanan gaun pernikahan dan pengen langsung di disain susuai keinginannya. '' ucap hanif.
''Emang ada apa mas danil nanya itu ke aku?? '' ucap. hanif.
''Mas khawatir ajah kalau kamu ke properti, banyak yang penasaran ke kamu, mereka gak tau kalau mas suami kamu, makanya seenaknya ajah ngomongin kamu. '' ucap danil sambil cemberut.
''Mas danil harus ingat, biarkan ajah orang ngomongin kita, yang penting kita jangan. '' ucap hanif.
''Tetep ajah mas ga rela loh, mereka menebak nebak wajah kamu sangat cantik, makanya di tutup cadar, tubuh kamu indah, makanya berpakaian tertutup, semua yang mereka bicarakan kan benar. '' ucap danil dan membuat hanif tersenyum.
''Biarkan mas orang mau berasumsi apapun, mau menjelek jelekan pun terserah mereka, yang penting kita jangan ikut seperti mereka. '' ucap hanif.
''Iya sayang, mas jadi pengen kalau kamu diam ajah di rumah, biar mas yang kerja ajah, mas gak rela kamu dikelilingi laki laki. '' ucap danil.
''Sebelum aku menikah sama kamu mas, sudah sepertu ini kan, bukan aku ga nurut perintah suami, tapi mas tau sendiri kan, yang bernaung di bisnis aku tuh bukan seorang, tapi ribuan loh, aku ga mau membuat mereka kehilangan untuk mencari rezeki, kita akan mempunyai amal kebaikan kalau kita memberi rezeki, lagian aku juga kan gak selalu bertemu dengan orang banyak, itu kan perkumpulan untuk melanjutkan thender nya. '' ucap hanif dan membuat danil mengerti.
''Jangan sampe kamu tergoda dengan pebisnis muda loh, kamu harus ingat udah punya suami tampan dan anak juga tampan. '' ucap danil sambil tersenyum dan membuat hanif lega, karena danil berkurang cemberutnya.
''Siap suamiku, aku akan selalu setia sama kamu mas, kamu suami aku dan sauqy anak aku, gak akan ada laki laki lain lagi. '' ucap hanif sambil memegang tangan danil dan tersenyum.
Makan malam danil dan hanif selesai, danil langsung mengajak main sauqy di kamarnya, sedangkan hanif merapihkan bekas makannya dan memotong buah buahan untuk di makan di kamar dengan suami dan anaknya.
''Rina kalau nanti saya dan keluarga jadi pergi ke pangandaran, kalian semua boleh libur dan pulang kampung yah, nanti saya akan kasih kalian semua bonus, beritahu yang lainnya. '' ucap. hanif dan membuat rina senang.
Hanif langsung ke lantai atas membawa buah yang di potong potong,
Sauqy langsung mau mengambil buahnya saat hanif menghampirinya.
Danil mengambil buah potongnya dan menyuapinya ke sauqy.
''mas besok ke rumah sakit?? '' ucap hanif.
''Gak sayang, mas ke kantor. '' ucap danil.
''Oh gitu yah. '' ucap hanif sambil masuk keruang ganti untuk mengganti pakaiannya.
''Bobo yu sayang udah malem loh. '' ucap danil saat menyuapi sauqy.
Danil menyipan buah nya di meja lalu menggendong sauqy untuk di tidurkan, karena sauqy tipe anak yang mudah untuk di tudurkan dan gak sulit, hanya dengan di gendong dan di tepuk tepuk pahanya, sauqi langsung tertidur.
''Kamu memang anak yang ga susah untuk di urus sayang, papah senang sekali. '' ucap danil saat melihat sauqy sudah tertidur.
''Maafkan kesalahanku dulu hera, semoga kamu tenang di alam sana dan saya janji akan menjaga anak kamu dan kaka kamu dengan baik. '' ucap danil kembali.
Hanif keluar ruang ganti dan menghampiri dani yang menggendong sauqy.
Hanif langsung merapihkan tempat tidur sauqy dan danil langsung menidurkannya.
__ADS_1
''Kamu istirahat mas ini udah malam loh. '' ucap hanif saat setelah danil menidurkan sauqy.
''Iya sayang, mas mau ngerjain sedikit kerjaan. '' ucap danil sambil duduk di sofa depan ranjang.
Hanif ikut duduk menghampiri danil sambil memakan buah yang di potong potong.
Danil hanya tersenyum melihat hanif yang doyan nyemil buah sama seperti sauqy.
''Mas tau sekarang kenapa sauqy doyan nyemil buah buahan yang di potong. '' ucap danil.
''Apa emangnya?? '' ucap hanif sambil menyuapi danil buah buahan.
''Dari kamu sayang, kamu sangat lahap memakan buah nya dan nular ke sauqy. '' ucap danil sambil mengelus pipi hanif dan hanif hanya tersenyum.
''Mau aku bantu kerjaan kamu mas, biar selesainya ceoat dan gak lama kaya kamu ngerjainnya. '' ucap hanif.
''Gak usah sayang, mas masih mampu ngerjainnya. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk.
Hanif mengambil handphone dan melihat email masuk, dimas sudah mengurus karyawan apartments yang korupsi dan hanif senang mendengarnya.
''Besok aku mau ke apartments kayanya mas. '' ucap hanif dan membuat danil menghentikan ketikannya.
''Kenapa, katanya mau ke butik ajah?? '' ucap danil.
''Orang yang korupsi udah di tahan dan besok aku mau menemui orang itu, kenapa bisa dia korupsi, padahal aku kasih gajih yang sangat besar. '' ucap hanif.
''Mungkin dia kepepet ajah sayang, karena kejahatan datang karena adanya kesempatan. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk.
''Iya mas, makanya besok aku mau bicara ke orang itu, kenapa bisa berbuat jahat. '' ucap hanif.
''Kita istirahat yu, biar besok gak kesiangan. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
Danil dan hanif langsung bersih bersih sebelum tidur dan langsung merebahkan tubuhnya di ranjang.
Hanif mencium sauqy dan meyelimutinya sebelum tertidur..
.
.
.
.
.
__ADS_1
.