Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
Eps 26


__ADS_3

Setelah obrolan ringannya selesai, tuan amir dan istrinya pamit undur diri.


Hanif pun pamit dan di ikuti oleh latif, orang tua hanif dan orang tua alatif sudah pulang terlebih dahulu, latif pun berinisiatif mengantarkan hanif.


Hanif menerimanya dan gak menolak, karena dia malu jadi perhatian orang sekitarnya.


Hanif dan alatif saling diam, hanif fokus dengan sisi jalannya, sedangkan alatif memikirkan harus berbicara apa pada hanif.


''Maafkan saya hanif, sudah memfitnah kamu dengan tuduhan yang menyakitkan. '' ucap latif.


''Sudah biasa, kamu kan bukan sekali ini ajah menuduh saya dengan tuduhan yang menyakitkan. '' ucap hanif.


''Maafkan saya. '' ucap latif.


''Lebih baik mas alatif fokus yah setirnya. '' ucap hanif.


Mobil yang latif kemudikan sampai di pekarangan rumah hanif.


''Mau mampir dulu. '' ucap hanif.


''Gak, salam ke om dan tanteu. '' ucap latif dan hanif mengangguk lalu keluar dari mobil dan segera masuk.


Latif mengendarai kembali mobil nya, meninggalkan kediaman hanif.


''Assalamualaikum... '' ucap hanif saat masuk ke dalam rumah.


''Walaikumsallam... '' ucap bunda.


''Latif ga mampir dulu sayang?? '' ucap bunda.


''Gak bunda, dia cuma titip salam ajah, hanif mau ke kamar yah bunda, mau sholat ashar. '' ucap hanif.


''Setelah selesai, kamu kemari lagi yah, ada yang bunda mau bicarakan. '' ucap bunda.


''Baik bunda. '' ucap hanif.


Hanif ke kamarnya dan segera membersihkan dirinya, mandi dan wudhu.


Hanif berpakaian santai dan segera menunaikan sholat ashar.


Setelah selesai hanif memakai kerudung rumahannya yang simple, hanif segera turun untuk menghampiri bundanya.


Tanpa hanif sadari di bawah sudah ada tanteu hana dan alatif, hanif hanya mematung dan segera membalikkan badannya, tapi bunda langsung memanggil dan menghampirinya, hanif diam di tempatnya.


''Gak apa apa sayang, latif kan akan segera menikah dengan kamu, tanteu hana kemari karena dia membawa contoh gaun dan undangan. '' ucap bunda.


''Hanif belum terbiasa bunda, biarkan hanif ke atas ambil cadarnya yah. '' ucap hanif.


''Ada bunda sayang, ayo kasian tanteu hana sama alatif nunggu. '' ucap bunda meyakinkan hanif.


''Tadi alatif di ajak mampir ga mau loh, kenapa dia tiba tiba datang dengan tanteu hana bunda. '' ucap hanif.


''Tadi mobil tanteu hana pecah ban di pertigaan depan komplek, ada alatif habis anterin kamu, makanya bisa bareungan kesini mereka. '' ucap bunda.

__ADS_1


Latif begitu kaget dengan penampilan hanif, dia ingin sekali melihat wajah hanif.


''Kamu sabar, hanif akan kemari menghampiri kita, tanpa cadar. '' ucap tanteu hana yang mengerti kegelisahan putranya.


''Kayanya dia akan kembali lagi ke atas deh mamah. '' ucap latif.


''Gak, itu tanteu marwah lagi meyakinkan hanif. '' ucap tanteu hana.


''Semoga dia mau menghampiri latif tanpa cadar. '' ucap latif.


''Gak sabar yah, melihat wajah calon istri kamu, kamu bisa membedakan yang suci dan gak. '' ucap tanteu hana.


''Iya mamah. '' ucap latif.


Di tangga saat ini, dengan berat hati hanif langsung menghampiri latif dan mamahnya, walaupun berat tapi dia lakukan demi bundanya.


''Ayo sayang, gak baik loh membuat tamu menunggu.'' ucap bunda dan hanif tersenyum lalu mengangguk.


Hanif dan bundanya berjalan menghampiri latif dan mamahnya.


Tanteu hana tersenyum karena hanif menghampiri mereka.


''Ayo duduk disini sama mamah yah. '' ucap tanteu hana dan membuat hanif kaget.


''Biasakan manggil tanteu hana dengan sebutan mamah yah, karena kamu kan akan segera menjadi anaknya tanteu hana setelah menikah dengan latif. '' ucap bunda.


''Iya bunda. '' ucap hanif.


Latif begitu kaget dengan melihat wajah hanif walaupun hanif tertunduk, tapi latif bisa melihatnya.


''Kamu kenapa latif?? '' ucap tanteu hana.


''Gak mamah. '' ucap latif.


''Sayang, dengarkan bunda, coba kamu perlihatkan wajah kamu pada latif dan setelah itu kamu boleh ke kamar dan mengganti pakaian kamu. '' ucap bunda dan membuat hanif terdiam.


''Iya sayang, perlihatkan wajah kamu pada calon suami kamu. '' ucap tanteu hana.


Hanif di gandeng kiri kan kanan nya oleh bunda dan tanteu hana, hanif duduk di hadapan latif.


Hanif mengangkat wajahnya dan tak berani menatap mata latif.


Latif langsung diam saat melihat dengan jelas wajah hanif.


Latif ikut tersenyum saat bunda nya hanif dan mamahnya tersenyum, hanif pun ikut tersenyum.


''Terimakasih hanif, kamu bisa memakai cadar kembali dan jangan biarkan laki laki manapun melihat wajah kamu yah. '' ucap latif dan hanif mengangguk.


''Hanif ke kamar sebentar yah. '' ucap hanif dan diangguki semuanya.


Setelah hanif pergi ke kamarnya, bunda nya hanif dan mamahnya latif memilihkan pakaian pengantin dan semuanya yang berurusan dengan pernikahan.


Karena hanif mempercayakan semua pada orang tuanya, hanif tipe wanita yang mengikuti kemauan dan gak akan menolak.

__ADS_1


Latif diam dan terus berfikir mengenai pertemuanya barusan dengan hanif, dia bertekad akan menjaga hanif, kelembutan hanif membuktikan bahwa hanif wanita yang cantik walaupun tertutup cadar.


''Ternyata GADIS BERCADAR JODOHKU, yang dipilihkan mamah untuk menjadi istriku. '' ucap latif di dalam hatinya.


''Latif kamu kenapa diam terus, ini kamu setuju ga dengan yang di pilihkan mamah dan calon mertua kamu. '' ucap tanteu hana.


''Semua latif serahkan sama mamah dan tanteu marwah, latif akan setuju semuanya. '' ucap latif.


Hanif turun dengan style cadarnya dan duduk di samping bundanya, latif terus memperhatikan hanif.


''Bunda sama mamah mertua kamu udah sepakat, temanya kita ambil bebas ajah, pakaian pengantin kamu sama alatif yang ini yah. '' ucap bunda.


''Maafkan mamah sayang, mamah ga pakai rancangan kamu, mamah ga mau buat kamu kecapean harus mengurus gaun dan lainnya. '' ucap tanteu hana.


''Iya mamah, hanif ngerti dan makasih udah memperhatikan juga, hanif menurut sama semua yang bunda dan mamah pilihkan. '' ucap hanif.


''Oke sayang, kamu jaga kesehatan dan jangan terlalu cape yah, pernikahan kamu tiga minggu lagi. '' ucap tanteu hana.


''Iya mamah. '' ucap hanif.


''Yaudah, saya pamit yah marwah, besok kita siapkan semuanya, saya jemput kamu pagi yah. '' ucap tanteu hana.


''Siap mba hana, saya tunggu. '' ucap bunda.


''Ayo latif kita pulang. '' ucap tanteu hana yang melihat latif duduk. teunang di sofa.


''Iya mamah ayo. '' ucap latif.


tanteu hana dan bunda nya hanif berjalan terlebih dahulu, hanif dan latif mengikutinya.


''Jaga diri kamu yah, dan ingat jangan lepaskan cadar kamu dimanapun kamu memijakkan kaki, kecuali di rumah kamu. '' ucap latif dan hanif mengangguk.


''Saya pamit hanif, sampai ketemu besok. '' ucap latif.


Latif menjalan kan mobilnya menuju pulang.


''Benar kata mamah kan latif. '' ucap tanteu hana.


''Iya mamah, untung mamah jodohkan nya sama latif dan bukan dengan fatih. '' ucap latif.


''Iya latif, karena mamah pengen kamu berubah, mamah pengen cap kamu sebagai cassanova bisa segera hilang, setelah kamu mendapatkan wanita yang murni dan sangat sempurna. '' ucap tanteu hana.


''Makasih mamah, latif menyesal dulu menampik hanif dan selalu menuduh hanif yang aneh aneh, latif tau kalau hanif masih suci mamah, tubuhnya masih murni belum tercemar tangan pria manapun kecuali ayah kandungnya om fadil. '' ucap latif.


''Iya latif, tangan hanif itu lembut banget loh. '' ucap tanteu hana.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Makasih buat yang sudah mampir dan membaca ceritanya, saya tunggu like dan komentarnya.


__ADS_2