
Tepat pukul empat pagi danil membuka matanya, danil membangunkan hanif untuk mandi pagi dan sholat berjamaah, namun semua nya gagal dan sauqy lah yang membuka matanya.
''Ko kamu yang bangun jagoan, papah bangunin mamah loh. ''
ucap danil dan sauqy hanya tersenyum dan merangkak menghampiri hanif.
Sauqy membangunkan hanif dan terus mengganggu hanif, sampai ahirnya hanif membuka mata dan senyum menatap sauqy yang tersenyum padanya tepat di depan wajahnya.
''Dasar anak nakal yah duplikat papah kamu, mirip banget sama papah. '' ucap hanif.
''Mandi yu sayang, semalam kamu belum mandi loh. '' ucap danil dan hanif mengangguk.
Danil masuk kedalam kamar mandi menyiapkan air hangat, sedangkan hanif membuatkan susu untuk di minum sauqy.
Sauqy malah lari dan masuk kedalam kamar mandi, sauqy malah ikut mandi dan danil langsung mengiyakannya.
Hanif, danil dan sauqy berendam bersama di dalam bak mandi dan sauqy begitu senang, hanif menyudahi mandinya, karena takut perutnya ke tendang oleh sauqy yang begitu lincah.
Hanif keluar kamar mandi, menyiapkan pakaian untuk sauqy dan untuk danil.
Sepuluh menit kemudian danil keluar kamar mandi dengan menggendong sauqy.
Hanif mengambil sauqy dari gendongan danil dan memberikan botol susu pada sauqy, sauqy anteng saat hanif memakaikan pakaiannya.
''Duh ganteng banget anaknya mamah, mau kemana subuh subuh ikut bangun. ''
ucap hanif saat selesai memakaikan bedak pada sauqy.
''Kita sholat sekarang yu sholat di mushaala ajah, sauqy kalau ada kamu pasti gak akan macam macam. '' ucap danil saat menghampiri anak dan istrinya.
''Iya mas. '' ucap hanif.
Danil menggendong sauqy membawanya turun dan hanif jalan mengikuti danil.
''Cucu opah mau sholat berjamaah, udah ganteng ajah sih. '' ucap ayah yang melihat sauqy masuk ke mushaala.
''Iya ayah, sauqy bangun barengan kita dan ayah jangan khawatir, sauqy aman ga akan ganggu seperti semalam, karena ada mamahnya yang di takuti sauqy. '' ucap danil dan hanif mencubit danil.
''Jahat banget bilang nya. '' ucap hanif.
''Sakit sayang, cubitan kamu mematikan. '' ucap danil.
''Udah ayo kita sholat, keburu kesiangan subuhnya. '' ucap bunda menjadi penengah.
''Sauqy disini dan jangan ganggu yang lain oke. '' ucap hanif sambil memakaikan peci pada sauqy dan sauqy mengangguk.
Sholat berjamaah pun berjalan lancar, sauqy anteng ikut gerakan di samping papahnya dan sampai akhir sholat, sauqy gak mengganggu.
Setelah selesai sholat sauqy menghampiri opahnya dan mencium tangannya.
''Pinter banget siih, sauqy anaknya siapa?? '' ucap ayah sambil mengelus kepala sauqy.
''Mammaah.... '' ucap sauqy.
''Anak mamah yah mamah hanif. '' ucap ayah dan sauqy mengangguk.
Sauqy berjalan ke arah danil dan mencium tangannya danil.
''Semoga kamu jadi anak sholeh sayang, membanggakan semuanya, anaknya mamah hanif pinter banget. '' ucap danil sambil mencium kening sauqy.
Sauqy malah lari ke arah hanif ga mau di cium danil dan membuat danil tertawa.
__ADS_1
''Jangan lari nanti jatuh loh sayang, salim sama omah sekarang. '' ucap hanif saat sauqy menghampiri nya dan berlari.
Sauqy mencium tangan omahnya dan sauqy mencium tangan hanif dan sauqy langsung memeluk hanif.
''Ngantuk yah sayangnya mamah, makan dulu yah baru sauqy bobo. '' ucap hanif saat sauqy memeluknya.
''Sauqy sangat sayang kamu hanif, dia tau dan merasakan kasih sayang tulus seorang ibu dan itu dari kamu. '' ucap bunda sambil mengelus punggung sauqy.
''Kan sauqy memang anaknya hanif bunda dan sauqy anak pertama hanif, gak akan ada yang mengubah semuanya. '' ucap hanif dan bunda mengangguk.
''Sini sama papah dulu jagoan, mamahnya mau rapihin dulu alat sholatnya. '' ucap danil sambil membawa sauqy dari pelukan hanif.
Ayah, danil dan sauqy keluar mushaala duluan, sedangkan hanif dan bunda keluar belakangan.
Sauqy langsung main dengan kuda jumpingnya di dampingi oleh danil.
Hanif langsung menuju dapur untuk memasak sarapan membantu koki dan bunda juga ikutan membuat sarapan.
''Kamu gak merasa mual atau gak enak perutnya sayang?? '' ucap bunda yang melihat hanif anteng dengan masakannya.
''Gak bunda, kalau pas usia satu bulan sampai tiga bulan tuh, aku ga bisa masuk dapur alhamdulillah sekarang ma aman dan baik. '' ucap hanif.
''Syukurlah sayang, bunda senang dengarnya, jadi ga akan membuat kamu kesusahan. '' ucap bunda dan hanif mengangguk.
Hanif selesai dengan membuat sarapannya dan menatanya di meja makan, di bantu oleh bunda dan bibi.
Sauqy memang sangat suka makan, dia langsung menghampiri hanif dan meminta di suapi, hanif langsung mendudukan sauqy di kurisnya dan memberikan makanan pada sauqy.
''Anak ini, kalau urusan makan pasti langsung lari dan minta makan. '' ucap bunda yang melihat sauqy sedang disuapi makan oleh hanif.
Ayah dan danil pun ikut sarapan, hanif seperti biasa menyuapi sauqy dan menyuapi untuk dirinya, karena hanya hanif yang bisa memberi makan sauqy dengan porsi lebih, sauqy akan makan sedikit kalau bukan hanif yang menyuapi.
Selesai sarapannya, mata sauqy sudah terlihat sayu dan rewel minta di gendong, danil langsung membawa sauqy ke kamar untuk di tidurkan, sauqy tipe anak yang gak susah untuk di tidurkan, hanya menepuk nepuk pahanya sajah, sauqy sudah terlelap.
''Hanif mau menanyakan kerjasama perusahaan ayah sama perusahaan pegeon company, karena tiba tiba presdir nya membawa surat kuasa, kalau dia sudah membeli sahamnya tuan amir di properti hanif, hanif bingung jadinya di kira sudah gak kerjasama, ternyata masih malahan lebih berkembang sekarang. '' ucap hanif dan membuat ayah terdiam.
''Kenapa tuan amir menjual saham properti nya, tuan amir bukan tipe orang yang mudah memberikan aset berharga pada orang lain, ini ada kaitannya sama anaknya apa memang murni tuan amir gak kerjasama lagi sama kamu. '' ucap ayah dan hanif hanya menggelengkan kepalanya.
''Coba kamu sama danil datang secara pribadi ke tuan amir tanya masalahnya apa, takutnya tuan amir lagi kolep dana perusahaan nya, biar nanti ayah yang akan membantu, yah syukur syukur sih gak ada masalah dan memang tuan amir murni menjual sahamnya. '' ucap ayah kembali.
''Hanif heran nya kenapa ke presdir aldo, kenapa gak ke hanif ajah, hanif mampu membeli sahamnya, kemarin mas dimas meminta bertemu dengan tuan amir, tapi tuan amir sedang perjalanan bisnis ke kota malang kalau gak salah gak tau semarang, pokonya tuan amir sedang tidak ada di tempat, padahal kejadian pita di usirkan kemarin, hanif bukan suudzon yah, hanif merasa tuan amir ada di rumahnya dan dia sedang menghindar ajah. '' ucap hanif.
''Kalau kamu berani coba datangi kediamannya, atau kamu telphone dulu, bantu keluarga nya kalau ada masalah, karena keluarga tuan amir begitu baik terhadap kita, danil juga kan keponakan nya bisa kan sayang kamu mendatanginya, bicarakan baik baik. '' ucap ayah.
''Iya ayah, hanif akan mencoba nya mudah mudahan tuan amir tidak menghindar. '' ucap hanif.
''Semoga ajah dan untuk presdir aldo, dia kayanya sengaja deh mau deketin kamu, aldo belum tau kalau kamu sudah menikah. '' ucap ayah dan hanif langsung kaget mendengarnya.
''Ngaco, jangan buat hanif jadi bingung ayah, hari ini hanif akan mengurus surat perjanjian barunya dan akan di tandatangan ulang. '' ucap hanif.
''Yaudah kalau gak percaya, dia nanyain kamu terus soalnya sayang. '' ucap ayah.
''Kalau gini caranya, hanif harus bawa mas danil deh buat bertemu dengan aldo, hanif ga mau terjadi fitnah soalnya ayah. '' ucap hanif.
''Ga usah sayang, disana nanti kan kamu di lindungi dimas dan david jadi gak akan ada celah. '' ucap ayah.
''Hari ini ibu sama pita mau datang juga kerumah, pita mau minta ijin ke mas danil, agar hanif mau membantu bicara pada alatif, agar mas alatif mau bertanggung jawab, tapi hanif sendiri merasa takut kalau bertemu langsng dengan dia, kemarin mas alatif bilang, biarkan pita merasakan akibatnya, karena semuanya bukan salahnya, pita sendiri yang memberikannya dan mas alatif memberi pita pelajaran, karena dia menghina hanif di depan nya langsung, hanif jadi susah bertindak nya kalau begitu, hanif juga kasian ke pita hanif ga mau kejadian hera terulang lagi, hanif merasakan gimana penderitaannya hera saat hamil. '' ucap hanif.
''Ayah hanya memberikan kamu sedikit solusi, kalau kamu memang mau membantu pita, agar alatif mempertanggung jawabkan perbuatannya, kamu jangan sendirian hanif, ajak suami kamu dan juga bawa pita nya, karena ayah sangat mengenal sifat alatif yang keras, takutnya alatif mengajukan persyaratan yang akan membuat kamu jadi korban nantinya, paling alatif menikahi pita secara siri, karena alatif tujuannya bukan untuk menikahi pita dan mencintai pita, dia ingin terikat dengan kamu, dia ingin selalu ada interaksi dengan kamu, alatif pernah bilang ke ayah, kalau dia begitu menyayangi kamu alatif sampai sujud ke ayah, dia meminta kamu mau menerima nya untuk rujuk, tapi kan semua udah terlanjur, kamu juga membutuhkan ayah kandung sauqy dan kamu rela berkorban untuk sauqy agar dia memiliki ayah kandungnya, kalau niat mungkin kamu pas awal pernikahan langsung menggugat kembali danil, tapi kamu melihat sauqy dan dia butuh sosok ayah kandungnya. '' ucap ayah dan membuat hanif terdiam.
''Hanif hanya selalu berdoa kepada allah, hanif ingin hidup tenang, dengan rumah tangga yang utuh, rumah tangga tanpa ada prahara, hanif berusaha membuat semuanya normal, karena hanif juga ingin memiliki pendamping hidup, yang akan menjaga hanif dan melindungi hanif kelak, jodoh hanif bukan dengan mas alaltif dan hanif saat ini begitu mencintai mas danil ayah, kesabarannya, kelembutannya, perhatian dan kasih sayangnya, membuat hanif luluh dan mempercayakan hati hanif untuknya, semoga pilihan hanif tepat dan akan membuat rumah tangga hanif langgeung. '' ucap hanif.
__ADS_1
''Iya sayang, ayah selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu. '' ucap ayah dan hanif mengangguk.
Dari belakang danil terdiam mendengar pembicaraan istri dan mertuanya, danil begitu bahagia karena hanif membalas cinta nya.
Danil kembali ke kamarnya dan duduk di sofa, danil membuka handphone nya dan menanyakan jadwal nya untuk hari ini, karena danil akan menunggu ibunya dan pita datang.
Di lantai satu hanif sedang mengobrol dengan ayah nya dan kaget karena ibu rosa dan pita datang tiba tiba.
''Ibu, hanif kira ibu akan datang sore. '' ucap hanif sambil mencium tangan ibu mertuanya.
Bunda langsung mempersilakan besan nya duduk dan juga pita.
''Sebentar yah, hanif panggil mas danil dulu. '' ucap hanif.
Hanif berjalan menuju kamarnya dan menghampiri suaminya.
''Mas danil, di bawah ada ibu sama pita, ayo temuin dulu yah. '' ucap hanif.
Danil langsung memeluk hanif dan menciumi seluruh wajahnya dan membuat hanif kaget dan bingung.
''Terimakasih istriku sayang, kamu sudah benar benar mencintai suamimu ini, terimakasih. '' ucap danil.
''Sudah kewajiban istri mencintai suaminya, makasih juga mas danil mau menikahi janda seperti aku. '' ucap hanif.
''Iya janda tapi perawan dan tersegel. '' ucap danil tersenyum.
''Ayo kita turun dan bicara dengan ibu. '' ucap hanif.
Danil dan hanif langsung turun menghampiri ibu rosa dan pita, danil langsung mencium tangan ibunya.
''Sauqy mana?? '' ucap ibu rosa.
''Sauqy tidur bu, danil kan barusan menidurkannya di atas, ada apa ibu kesini tumben pagi banget. '' ucap danil.
''Pita yang mau berbicara ke kamu, bukan ibu loh dan ibu cuma mengantar ajah. '' ucap pita.
''Iya kak danil, pita mau minta maaf karena pita menghina istri kakak waktu itu, pita menyesal kak dan maafiin pita yah kakak. '' ucap pita.
''Kalau kamu gak kena musibah, kamu gak akan pernan minta maaf ke kakak dan istri kakak, ada niatan apa kamu sebenar nya, kakak udah hafal sekarang isi dalam fikiran kamu. '' ucap danil dan hanif langsung mencubit lengan danil.
Danil langsung memegang tangan hanif, agar hanif tidak mencubitnya kembali.
''Maafkan pita kak, karena pita sekarang sudah dapat hukumannya kak, pita hanya ingin meminta kak hanif membantu pita berbicara dengan kak alatif, karena kak alatif hanya akan mendengarkan perkataan kak hanif, pita mohon kak ijinkan kak hanif untuk membantu pita. ''
ucap pita dan membuat danil menghembuskan nafasnya.
''Iya kakak ijinkan kamu, tapi kamu harus ikut juga kalau istri kakak berbicara dengan alatif, jangan biarkan istri kakak hanya berbicara berdua dengan alatif. ''
ucap danil dan membuat pita senang dan menggangguk.
''Kalau hari ini kakak sedang banyak kerjaan, nanti kakak hubungi kamu kalau kakak sudah ada waktu luang yah, karena kerjaan kakak begitu numpuk. '' ucap hanif dan pita mengiyakannya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
................