
Cerita sebelum hera meninggal. ...
Pagi hari hera merasakan kegelisahan dan dia meminta kakanya untuk datang dan kakanya bersedia untuk. datang dan makan bersama hera di apartemen.
''Rina, kamu masak banyak yah, kak hanif akan datang kesini. '' ucap hera semangat.
''Oke neng hera, tapi kita harus belanja neng, bahan makanan udah abis soalnya. '' ucap rina.
''Yaudah kamu siap siap, saya juga akan siap siap rina. '' ucap hera sambil berlalu dan masuk ke kamar hanif.
Semenjak perut hera membuncit dia selalu memakai pakaian hanif yang longgar dan selalu menggunakan cadarnya hanif.
Hera dan rina berjalan ke lobi dan supir sudah menyiapkan mobilnya.
''Kita ke supermarket yah pak. '' ucap hera dan supirnya mengangguk.
Dua puluh menit kemudian mobil sampai di supermarket terlengkap, hera dan rina segera turun.
Rina membawa trolinya dan mengekor hera dari belakang.
Saat hera sedang asik dengan pilihan belanjaannya hera tertabrak oleh seorang pria.
''Maaf nona saya tidak sengaja. '' ucap pria itu.
Hera kaget dengan pria di hadapan nya, pria yang menolak memberi tanggung jawab pada janinnya, pria yang dengan paksa memperkosa hera sampai ahirnya hera di putuskan oleh kekasihnya.
''Tidak apa apa. '' ucap hera dan segera menghampiri rina.
''Ada apa neng, apa ada yang mengganggu?? '' ucap rina karena hera seperti ketakutan.
''Kita pulang sekarang ajah yah rina, kita order makanan ajah buat makan nya, saya ingin pulang. '' ucap hera.
''Baik lah neng, ayo kita ke kasir untuk membayar tagihannya. '' ucap rina.
Saat mengantri di kasir pria itu bertemu kembali dengan hera dan tersenyum, rina hanya diam dan gak menanyakan perubahan pada hera setelah pria itu tersenyum.
Setelah selesai membayar, hera segera masuk kedalam mobil di susul rina.
''Neng kenapa, apa ada yang mengganggu?? '' ucap rina.
''Nanti saya cerita di rumah ajah yah rina. '' ucap hera sambil menangis.
''Iya neng, jangan nangis dong. '' ucap rina.
''Iya rina. '' ucap hera.
Hera langsung masuk ke dalam kamar dan mengganti pakaiannya, hera membawa kotak dan ada sebuah sebuah foto di dalam kotaknya.
Hera menghampiri rina yang sedang menyiapkan makanan untuk cemilan hera.
''Kamu janji ke saya rina, jangan beri tahu siapapun tentang hal ini, kecuali saya tiada di dunia ini rina, kamu bisa berjanji kan pada saya. '' ucap hera.
''Iya neng, saya janji sebisa dan kemampuan saya, ada apa sebenarnya, apa ada hubungan nya dengan laki laki di kasir tadi yah neng?? '' ucap rina.
__ADS_1
''Iya rina, ini foto laki laki itu. '' ucap hera sambil memberikan foto pada rina.
''Iya neng ini laki laki itu, terus hubungannya apa sama neng menangis?? '' ucap rina.
''Suatu saat nanti kalau saya tiada dan anak saya lahir kedunia ini berjenis kelamin perempuan, saya ingin kamu memberi tahukan ini ke kak hanif rina, saya yakin kak hanif bisa menangani semuanya rina. '' ucap hera.
''Pasti neng, neng hanif kan pemikirannya dewasa neng,pasti akan mengatasinya. '' ucap rina.
''Dulu saat saya sedang ada acara peresmian sebuat kedai coffe, saya di paksa untuk memenuhi hasrat seorang pria yang sedang di berikan obat perangsang, saya sudah menolak dan meminta tolong tapi gak ada yang mendengar, setelah hasrat laki laki itu terpenuhi dia dengan enteng bilang, maaf dan dia bilang saya sudah gak suci lagi jadi dia tidak akan bertanggung jawab pada saya rina, namun naas saya di jebak waktu itu, pacar saya melihat semua adegan itu rina dan langsung memutuskan saya dan bilang kalau saya wanita nakal dan memberikan tubuh pada setiap pria, tapi saya bersumpah rina saya melakukan hanya dengan pacar saya dan tidak dengan siapa siapa lagi, kesucian saya juga di berikan ke pacar saya, pacar saya pergi meninggalkan saya, laki laki itu memang baik tapi dia gak mau menikahi saya rina, saya sering bertemu bahkan setiap hari dengan dia karena dia sedang melanjutkan tingkat ahir pendidikan spesialis kedokterannya di kampus saya rina, satu bulan kemudian saya ketauan hamil dan saya bilang pada laki laki itu kalau anak di dalam kandungan saya adalah anaknya namun dia menolak dan tidak percaya rina, bayi yang saat ini saya kandung adalah anak laki laki itu rina, tapi dia selalu menyangkalnya rina, dari situ saya bertekad akan membesarkan anak ini, saya ga mau menggugurkannya karena anak ini tidak berdosa, saya berubah jadi nakal semenjak itu rina, saya sampai bertemu dengan riko, sahabat dari pacar nya desi, saya sampai sering berhubungan badan dengan dia, bahkan dengan kak alatif saya pernah rina, setelah kejadian malam itu di villa hidup saya hancur, ayah tau kehamilan saya karena dokter yang memeriksa saya itu adalah sahabatnya bunda, saya di usir oleh ayah dan saya mencoba bunuh diri tapi malah jadi seperti ini sekarang rina, saya bersyukur kak hanif datang menjadi malaikat di hidup saya, saya menyesal dulu selalu jahat ke kak hanif.
Rina berjanji pada saya, kalau saya tiada dari dunia ini, dan anak saya lahir seorang perempuan kamu harus beritahu kak hanif untuk menemui laki laki ini, dia adalah ayah kandung janin yang ada di perut saya rina, karena saat dia memperkosa saya, saat itu saya baru selesai datang bulan rina dan pacar saya langsung memutuskan saya, kamu minta ke ka hanif untuk mengurus semuanya, minta ke kak hanif untuk membuktikan anak ini adalah anak laki laki di foti ini rina, tapi kalau saya hidup dan panjang umur biarkan saya yang akan melakukannya. '' ucap hera menjelaskan semuanya.
''Baik neng saya janji ke neng, tapi kalau anak neng laki laki bagaimana?? '' ucap rina.
''Kalau anak saya laki laki dan saya tiada di dunia ini, dia sendiri yang akan memberikan isyarat dan mempertemukannya dengan ayah kandung nya rina, saya yakin itu akan terjadi, saya bersumpaah rina laki laki itu tidak akan tenang hidupnya, dia akan di hantui rasa bersalah dan akan mencari keberadaan saya, namun dia terlambat rina, saya tidak akan memaafkan nya walaupun kematian menghampiri saya. '' ucap hera sambil menangis.
''Neng kenapa bicara kematian ajah sih, saya yakin neng akan panjang umur dan membesarkan anak yang ada di dalam kandungan neng. '' ucap rina.
''Gak tau kenapa rina, setelah pernikahan kak hanif perasaan saya selalu ga enak, saya ingin ketemu kak hanif tapi kaka sibuk terus, tapi alhamdulilah kaka hari ini akan datang. '' ucap hera tersenyum bahagia.
''Iya neng, oya neng kalau saya boleh tau laki laki di foto ini siapa namanya?? '' ucap rina.
''Namanya Alkhairil Danil Setiawan, biasa di panggil dokter danil, dia spesialis penyakit dalam rina. '' ucap hera.
''Namanya bagus juga, ganteng lagi yah neng. '' ucap rina.
''Ganteng tapi tidak bertanggung jawab untuk apa rina, nanti saya ajak kamu ke rumah sakit tempat dia praktek yah rina, biar kamu tau semuanya. '' ucap hera.
''Iya neng saya mau. '' ucap rina.
Hera memesan makan nya dan makanan datang bersamaan dengan kedatangan hanif.
Hanif pamit setelah menemani hera makan.
Hera menangis sesegukan karena kerinduan nya pada kakanya, rina datang menghampiri hera dan memberi hera semangat.
''Katanya neng mau membawa saya ke rumah sakit untuk menunjukan ayah dari anak yang di kandung neng loh. '' ucap rina.
''Ya alloh saya lupa, ayo kita berangkat rina. '' ucap hera.
Hera dan rina menuju rumah sakit tempat peraktek danil dan keneruntungan sedang ada di tangan hera dia bertemu dengan danil walaupun dari jarak jauh.
''Tuh kan rina dia dokter kan, dia ayah kandung dari anak yang saya kandung rina. '' ucap hera tersenyum.
''Iya neng, saya gak akan lupa dengan semuanya. '' ucap rina.
''Kamu simpan kotak ini ke tas kamu yah, ini ada foto buat buktikan nanti dan ada namanya sudah saya tuliskan rina. '' ucap hera.
''Iya neng, kita pulang yah neng. '' ucap rina.
''Oke rina ayo kita pulang. '' ucap hera.
''Itu bukan nya tuan alatif neng, suaminya neng hanif, kenapa ada di rumah sakit?? '' ucap rina.
''Ayo kita ikuti rina. '' ucap hera.
__ADS_1
Hera dan rina mengikuti alatif sampai masuk ke dalam ruangan dan hera kaget melihat latif menghampiri wanita yang sedang di rawat.
''Siapa wanita itu rina?? '' ucap hera.
''Saya ga tau neng, kita masuk ajah deh kalau gitu neng biar tau kan siapa wanita itu. '' ucap rina.
''Iya rina ayo kita masuk. '' ucap hera.
Hera membuka pintu dan langsung masuk di ikuti oleh rina.
''Ngapain kamu disini hera??. '' ucap latif.
''Saya yang harusnya nanya, kamu lagi apa disini dan siapa wanita itu?? '' ucap hera.
''Saya calon istri latif dan saya lagi hamil anaknya latif. '' ucap wanita yang sedang di rawat.
''Apa benar alatif?? '' ucap hera.
''Iya hera, dia hamil anak saya saat ini. '' ucap hera.
''Kamu menghianati kak hanif, kamu brengsek latif akan saya adukan ke ka hanif sekarang. '' ucap hera.
''Silahkan hera, saya akan memilih darah daging saya sendiri. '' ucap latif.
''Emang kamu yakin, itu anak kamu?? '' ucap hera.
''Kamu seenaknya banget berbicara, bayi ini anaknya alatif. '' ucap wanita itu.
''Saya yakin anak ini bukan anak alatif, karena saya tau siapa kamu, wanita malam. '' ucap hera lantang.
''Stop hera, keluar kamu dari sini. '' ucap alatif mendorong hera dan hera terjatuh.
Rina langsung menolong hera dan hera merasakan kesakita di perutnya.
''Aku bersumpah alatif, kamu akan kehilangan kak hanif dan tidak akan ada kesempatan kedua untuk laki laki brengsek seperti kamu, kamu akan menyesal memilih wanita malam itu. '' ucap hera.
''Keluar kamu hera. '' ucap latif sambil membentak hera.
''Ayo kita pulang neng. '' ucap rina.
Hera dan rina keluar ruangan, dan rina kaget melihat darah di kaki hera.
''Neng itu darah di kaki neng, darah apa?? '' ucap rina.
''Rina bawa saya ke IGD, perut saya sakit rina. '' ucap hera.
Rina membawa hera ke IGD dan hera langsung di tindak, rina menelphone hanif karena dia ga mengerti dengan tulisan dihadapannya.
Hanif datang dan mengurus semuanya, hera langsung di tindak karena mengalami pendarahan hebat, hera harus melahirkan lebih cepat dengan jalan operasi.
.
.
.
__ADS_1
.
.