Gadis Bercadar Jodohku

Gadis Bercadar Jodohku
EPS 49


__ADS_3


''Hanif, bisa kita bicara berdua ajah?? '' ucap danil.


Hanif melirik ke arah ayahnya dan ayah memgangguk kan kepala tanda setuju.


''Sini sauqy sama bunda ajah, lagi bobo kan sauqy nya juga??. '' ucap bunda.


Hanif langsung memberikan sauqy pada bundanya dan dia mengikuti danil keluar, untuk. duduk di teras depan.


Danil duduk di teras dan hanif duduk di kursi dekat ayunan.


''Kamu heran kan, kenapa saya dan ibu datang untuk melamar kamu?? '' ucap danil.


''Iya kak, kenapa dadakan sekali?? '' ucap hanif.


''Saya tau kamu masih belum bisa menerima semuanya, karena kamu baru bercerai enam bulan dengan mantan suami kamu, saya harap kamu mau menerima lamaran ini hanif, demi anak kamu sauqy dan saya juga mau melindungi kamu dari omongan orang orang juga hanif, saya gak tau kenapa bisa se yakin ini menjadikan kamu istri saya, padahal kita baru kenal dan saya juga begitu anti dengan wanita, tapi saat saya mengenal kamu, saya merasa ada yang lain di diri saya hanif, maukan kamu menikah dengan saya hanif, kita akan saling mengenal saat kita sudah menikah nanti, saya tidak bisa menjanjikan apapun ke kamu tapi saya hanya punya ketulusan untuk kamu. '' ucap danil.


''Ko aku merasakan ketulusan, ga seperti dulu saat mas alatif melamar. '' ucap hanif dalam hatinya.


''Jawab hanif jangan diam ajah, saya jatuh hati ke kamu hanif, ga tau kenapa saya ingin selalu dekat dengan kamu, tapi kalau kamu tidak menerima lamaran ini saya tidak memaksa, saya akan menerima semua keputusan kamu. '' ucap danil.


''Ayo masuk dan kamu tinggal ucapkan pada orang tua kita yah, ibu pasti menerima semuanya. '' ucap danil yang langsung masuk tanpa menunggu jawaban dari hanif.


Danil duduk di samping ibunya, hanif langsung duduk di samping bundanya dan sauqy langsung membuka matanya saat hanif duduk, sauqy langsung memberikan tangannya pada hanif minta di gendong.


''Anak mamah ko udah bangun, sini mau gendong yah jagoan. '' ucap hanif sambil mengambil sauqy dari bundanya.


Hanif memberikan boto susu dan sauqy anteng meminum susu nya.


''Gimana jawaban kamu neng?? '' ucap ibu rosa.


''Ibu harus menerima kalau hanif menolak yah, mungkin hanif bukan jodohnya danil. '' ucap danil.


''Iya danil, ibu akan menerima semua keputusan nya. '' ucap ibu.


''Makasih ibu menerima hanif yang seorang janda beranak satu, hanif senang sekali ketulusan ibu sama kak danil sangat membuat hanif bahagia, kalian juga menyayangi sauqy dengan tulus, karena sauqy ga bisa di gendong sembarang orang yang dia gak mau, tapi sauqy mau dan lengket sama ibu dan kak danil, insya alloh hanif menerima lamaran kak danil dan hanif bersedia menikah dengan kak danil. '' ucap hanif.


Ibu rosa langsung mendekat dan memeluk hanif, sauqy tersenyum dan malah ingin di gendong ibu rosa.


Ibu rosa langsung menggedong sauqy dan membawanya duduk di samping danil.

__ADS_1


''Terimakasih neng, ibu senang sekali dengan semua nya, neng mau menerima lamarannya. '' ucap ibu rosa.


''Terimakasih hanif. '' ucap danil tersenyum.


Danil mengeluarkan cincin untuk di pakai kan ke hanif, bunda mengambilnya dan memasangkan pada jari nya hanif, lalu bunda memasangkan pada jarinya danil.


''Om harap kamu bisa menjaga hanif, om ga mau kejadian pernikahan hanif terulang kembali. '' ucap ayah.


''Insya alloh om, danil akan menjaga hanif dan akan menyayangi hanif dan sauqy. '' ucap danil.


''Pernikahan kalian minggu depan yah, mau kan?? '' ucap ibu dan membuat hanif kaget.


''Cepat banget bu. '' ucap hanif.


''Sayang, tadi pas kalian berdua keluar bunda, ayah dan ibu rosa membicarakannya, lebih cepat lebih baik juga kan. '' ucap bunda.


''Ayah harap kamu mau yah sayang. '' ucap ayah.


''Baiklah hanif setuju, tapi hanif ga mau di rayain meriah kaya waktu itu, hanif ingin dari pihak keluarga ajah yah bunda, ayah. '' ucap hanif.


''Iya neng, ibu udah memprediksi nya pasti kamu ga mau meriah. '' ucap ibu tersenyum.


Sauqy minta di gendong danil dan danil langsung menggendong nya.


''Nanti bunda dan ayah antar sayang, jangan sendiri yah kesananya, sepertinya mamah kamu masih mengharap kamu menikah kembali dengan latif. '' ucap bunda.


''Baik bunda. '' ucap hanif.


''Sayang, kamu ga mau memperlihatkan wajah kamu kepada calon imam kamu, biar dia ga menerka nerka nantinya. '' ucap ayah.


''Kalau hanif ga mau juga gak apa apa om, danil akan menerima semua kekurangan dan kelebihan yang ada pada hanif, danil akan melengkapinya. '' ucap danil.


''Hanif bersedia kalau kak danil mau melihat wajah hanif tanpa cadar. '' ucap hanif dan danil juga ibu rosa ikut tersenyum.


Bunda membantu membuka cadarnya hanif, hanif menghadap ke arah danil.


Terbukalah wajah hanif tanpa cadarnya dan membuat danil menangis dan meneteskan air matanya.


''Pakai kan lagi tanteu cadarnya, terimakasih udah mempercayakan danil untuk menjadikan hanif istri danil. '' ucap danil.


''Iya danil, om sama tanteu percayakan hanif dan sauqy sama kamu. '' ucap ayah.

__ADS_1


''Insya alloh, danil akan menjaga calon bidadari surga danil dan jagoannya danil. '' ucap danil.


''Amiin semoga amanah, sekarang kita solat mahgrib berjamaah yah, terus kita makan malam bersama. '' ucap ayah.


''Hanif ga ikut solat yah. '' ucap hanif.


''Kenapa sayang?? '' ucap bunda.


''Hanif lagi datang bulan bunda. '' ucap hanif.


''Oke kalau begitu. '' ucap bunda.


Semua menuju mushola dan hanif ke dapur membantu bibi dan koki untuk menghidangkan makanan di meja makan, sauqy anteng di stroller nya.


''Nona mau menikah yah?? '' ucap koki.


''Siapa yang bilang ke ibu koki?? '' ucap hanif.


''Nyonya yang bilang, kemarin nyonya bilang, suruh saya masak spesial untuk makan malam hari ini. '' ucap koki sambil menata makanan.


''Doain ajah semoga berjodoh yah. '' ucap hanif tersenyum.


''Amiin, saya doakan yang terbaik nona. '' ucap koki.


''Neng hanif, rina masih lama di isolasinya?? '' ucap bibi.


''Rina lagi sakit, makanya saya ungsikan rina di rumah bunda, mungkin rina minggu depan baru saya ijinkan kesini lagi, kata bunda sih rina tinggal batuknya ajah. '' ucap hanif.


''Syukurlah. '' ucap bibi.


''Emang kenapa bibi?? '' ucap hanif.


''Sepi ajah ga ada rina ma neng, kalau ada rina kan den sauqy juga di rumah, rumah sepi gak ada den sauqy. '' ucap bibi.


''Oh seperti itu yah, nanti saya akan menanyakan pada dokter yang merawat rina, apa dia total sembuh apa masih sakit, bagi saya kesehatan itu nomer satu, apalagi anak saya kan masih kecil. '' ucap hanif.


''Iya neng bini juga ngerti. '' ucap bibi.


Yang melaksanakan sholat pun selesai dan menghampiri meja makan, semua makan dalam keheningan hanya sauqy yang berceloteh dengan makanannya.


Setelah selesai makan malam semua pamit pulang dan ayah sama bunda juga sama pamit pulang.

__ADS_1


Bibi dan koki merapihkan bekas semuanya dan hanif naik ke kamarnya untuk istirahat karena besok dia akan ke hotel dan akan menyetok cabang toko pakaian nya.


__ADS_2