
Di dalam mobil saat ini, hanif sedang menepuk nepuk paha sauqy yang baru tertidur sambil meminum susu di botolnya.
Danil mengobrol banyak dengan ayah mertuanya, sedangkan bunda tertidur di perjalanan.
Hanif memakan cemilannya sambil memangku sauqy yang tertidur.
Ayah tak lama ikut bunda tertidur, sedangkan danil terus memandang hanif yang sedang mengunyah makanan yang di suapi oleh danil, hanif kesusahan karna tangan satunya memegang sauqy.
''Kenapa mas danil senyum senyum ajah dari tadi, ada yang lucu yah di wajah nya aku. '' ucap hanif.
''Kamu dari tadi nyemil terus loh sayang, apa kamu gak takut gendutan. '' ucap danil dan hanif langsung mengerutkan dahinya.
''Emang kalau aku gendutan kenapa mas danil. '' ucap hanif.
''Gak apa apa, malah mas senang jadi banyak yang bisa di sentuh. '' ucap danil dan membuat hanif mencubit lengan danil.
''Sakit sayang, cubitan kamu sangat ekstrim. '' ucap danil dan hanif langsung meminta di suapi kembali.
Perjalanan sudah menempuh waktu tiga jam dan hanif meminta berhenti di mesjid karena dia akan melaksanakan sholat ashar.
Supir memberhentikan nya di mesjid yang dekat dengan spbu karena supir sekalian mengisi bahan bakar.
Hanif membawa sauqy ke mesjid karena sauqy rewel gak mau di gendong oleh siapapun dan sauqy hanya mau dengan hanif.
Setelah berwudhu hanif langsung masuk kedalam mesjid dan mendudukan sauqy di hadapannya.
Hanif langsung sholat dan danil menjaga hanif dan sauqy takut mereka kenapa kenapa.
Sauqy terus diam memperhatikan hanif yang sedang sholat sampai hanif selesai dengan sholatnya dan mengucap salam.
Hanif memberikan tangan nya ke sauqy dan sauqy langsung menciumnya.
Hanif gemas dan mencium pipi sauqy, danil langsung melaksanakan sholatnya karena hanif sudah selesai.
Hanif merapihkan mukenanya dan menggendong sauqy dan membawanya keluar mesjid.
Hanif menghampiri mobil dan menyimpan alat sholatnya dan mengambil makanan untuk menyuapi sauqy.
''Sauqy kenapa ga mau di gendong sama bunda yah, padahal tadi gak apa apakan. '' ucap bunda yang masuk kedalam mobil dan duduk di depan hanif.
''Hanif juga ga tau bunda, sauqy aneh dan gak biasanya dia gini. '' ucap hanif sambil menyuapi sauqy.
Danil dan ayah masuk, mobil kembali melanjutkan perjalanan dan nanti pas adzan magrib berhenti kembali untuk makan malam dan sholat magrib.
__ADS_1
Sauqy seperti biasa sangat lahap di suapi makan oleh hanif dan berceloteh.
Semuanya memakan cemilan yang di buatkan hanif, supirpun hanif pisahkan untuk cemilannya.
Hanif menyandarkan kepalanya di sandaran mobil dan sauqy memeluknya erat dan gak mau lepas dari hanif, di rayu oleh danil pun susah.
Hanif di beri minuman segar oleh bunda dan hanif meminumnya.
''Kamu mabok perjalanan sayang. '' ucap ayah dan hanif mengangguk.
''Segitu kamu tiap hari jalan jalan pakai mobil tapi tetap mabok perjalanan yah. '' ucap danil sambil mengelus kepala hanif.
''Beda mas, kan kerjaan ma jaraknya deket, ini ma jauh loh. '' ucap hanif sambil membenarkan posisi sauqy yang memegang erat leher hanif dan memeluknya.
''Sauqy nempel terus lagi, sini coba mas bawa sauqy nya yah. '' ucap danil, namun sauqy malah menangis kencang dan membuat hanif semakin pusing.
''Jagoan mamah jangan nangis dong sayang, kan ini juga sama mamah. '' ucap hanif sambil mengelus punggung sauqy dan sauqy pun berhenti menangis.
Perjalanan terhenti di rest area semua menuju mesjid untuk solat magrib, sauqy tetap mengikuti hanif.
setelah selesai solat, semua menuju restoran di rest area, perjalanan tinggal empat jam lagi kurang lebih.
Hanif menyuapi sauqy makanan yang di makan hanif, danil terus mengusap punggung hanif.
''Ayah sudah mengosongkan resort di dekat pantai pangandarannya, jadi ga usah nyari lagi penginapan. '' ucap ayah setelah semua nya selesai makan.
Sauqy tiba tiba mau di gendong danil dan hanif bisa istirahat sebentar.
''Jagoan papah memang pinter yah, kasian mamahnya kalau gendong sauqy terus. '' ucap danil sambil mengelus punggung sauqy.
''Ahirnya pundak aku leuga. '' ucap hanif sambil tersenyum melihat sauqy.
''Danil apa benar kamu mau pensiun dari kedokteran?? '' ucap ayah dan danil mengiyakannya.
''Sepertinya danil akan mengambil alih semua pekerjaan hanif, danil ingin hanif diam di rumah ajah jangan ngurusin apartments atau properti lainnya, kalau butik boleh tapi properti gak mau. '' ucap danil dan membuat hanif kaget.
''Iya boleh, kerjaan properti aku kamu lanjutkan tapi kalau fashion aku ga bisa lepas yah. '' ucap hanif yang setuju dan danil mengangguk.
''Sekalian perusahaan ayah juga kamu ambil alih yah, ayah mau pensiun. '' ucap ayah dan hanif menertawakannya.
''Besar dong tanggung jawab danil nya ayah, gak sanggup ahh. '' ucap danil.
''Belajar makanya danil, kamu harus bisa mengurus bisnis ayah jangan hanya properti. '' ucap ayah dan danil mengangguk.
''Ayo lanjutkan perjalanan nya dan gak akan istirahat lagi dan langsung menuju pantai. '' ucap ayah dan semua nya menuju mobil.
__ADS_1
Sauqy tertidur di pelukan danil dan hanif menyandar kepalanya ke bahu danil, semua tertidur dengan lelap dan hanya supir yang fokus di jalanan.
Tiga jam kemudian mobil sampai di resort dan ayah membangunkan semuanya, sauqy di gendong bunda dan danil menggendong hanif.
Supir langsung istirahat karena ayah memberikan kamar untuk mereka istirahat.
Danil menidurkan hanif di ranjang dan bunda menidurkan sauqy, bunda keluar kamar dan segera istirahat.
Danil membuka cadar dan hijab nya hanif, danil masuk ke kamar mandi dan bersih bersih, setelah selesai danil ikut tidur dengan anak dan istrinya.
Pagi hari menjelang.....
Hanif membuka matanya karena mendengar suara adzan dan segera ke kamar mandi untuk berwudhu, hanif langsunh sholat subuh, setelah selesai hanif membangunkan danil untuk sholat, tak butuh lama danil bangun dan segera ke kamar mandi untuk berwudhu.
''Jagoan mamah masih nyenyak sekali tidurnya. '' ucap hanif sambil mencium kening sauqy.
''Di luar steril gak yah, mending aku pake cadar ajah deh masaknya. '' ucap hanif.
Hanif keluar kamar setelah Suaminya keluar kamar mandi dan hanif pamit untuk masak ke dapur.
''Udah terang banget, padahal baru setengah enam. '' ucap hanif sambil membuka gorden dan membuka pintu resort nya.
Hanif ke dapur dan melihat bahan bahan tersedia, hanif langsung masak bubur yang diberi sayuran dan daging, lalu hanif membuat kuahnya agar terasa gurih.
Hanif menyiapkan topingnya juga, kerupuk, kacang dan telor yang udah di rebus.
Bunda dan ayah keluar kamar dan langsung makan bubur buatan hanif.
Saat hanif akan masuk ke kamarnya, danil keluar dengan sauqy di gendongannya.
Danil langsung ikut gabung sarapan dengan ayah dan bunda.
''Waah bubur nya enak banget. '' ucap danil sambil memakan buburnya.
''Hanif jago masak loh, makanya kita gak akan kesusahan kalau pergi dengan hanif, asal ada dapur dan bahan bahan masak, semua teratasi. '' ucap ayah dan danil tersenyum.
''Kamu udah pisahkan untuk supir sayang buburnya?? '' ucap bunda dan hanif mengangguk.
''Hanif udah kasih tau tadi dan kayanya buburnya udah di ambil juga bunda. '' ucap hanif.
Sauqy lahap di suapi bubur sayuran dan sauqy memang senang dengan bubur yang di buat oleh hanif.
.
.
__ADS_1
...........