Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan

Gadis Tomboy Kesayangan Tuan Muda Tampan
bab 11


__ADS_3

"sekarang lo ceritain semuanya sama gue apa yang lo lakuin sampe orang - orang tadi mukulin lo bahkan sampe ngejar kita kaya gitu?? jangan bilang kalo orang yang ngejar tadi itu depkolektor? tanya silvi sambil menatap tajam kepada pria itu


"saya minta maaf sama kamu sebenarnya orang - orang tadi yang memukul saya itu sebenarnya suruhan dari saingan bisnis perusahaan tempat saya bekerja, mereka membujuk saya agar mau bekerja sama dengan mereka untuk mencuri data penting perusahaan agar mereka bisa menjual nya pada perusahaan lain dan perusahaan tempat saya bekerja akan hancur tapi karena saya menolak keinginan mereka makanya mereka melakukan hal seperti tadi. sekali lagi saya minta maaf sama kamu karena kamu menolong saya, kamu jadi seperti ini". ucap pria itu merasa bersalah kepada silvi


" ohh jadi begitu ceritanya, maaf kalo gue udah salah paham sama lo dan lo ngak usah minta maaf terus sama gue okey"


"oh iya kita belum berkenalan dengan baik, nama saya hendrik". ucap pria itu sambil mengulurkan tangan nya


" nama gue silvia" ucap silvi sambil membalas uluran tangan hendrik


" nama yang cantik, secantik orangnya" ujar hendrik menggenggam erat tangan silvi


" maaf boleh nggak lo lepasin tangan gue, soalnya gue harus kerja" ucap silvi sambil berusaha melepaskan tangan nya

__ADS_1


" oh iya sekali lagi maafkan saya"


setelah tangan nya terlepas, dengan cepat silvi bergegas pergi meninggalkan tempat itu tanpa mempedulikan kehadiran hendrik. dia berlari menyeberangi jalan dan ketika sampai dia langsung menyetop ojek yang kebetulan sedang mencari penumpang


setelah sampai di depan kafe tempat ia bekerja, dia bergegas masuk karena terlihat keadaan kafe yang sangat ramai. setelah masuk ia berlari menuju dapur untuk membantu mengantarkan pesanan


" tumben lo baru datang ??? biasanya kan nggak pernah telat. dari mana aja lo??"


" eh iya sorry gue ada urusan mendadak makanya gue sampe telat kaya gini" ucap silvi sambil berjalan membawa nampan berisi pesanan pengunjung


" nyesel gue nolongin orang kaya gitu, semoga aja gue nggak pernah liat dia lagi"


di sebuah ruangan ada seorang pria tampan sedang berkutat dengan laptop serta setumpuk berkas di hadapan nya

__ADS_1


" kok dari tadi ngak habis - habis sih berkas nya bisa stres otak gue kalo berkas nya sebanyak ini, gara - gara si hendrik nih gue jadi pusing. ini kan kerjaan dia malah gue yang harus kerjain. awas aja kalo sampe ketemu gue potong tu gajinya supaya sadar sama tugas dan tanggung jawab dia, masa seorang bos harus mengerjakan pekerjaan sebanyak ini apa gunanya punya asisten bikin emosi aja deh" ucap orang itu yang tidak lain adalah giofan


yah orang itu adalah giofan yang sedang mengerjakan pekerjaan kantor sendiri tanpa bantuan asisten nya karena asisten nya belum menampakkan dirinya sejak pagi


di sisi lain ada seorang pria sedang berjalan tergesa - gesa memasuki sebuah ruangan yang bertuliskan CEO


tok tok tok


"siapa???"


" saya asisten anda tuan"


"masuk"

__ADS_1


" oh ternyata ini rupanya asisten yang tidak bertanggung jawab yang meninggalkan pekerjaan nya tanpa ada pemberitahuan sebelumnya" ucap giofan sambil menatap tajam asisten nya itu


__ADS_2